Kisruh Pilgub Malut Karena Permainan Elit Pusat

TERNATE – Masih berlangsungnya kisruh Pilgub Maluku Utara (Malut) sejak sembilan bulan terakhir ini, dianggap terjadi karena permainan dari elit di Jakarta yang memiliki segudang kepentingan di daerah.

“Ini terjadi karena ada permainan dari kelompok-kelompok kepentingan di pusat (Jakarta, red) yang sengaja bermain untuk menyukseskan kepentingan mereka,” kata Ketua Umum DPP Partai Kedaulatan Ibrahim Basrah, Selasa (22/7/2008).

Pada wartawan di sela-sela acara Rakorda Partai Kedaulatan Maluku Utara yang berlangsung di restoran Floridas, Ternate, Basrah yang tak lain adalah putra daerah Malut menuturkan, kemelut yang terjadi karena pihak-pihak yang terlibat tidak mengikuti aturan main sebagaimana yang ditetapkan dalam Undang-undang.

“Jika semua pihak mengikuti aturan dan hukum, maka kisruh ini tidak akan pernah terjadi,” tambahnya.

Menurutnya, sudah waktunya pemerintah memberi kepastian dan menyelesaikan kisruh tersebut. “Pemerintah harus tegas dalam mengambil keputusan. Jika ini tidak ditangani, masyarakatlah yang akan menjadi korbannya,” ujar Basrah.

Berbagai gejolak sosial yang muncul akibat tidak adanya kepastian dalam pelaksanaan Pilgub ini, imbuhnya, secara tidak langsung telah menyengsarakan masyarakat.

“Bentrok yang terjadi antar para pendukung dan tidak lancarnya aktivitas pemerintahan karena belum adanya kepala daerah hanya sebagian kecil dari berbagai gejolak yang hanya akan berakhir dengan hadirnya gubernur terpilih,” tegas Basrah.(hri)

Source : Okezone.com

Leave a Reply