Keterlibatan Perempuan dalam Partai Mutlak Diperlukan

(BANDA ACEH) – Keterlibatan perempuan dalam sebuah partai politik dinilai perlu terutama untuk menangani permasalahan perempuan.

“Sebenarnya perempuan tidak harus disatu partai tapi di semua partai karena setiap partai tentunya akan menangani masalah perempuan,” kata Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan, Meutia Hatta di Banda Aceh, Minggu.

Usai menutup Musyawarah Pimpinan Provinsi (Muspimprov) II dan Rakor legislatif Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) Indonesia Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), menurut Ketua Umum PKPI  itu jika sebuah partai tidak memiliki anggota perempuan maka permasalahan perempuan tidak akan tertangani dengan baik.

Menanggapi tidak lulusnya Partai Aliansi Rakyat Ach Peduli Perempuan (PARA) selaku partai lokal di Aceh yang merupakan partai perempuan menurut dia tetap tidak boleh tinggal diam tetap juga harus mendorong perempuan untuk maju.

“Kalau tidak lulus bisa , coba lain kali tapi anggota partainya tidak harus tinggal diam tetap harus bisa mendorong perempuan untuk maju,” tambahnya.

Menurut dia, keberadaan partai lokal PARA sebagai partai perempuan harus bisa mengangkat isu-isu perempuan tetapi jangan lupa mengaitkan masyarakat secara umum.

Perempuan sebagai warga negara perlu diberdayakan serta harus mengisi dan menikmati pembangunan sebagaimana warga negara lainnya termasuk keterlibatan dalam partai.(ann)

Source : Harian Waspada

Leave a Reply