Golkar gelar kampanye terbatas di Banda Aceh

BANDA ACEH – Pengurus DPD Partai Golkar Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) menggelar kampanye terbatas dengan agenda penyantunan anak yatim serta silaturahmi dengan anak dan istri anggota partai berlambang pohon beringin itu.

Kampanye yang digelar di ruang pertemuan DPD Partai Golkar NAD di Banda Aceh, Rabu, dihadiri sekitar 200 peserta dengan tiga jurkam, yakni H Sulaiman Abda, H Jauharuddin Harmai dan H Moresyid Minosra.

Sebelumnya, kegiatan kampanye terbatas Pemilu 2009 juga telah dimanfaatkan Golkar berupa pelatihan kader sebagai sebagai bentuk memperluas wawasan kader serta meningkatkan pemahaman mereka tentang kegolkaran.

Menurut Sulaiman Abda, kegiatan ini bertepatan dengan 11 hari masa kampanye terbatas, sejak 12 Juli 2008, masih bersifat kegiatan internal partai karena lebih menitikberatkan program peluncuran “angka 23” sebagai nomor Partai Golkar pada pesta demokrasi Pemilu 2009.

Bukan hanya di Aceh, hari ini semua Partai Golkar di Indonesia mengadakan berbagai kegiatan untuk memperkenalkan angka “23”, baik dalam bentuk bazar, pertandingan olahraga maupun kegiatan sosial. “Yang jelas, bagi Golkar hari ini semua serba ’23’,” katanya.

Untuk memasyarakatkan angka 23 lebih populer, berbagai kegiatan yang digelar semuanya serba 23, seperti penyantunan anak yatim/piatu 23 orang, pelepasan balon ke udara 23 buah dan pertemuan dengan istri kader juga 23 orang, kata Jauharuddin.

Pada kesempatan itu, Jauharuddin juga memperkenalkan slogan Golkar yang akan digunakan pada masa kampanye rapat umum/pengerahan massa mulai 18 Meret 2009, seperti “23 bisa”, 23 menang dan “23 Oke”.

Sementara Moresyid Minosra dalam kampanyenya menjelaskan makna “angka 23” tersebut kelihatannya melekat dengan Golkar, dimulai dari dua tambah tiga sama dengan lima dan itu nomor urut Golkar Pemilu 1971, sedangkan nomor sebelumnya Golkar memperoleh nomor 33 dan Pemilu 2004 memperoleh nomor 20.

“Kenyataan ini membuktikan angka angka dua dan tiga memiliki makna tersediri bagi Partai Golkar, selain sangat mudah diingat,” katanya.

Source : Harian Waspada

Leave a Reply