PR Terberat Prabowo Soal Citra

Jakarta – Pilihan calon presiden (capres) pada Pemilu 2009 akan makin banyak. Satu yang baru muncul adalah Prabowo Subianto. Ya, Prabowo yang mantan Danjen Kopassus itu. Yang sering muncul di iklan televisi mengajak masyarakat agar lebih menghargai dan mau mengkonsumsi produk pertanian domestik itu.

Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) mengusung nama Prabowo sebagai Capres untuk Pemilu 2009. Mantan menantu Soeharto itu telah keluar dari Golkar. Di Gerindra, yang merupakan parpol baru itu, Prabowo menjabat sebagai Sekjen.

Partai Gerindra terdiri dari kalangan militer, politisi, nasionalis, Islam konservatif hingga aktivis yang menjadi korban penculikan.

Seperti apa peluang Prabowo? Apakah ia memiliki kans yang cukup besar dengan memakai Gerindra sebagai kendaraan politiknya? Lalu apa yang memberatkan Prabowo?

Berikut wawancara Vina Martina Sianipar dari detikcom dengan pengamat politik Lili Romli:

Gerindra mengajukan Prabowo sebagai capres untuk Pemilu 2009. Seperti apa peluangnya?

Setiap partai, saya kira memiliki peluang dalam Pemilu nanti, termasuk Gerindra yang mengajukan Prabowo. Ini karena sistem Pemilu proporsional yang memungkinkan parpol besar ataupun kecil mendapat suara. Selain itu adanya kekecewaan terhadap parpol lama. Jadi parpol kecil punya probabilitas.

Apa kelebihan Prabowo menurut anda?

Prabowo itu tegas, karena background militernya dan misi ekonomi kerakyatannya juga baik.

Akankah kelebihan Prabowo di mata masyarakat bertambah setelah bergabung Gerindra?

Gerindra itu hanya kendaraannya Prabowo, sama dengan SBY dengan Demokrat. Itu kan parpol baru, bukan Prabowo yang menjual nama Gerindra. Tapi Gerindra yang menjual nama Prabowo.

Apa saja yang kekurangan Prabowo sebagai kandidat presiden?

Citranya di mata masyarakat. Sosoknya tidak sebaik SBY.

Bagaimana dengan kasus HAM yang dikaitakan dengan Prabowo?

Salah satu faktor (kelemahan) iya. Tapi kan Gerindra itu partai baru. Jadi kenapa nggak bisa?

Apakah dengan strategi kampanye yang tepat Prabowo dapat memperbaiki citranya di mata masyarakat?

PR (pekerjaan rumah) terberat Prabowo itu citranya. Termasuk dekat dengan Cendana. Ia harus lebih mengusung ia anaknya Prof. Dr Soemitro Djojohadikusumo. Kalo ia berhasil memberbaiki citranya, mungkin bisa.

Menurut pengamatan Anda, siapa calon wapres yang tepat mendampingi Prabowo? Alasannya?

Saya kira untuk posisi capres di Indonesia masih percaya pada perimbangan sipil-non sipil, Jawa-non Jawa, Islam-non Islam. Jadi jelas harus mempertimbangkan poin itu.

Calonnya bisa dari pemimpin Islam seperti Din Syamsudin (Ketua PP Muhammadiyah), atau Sri Sultan Hamengku Buwono X kalau memperhatikan unsur sipilnya.

Siapa pesaing terberat Prabowo?

Sulit dikatakan siapa pesaingnya.

Bagaimana prediksi soal suara, apakah akan banyak yang memilih Prabowo?

Saya kira untuk suara tidak signifikan, akan kecil.
(iy/asy)

Source : Detik.com

Leave a Reply