PKS Tetapkan Nomor Caleg Berdasarkan Penugasan Partai

JAKARTA–MI: Ketua DPP PKS Bidang Politik Untung Wahono menyatakan, pencantuman nomor urut dalam pencalegan sudah melalui berbagai pertimbangan pemilihan raya di antara kader, alokasi dan distribusi keahlian profesional dalam fraksi nantinya, dan kaderisasi kepemimpinan partai.

“Jadi lebih dari 90% caleg yang dipasang adalah kader-kader partai dan mereka dicalegkan bukan atas permintaan mereka, tetapi penugasan dari partai. Sehingga mereka tidak memusingkan nomor urut, bahkan banyak diantara mereka, kalau tidak karena penugasan, mereka lebih senang tidak menjadi anggota legislatif,” kata Untung kepada Media Indonesia di Jakarta, Rabu (13/8).

Tapi, lanjutnya, partailah yang membutuhkan kiprah dan keahlian caleg di DPR. Bagi PKS seluruh caleg yang ada dalam sebuah dapil adalah satu kesatuan tim yang bahu membahu dan bekerja sama. Bukan saling menyaingi satu sama lain.

“Ini prinsip kerja PKS sebagai partai kader. Ingat, jika partai ternyata membutuhkan seorang anggota legislatif untuk bekerja di luar DPR, maka ia tdk akan menolak untuk keluar dari DPR,” cetus Untung.

Sehingga, tambahnya, tidak akan ada satu pun caleg jadi nanti akan punya pikiran bahwa suara yang diperolehnya hanyalah karena kerja caleg seorang. Caleg tidak akan bisa mengelak bahwa suaranya itu berasal dari kerja seluruh kader PKS di lapangan yang jumlahnya ratusan ribu.

“Mereka semua itu bekerja semata-mata karena perjuangan, tanpa dibayar atau disewa oleh para caleg-caleg,” tegas Untung.

Sedangkan, Ketua Badan Pemenangan Pemilu PKS M Razikun menyatakan, PKS tidak menerapkan suara terbanyak tetapi sistem 30% perolehan suara calon. “Hal itu sesuai dengan UU pemilu sehingga mengurangi risiko sengketa hukum di belakang hari,” kata Razikun. (Far/OL-03)

Source : Media Indonesia

Leave a Reply