Seulanga Hosting

‘Siulan Anjing’ SBY Taklukkan Rival

INILAH.COM, Jakarta – Tema dan isu kampanye yang diangkat para capres-cawapres makin beragam dan mengalami diferensiasi yang tajam. Mulai dari isu agama sampai gaya siulan anjing pun dimanfaatkan untuk saling menyerang pihak lawan. Mana yang paling efektif?
[Selengkapnya...]

SBY-Boediono Nilai Survei Kompas Berita Baik

Andi Mallarangeng, Koordinator Media Tim Kampanye SBY Boediono, senang dengan hasil survei dari Harian Kompas. Dalam survei yang dirilis harian itu hari ini, calon presiden dan wakil presiden SBY-Boediono didukung 66,65 persen responden.
[Selengkapnya...]

Angka Kemiskinan dalam Kampanye

Sebelum masa kampanye pilpres, saya menebak soal angka kemiskinan akan jadi salah satu isu besar. Isu kemiskinan secara umum memang muncul. Tapi debat tentang perhitungan angka kemiskinan tidak terangkat sesering saya kira.
[Selengkapnya...]

Biar Cerdas, Publik Justru Membutuhkan Kampanye Negatif

JAKARTA, KOMPAS.com – Makin maraknya lontaran isu negatif dari satu kandidat pasangan calon presiden dan wakil presiden terhadap kandidat lain menjelang Pemilihan Presiden 8 Juli kerap menimbulkan kontroversi.

Namun, kampanye negatif sebenarnya berguna atau tidak bagi publik? Pasalnya, publik kerap membenci pihak yang melontarkan kampanye negatif. Akibatnya, kampanye negatif justru cemderung menguntungkan pihak yang ‘terdzolimi’.
[Selengkapnya...]

Pasangan Calon Cuma Doyan Perang Kata, Tak Substansial

JAKARTA, KOMPAS.com — Kampanye negatif yang kerap dilontarkan masing-masing pasangan calon presiden dan wakil presiden kepada pasangan lain umumnya tak menjurus ke hal-hal yang substansial. Cenderung remeh-temeh dan sepele.

Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Lili Romli, melihat, kecenderungan para pasangan calon yang hanya doyan saling melemparkan kritik atau perang kata-kata yang tak substantif ini karena mereka sendiri belum memiliki rencana program dan kebijakan yang lebih implementatif dibandingkan pasangan yang diserangnya.
[Selengkapnya...]

Selebaran “Katolik”, Kampanye Negatif yang Tidak Substantif

JAKARTA, KOMPAS.com — Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Lili Romli, menilai, fenomena selebaran “Katolik” yang menyerang calon wakil presiden Boediono sebagai isu kampanye negatif yang tak substantif. Cenderung remeh-temeh dan sepele. Sama seperti isu calon ibu negara berkerudung yang pernah diembuskan sebelumnya.
[Selengkapnya...]

Survei STKS: Mayoritas Orang Miskin Pilih SBY

JAKARTA, KOMPAS.com – Mayoritas rakyat miskin memilih Susilo Bambang Yudhoyono sebagai presiden. SBY mendapat dukungan 63,83 persen suara, sementara Jusuf Kalla 13,83 persen, dan Megawati Soekarnoputri 11,09 persen. Sebanyak 11,25 persen memilih tokoh lain.

Demikian hasil penelitian Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial Bandung (STKS). “Tampaknya ini terkait dengan persepsi mereka terhadap situasi kesejahteraan dan program-program anti kemiskinan yang digulirkan pemerintah saat ini,” kata peneliti STKS Dr. Carolina Nitimiharjo dalam Jumpa Pers Isyarat Rakyat Miskin untuk Pemimpin Bangsa Masa Depan di Jakarta (29/6).
[Selengkapnya...]

Tim Sukses SBY-Boediono Bantah Penyebar Selebaran Suruhan Demokrat

JAKARTA, KOMPAS.com – Koordinator tim advokasi Tim Kampanye Nasional SBY-Boediono Amir Syamsuddin membantah bahwa penyebaran selebaran ‘Katolik’ dalam kampanye Jusuf Kalla di Medan, Kamis lalu (25/6), bukanlah suruhan dari Partai Demokrat. Padahal, Adi Zein yang tertangkap tangan menyebarkan selebaran berbau SARA tersebut itu mengaku disuruh oleh tim sukses SBY-Boediono yang bernama Sunar Dalimunthe.
[Selengkapnya...]

Prabowo Serang Iklan Baliho Lawan

AKARTA, KOMPAS.com — Calon wakil presiden Prabowo Subianto mengatakan, korupsi masih merajalela di Indonesia. Menurutnya, tidak sepantasnya Indonesia dengan kekayaan sumber daya alam yang besar berada di bawah negara-negara lain akibat hal tersebut.

“Kalau negara korupsi, kita paling atas,” lontarnya saat menghadiri dukungan masyarakat transportasi angkutan umum dari Organisasi Angkutan Darat (Organda) di Hotel Mangaradja Jakarta, Senin (29/6). Ikut hadir Hasyim Djojohadikusumo, Dewan Penasihat Tim Sukses Mega-Prabowo; Ketua Umum DPP Organda Murpi Hutagalung serta para pejabat Organda.
[Selengkapnya...]

Jelang Pilpres: BRTI Perketat Pengawasan SMS Kampanye

Jakarta – Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) semakin memperketat pengawasannya terhadap pemanfaatan jasa telekomunikasi untuk media kampanye jelang pemilihan presiden 8 Juli 2009 mendatang.

Jasa telekomunikasi yang jadi bidikan utama BRTI saat ini adalah layanan polling SMS untuk mengukur perolehan suara sementara calon presiden beserta wakilnya.
[Selengkapnya...]

banner radio aneuk aceh
Banner Liberty Reserve