Pilkada Subulussalam Terkendala Dana

SUBULUSSALAM – Belum jelasnya pencairan dana untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Walikota dan Wakil Walikota Subulussalam berpengaruh terhadap kerja Komisi Independen Pemilihan (KIP) setempat. Salah satunya, mereka terpaksa menunda pelantikan anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang sudah direkrut belum lama ini.

Ketua KIP Subulussalam M.Husein Saraan kepada Serambi Rabu (2/7), mengatakan, mereka terpaksa menunda pelantikan anggota PPK, karena sampai saat ini masih belum ada kejelasan soal pendanaan terutama yang berasal dari kabupaten induk. Ia mengatakan, sampai sejauh ini pihaknya belum mendapat kejelasan dari Pemda Aceh Singkil terkait kapan dana tersebut dapat ditarik.

Sementara pendanaan yang disubsidi oleh propinsi juga belum masuk ke Subulussalam. Menurut Husein, baru-baru ini dia bersama Asisten II Sekdakot Subulussalam mencoba menanyakan ke bagian keuangan daerah Provinsi Aceh. Pihak keuangan menyarankan harus ada permintaan dari pemerintah daerah sehingga uang tersebut akan dikirim ke kasda dan kemudian didistribusikan ke KIP.

Menurut Husein, apabila dalam waktu dekat ini dana terkait belum cair tidak tertutup kemungkinan jadwal pilkada yang telah ditetapkan molor. Padahal, lanjut dia, jika pilkada molor, waktunya cukup panjang karena pada tahun 2009 tidak boleh ada pilkada.

Berdasarkan Keputusan KIP Subulussalam, jadwal pilkada seperti pendaftaran calon sudah dimulai sejak 20 Juli mendatang, sedangkan pencoblosan dijadwalkan pada 20 Oktober 2008. “Jadi, kalau waktu dekat ini dana kita tak juga turun, ini bisa mempengaruhi jadwal yang kami tetapkan, bahkan bisa saja mundur,” terang Husein

Parlok
Pada bagian lain, M Husein mengatakan pihaknya telah melakukan verifikasi terhadap tiga partai lokal (parlok) di Subulussalam. Ketiga parlok itu masing-masing, Partai Aceh (PA), Partai Suara Independen Rakyat Aceh (SIRA), dan Partai Daulat Aceh (PDA). Dari ketiga partai itu, baru dua yang telah selesai diverifikasi yakni PDA dan SIRA, sedangkan Partai Aceh akan menyusul. “Yang selesai dua parlok, tinggal partai Aceh menyusul nanti siang (kemarin-red),” kata Husein.(kh)

Berita ini dikutip dari Harian Serambi Indonesia Online

Leave a Reply