Pemilihan Presiden: Parpol Masih Usung Tokohnya

Jakarta, Kompas – Mayoritas partai politik diyakini masih akan memilih dan mengusung tokoh yang memang sejak awal dicalonkannya sebagai presiden dalam Pemilu 2009, seperti yang terjadi pada pemilu sebelumnya.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) masih mengusung Megawati Soekarnoputri, Partai Demokrat mengusung Susilo Bambang Yudhoyono, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) mengusung Wiranto, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengusung KH Abdurrahman Wahid, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mencalonkan Hidayat Nur Wahid, Amien Rais dicalonkan Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Golkar mencalonkan M Jusuf Kalla.

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indo Barometer M Qodari, Rabu (9/7) di Jakarta. Lembaga itu menggelar survei, 5-16 Juni 2008 di 33 provinsi, dengan total 1.200 responden dan batas toleransi kesalahan (margin of error) sekitar 3 persen.

”Namun, dari survei tentang distribusi pilihan parpol juga menunjukkan hal menarik. Jika dilihat, sebanyak 41,9 persen pemilih Sultan Hamengku Buwono (HB) X ternyata berasal dari calon pemilih yang masih belum menentukan pilihan parpol. Mereka masih wait and see,” ujar Qodari.

Dengan begitu, tambah Qodari, siapa pun parpol yang dalam pemilihan presiden-wakil presiden mendatang menggandeng Sultan HB X akan mendapatkan ”berkah” limpahan suara dari pemilih Sultan.

Namun, Qodari menilai sulit mencari pasangan bagi Sultan HB X, apalagi mengingat kebanyakan parpol pasti akan lebih mendahulukan jagonya untuk dicalonkan. Kecuali, Sultan HB X bersedia dicalon sebagai wakil presiden.

PAN partai nasionalis

Secara terpisah, Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir mengakui, partainya ingin ke tengah meski bukan berarti tidak agamis. Ini disampaikannya, Rabu, menanggapi hasil survei Indo Barometer yang memperlihatkan PAN mulai dikenal sebagai partai nasionalis, bukan sebagai partai Islam.

PAN, kata Soetrisno, berusaha memapankan semangat pendiri yang ingin menjadi rumah besar bagi seluruh rakyat. (dwa/mam)

Sumber : kompas.com

Leave a Reply