Fraksi PDIP Dianggap Enggan Perjuangkan Jokowi

Joko Wdodo

.CO.ID, JAKARTA — Pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Burhanudin Muhtadi menyoroti ketidakseriusan internal PDI Perjuangan (PDIP) dalam mendukung Jokowi menjadi capres. Dia menyatakan, Jokowi bisa gagal terpilih menjadi presiden meski memiliki elektabilitas lebih tinggi ketimbang tokoh lain.

“Itu isu serius. Ada keengganan fraksi memperjuangkan Jokowi. Tim tidak solid,” kata Burhanudin, Selasa (15/4).
Continue reading

Kalangan Muda Partai Demokrat mulai Berseberangan dengan SBY

JAKARTA–MICOM: Kalangan muda Partai Demokrat mulai berbeda pandangan dengan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Mereka mulai menyadari tidak dapat menggantungkan partai terhadap figur Yudhoyono.

Pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Ikrar Nusa Bhakti menyatakan polemik koalisi dan reshuffle kabinet menunjukkan perbedaan pandangan cukup tajam antara kalangan muda Partai Demokrat dengan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Kalangan muda Partai Demokrat menghendaki Presiden Yudhoyono menendang PKS dari koalisi. Namun presiden menginginkan keamanan politik hingga 2014.

“Saya melihat anak muda Partai Demokrat mulai menekan Presiden Yudhoyono. Dinamika ini penting untuk diperhatikan,” ujarnya ketika ditemui usai diskusi Pemerintahan Tanpa Negarawan di kantor Megawati Institute, Jakarta, Rabu (9/3).

Memang dinamika semacama ini bukan hal pertama. Dalam pemilihan Ketua Umum Partai Demokrat di Bandung, kalangan muda juga berbeda pandangan dengan mencalonkan Anas Urbaningrum.

Kini perbedaan pandangan cukup tajam dalam isu krusial, yakni koalisi dan reshuffle kabinet. Kalangan muda berkeinginan keras untuk menendang PKS dari koalisi.

“Kalau dilihat pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dan Wakil Sekjen Saan Mustofa terlihat menekan SBY untuk paling tidak menendang PKS. Tapi tidak tahu apakah ini bagian dari politik atau untuk mengetes kekuatan politik SBY,” jelasnya.

Namun bagi Ikrar perbedaan pandangan dalam isu krusial ini menunjukkan bahwa kalangan muda melihat masa depan Partai Demokrat tidak lagi bisa tergantung pada Yudhoyono, tapi harus di tangan mereka. Mereka juga tidak ingin partai terjerembab pada semakin tidak berwibawanya dan unlegitimate-nya Yudhoyono.

Karena sejauh ini karakter politik Yudhoyono tidak berkembang, yakni mendewakan keamanan politik sampai 2014 daripada mengubah situasi politik yang sudah tidak diinginkan. (OL-12)

Source: mediaindonesia.com

Posted with WordPress for BlackBerry.