Pilkada Riau: Baliho dan Spanduk Kampanye Diturunkan

Pekanbaru, Kompas – Panitia Pengawas Pemilihan Kepala Daerah Riau mulai beraksi. Setelah memberi peringatan secara lisan dan tertulis, hari Kamis (24/7) Panwas Riau dan Kota Pekanbaru dibantu puluhan aparat Satuan Polisi Pamong Praja Pemerintah Provinsi Riau menurunkan baliho, spanduk, poster dan stiker kampanye dini yang dilakukan oleh para calon.

”Penertiban semua atribut kampanye dini ini untuk menciptakan suasana kondusif seluruh tahapan Pilkada,” ujar Muhammad Amin, anggota Panwas Riau, yang ikut mengawasi jalannya penertiban di kota Pekanbaru, Kamis.

Berdasarkan pengamatan Kompas, jalannya penertiban berlangsung lancar tanpa hambatan. Penertiban diprioritaskan di sepanjang Jalan Sudirman, Pekanbaru, dari mulai kawasan Bandara Sultan Syarif Kasim II sampai ke pusat kota. Tidak ada perlawanan dari masing-masing calon atau tim sukses calon berkaitan dengan perampasan atribut kampanye dini itu.

Selama ini, baliho dari mantan Gubernur Riau Rusli Zainal nyaris terdapat di seluruh penjuru Kota Pekanbaru. Baliho yang mencolok terdapat di pintu masuk Bandara Sultan Syarif Kasim II dan di sekitar kompleks kantor gubernur serta di gedung daerah (kediaman resmi gubernur). Kemarin, baliho Rusli Zainal sebagai gubernur semuanya sudah diturunkan, sementara baliho Rusli sebagai ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Riau menyambut PON 2012 hanya ditutupi kain.

Calon perseorangan

Berkaitan dengan pilkada, dua calon perseorangan, yakni Soemardi Taher dan Sri Wahyuni, yang namanya dicoret oleh Komisi Pemilihan Umum Riau, masih menunggu hasil persidangan. Gugatan Soemardi Taher di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Pekanbaru sudah mulai disidangkan pada Senin lalu.

Hakim PTUN Pekanbaru menyarankan agar kedua belah pihak untuk berdamai. Namun, sampai Kamis kemarin, perdamaian itu agaknya belum akan terwujud. (SAH)

Source : kompas.com

Leave a Reply