Pentingnya Teknik Spin Doctor Dalam Marketing atau Pemasaran Politik

doc: winstarlink.com

doc: winstarlink.com

Pergeseran sistem demokrasi di Indonesia yang dulunya pemilihan kepala pemerintahan maupun legislatif dilakukan oleh wakilwakil rakyat sekarang berkembang menjadi sistem demokrasi elektroral dimana pemimpin pemerintahan dan wakil rakyat dipilih langsung oleh rakyat,kemenangan sebuah pertarungan politik sangat ditentukan oleh banyaknya jumlah pilihan langsung masyarakat.

Untuk mencuri perhatian rakyat, diperlukan upaya untuk meyakinkan, setidaknya popularitas dan elektabilitas.

Hal inilah yang membuat para politisi dan partai politik harus bekerja keras untuk mempromosikan dirinya dan partainya kepada masyarakat, setelah itu harus adanya proses pencitraan positif oleh para politisidan partai politik kepada masyarakat. Kegiatan-kegiatan tersebut tentulah tidak dapat ditangani seorang diri oleh para politisi.

Untuk menangani kegiatan tersebut maka dibutuhkan sebuah tim untuk membantu menyukseskan sang politisi maupun partai politik. Tim yang mendukung suksesnya politisi dalam pemilihan umum, dikenal di masyarakat dengan istilah Tim Sukses. Dalam sebuah tim sukses terdapat peran yang disebut Spin Doctor, tugasnya lebih spesifik dibandingkan dengan Tim Sukses.

Politisi diibaratkan sebagai suatu produk yang akan ditawarkan kepada masyarakat oleh karena itu kandidat harus dikemas dengan menarik sehingga layak jual dengan tujuan produk tersebut laris dipasaran. Suatu produk yang laris di masyarakat, selain memiliki kualitas produk yang unggul, harus juga memiliki image yang baik di masyarakat.

Tugas-tugas untuk mempromosikan dan membentuk image politisi dan partai politik tentulah tidak dapat ditangani sendiri oleh sang politisi oleh karena itu diperlukan peran spin doctor dalam hal ini. Layaknya seperti sebuah produk yang dipasarkan di masyarakat, dalam politik kini dikenal juga istilah pemasaran politik.

Suatu kegiatan untuk mempromosikan, membangun citra politisi, melakukan penyadaran, sikap dan perubahan perilaku untuk menerima hal-hal baru yang ditawarkan oleh para politisi dan partai-partai politik yang mereka kendarai. Peran spin doctor sangat dibutuhkan dalam kegiatan pemasaran politik tersebut, agar tujuan yang diharapkan dapat tercapai secara maksimal.

Spin Doctor

Spin doctor adalah individu yang memiliki kemampuan menguasai publik, menggerakkan massa dan menguasai media sekaligus sebagai konseptor politik yang bertujuan memengaruhi (Graber dalam Cangara, 2011). Spin doctor dibentuk dari kata spin yang merupakan bentuk lain dari propaganda. Pengertian bebas dari spin doctor adalah individu yang memiliki kemampuan menguasai publik, menggerakkan massa dan menguasai media sekaligus sebagai konseptor politik yang betujuan mempengaruhi.

Tugas dari spin doctor adalah menjadi penghubung antara politisi yang akan dipromosikan dan wartawan yang akan mempromosikannya, oleh karena itu profesi sebagai spin doctor adalah suatu keahlian di bidang komunikasi karena prinsip-prinsip yang digunakan seorang yang berprofesi sebagai spin doctor menggunakan prinsip public relations, periklanan dan pemasaran, yang kesemuanya itu merupakan kajian-kajian di bidang komunikasi khususnya komunikasi politik dan komunikasi bisnis.

Penerapan prinsip-prinsip public relations, yang didukung oleh prinsip-prinsip pemasaran dan periklanan untuk publikasi yang tentunya didukung oleh media komunikasi baik itu media massa, cetak maupun elektronik ataupun dengan menggunakan internet, yaitu sosial media yang sedang populer digunakan oleh praktisi politik sebagai media untuk mendongkrak popularitas politisi di masyarakat.

Sebelumnya spin doctor dikenal dalam kampanye politik sebagai konsultan public relations yang bertugas untuk membangun citra politisi. Pada tahun 1984 Istilah konsulltan public relations kemudian berubah menjadi spin doctor.

Perannya tidak hanya berdiri antara partai politik dengan media, tetapi memiliki peran yang sangat penting dan menentukan, dalam kancah pertarungan kekuasaan politik.

Ia dibutuhkan oleh para politisi, sebab semakin intens usaha untuk meraih tampuk pimpinan, mereka semakin membutuhkan peran spin doctor sebagai stage manager yang mampu mengatur jalannya kampanye, memberi isi dalam naskah pidato, membuat agenda dan daftar pertanyaan politik yang akan diucapkan oleh kandidat. Ia juga merancang isi pesan dan memilih media yang tepat dalam mempromosikan kandidatnya dan masih banyak lagi tugas lainnya.

Di Indonesia, spin doctor lebih banyak dikenal dengan istilah manajer kampanye yang menentukan pengarahan opini publik dalam pencitraan kandidat. Ia menggunakan semua jalur komunikasi untuk membangun citra politisi yang diusungnya, dengan membentuk dan mengarahkan opini publik guna memenangkan pemilihan, sekaligus mempengaruhi publik agar tujuan yang mereka inginkan dapat tercapai. Dengan menggunakan media komunikasi dalam pembentukan opini publik, spin doctor merekayasa cara-cara pemaksaan dalam kampanye menjadi bujukan (Cangara, 2011: 232)

Pemasaran Politik

Pemasaran politik atau biasa juga disebut dengan marketing politik adalah sebuah konsep baru yang belum begitu lama dikenal dalam kegiatan politik. Konsep ini mengadopsi cara-cara pemasaran komersial.

Pemasaran politik adalah variasi dari kebijakan komunikasi pemasaran untuk mempromosikan seorang atau proyek politik dengan menggunakan model teknik pemasaran komersial mewakili seperangkat metode yang dapat digunakan oleh organisasi-organisasi politik atau dalam mempengaruhi perilaku para pemilih dengan melakukan propaganda.

Marketing politik secara harfiah dapat dibaca sebagai pemasaran politik. Marketing politik sebagai upaya untuk memasarkan ide-ide, gagasan, nilai, ideologi, partai politik dan figur politik kepada masyarakat/warga atau konstituen sebagai target pasar.

Prinsip-prinsip yang diterapkan pada pemasaran politik sama dengan pemasaran komersial, perbedaannya ada pada produk yang ditawarkan, pada pemasaran komersial produk yang ditawarkan berupa barang atau jasa, pada pemasaran politik yang ditawarkan adalah ideide, gagasan, cita-cita dan program kerja politisi dan partai politik yang orientasinya lebih banyak pada tataran penyadaran, sikap dan perubahan perilaku untuk menerima hal-hal baru.

Source: winstarlink.com

Leave a Reply