Arie Sudjito: PKS Partai Dakwah yang Krisis Etika

Jakarta – PKS sungguh-sungguh lincah dalam bermanuver. Berbagai penjajakan dengan parpol papan atas terus dilakukan PKS. Setelah bermesraan dengan Partai Golkar, PKS mencoba manisnya berdekatan dengan Partai Demokrat (PD). Dalam politik langkah PKS itu sah-sah saja dilakukan. Tetapi dalam etika politik, langkah partai dakwah itu dipertanyakan.

“Saya kira langkah PKS yang demikian itu akibat krisis etika politik. Sebabnya, PKS yang awalnya partai kader sedang bertransformasi menjadi partai massa, tetapi terjebak oleh pragmatisme politik,” kata pengamat politik UGM Arie Sudjito kepada detikom, Rabu (11/3/2009).
Continue reading

Protes Putusan MK, Caleg Dinilai Takut Bersaing

JAKARTA – Protesnya para politisi perempuan dan calon anggota legislatif (caleg) perempuan terhadap putusan MK mengenai sistem suara terbanyak dinilai bentuk ketakutan para caleg dalam bersaing dengan lawan politiknya.

“Dalam pemilu, intinya kompetisi. Tapi harus diciptakan mekanisme kompetisi yang fair. Kalau berdasarkan nomor urut, fairnya dimana?,” kata Direktur Eksekutif Cetro Hadar Gumay saat dihubungi okezone, Kamis (25/12/2008).
Continue reading

PKS Dinilai Progresif dalam Melangkah

JAKARTA – Pergerakan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari partai yang paling kanan ke kiri dinilai sebagai langkah yang progresif untuk mencuri suara di Pemilu 2009.

Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI) Saiful Mujani menilai, pergerakan PKS ini berbarengan dengan pergeseran masyarakat Indonesia dari kiri ke kanan.
Continue reading

Parpol Baru tidak Miliki Format Kaderisasi yang Baik

KUPANG–MI: Partai politik (parpol) baru peserta pemilu 2009 dinilai belum memiliki format kaderisasi secara baik. Dampaknya, dalam perekrutan caleg mereka terjebak praktek korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

“Sehingga asas langsung, umum, dan bebas (luber) dari pemilu hanya sekadar menjadi asas formal dan tidak diwujudkan dalam pelaksanaanya,” tutur pakar hukum tata negara Universitas Nusa Cendana Kupang Kotan Y Stefanus di Kupang, Minggu (14/12).
Continue reading

PPP: Forum PPP Mendengar Bukan untuk Jaring Capres

JAKARTA – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) telah menghelat acara bertajuk Forum PPP Mendengar. Dalam acara tersebut para capres diundang untuk mempresentasikan visi, misi, dan program kerjanya.

Setelah Sri Sultan Hamengkubuwono, kemarin giliran Prabowo Subianto memaparkan gagasannya di depan para kader PPP. Kendati demikian, PPP membantah forum ini ditujukan untuk menjaring capres yang akan diusung partai berlambang Kakbah itu.
Continue reading

25 Parpol Deklarasikan Pemilu Damai

LANGSA – Ditengah memanasnya suhu politik menjelang Pemilu 2009. Upaya damai kembali dilakukan. Melalui deklarasi damai antarpartaipolitik peserta Pemilu 2009 di Langsa, Selasa (16/12), di Aula SMK2 Langsa. Sebanyak 25 parpol menandatangani perjanjian pelaksanaan pemilu damai dan bermartabat.

Acara yang dimediasi Ketua KIP Langsa, Agusni Yahya itu juga dihadiri Walikota Langsa, Zulkifli Zainon, Dandim 0104 Aceh Timur, Letkol Kav Bambang Sugiharto, Kapolres Langsa, AKBP Marwan Syukur SH MH, dan Kajari Langsa, yang diwakili Adityo Gunawan SH. Selain itu, turut hadir sejumlah unsur muspida lainnya di jajaran Pemko Langsa.
Continue reading

Menguak Wajah Asli Bulan Sabit Padi

Perpecahan di internal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memperlihatkan derasnya arus pragmatisme mengikis wajah idealisme yang selama ini mereka pakai. Inikah wajah asli partai berbasis massa gerakan Tarbiyah ini?

Suasana gegap-gempita di aula Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Bandung, Kamis (20/11) malam itu tampaknya tak bisa menyembunyikan kekecewaan kader-kader dan elite-elite PKS yang sedang menggelar acara “Launching 100 Pemimpin Muda Indonesia”. Maklum, dari 104 tokoh muda yang diundang untuk diganjar anugerah, tak lebih dari 30 orang yang menampakkan batang hidungnya.
Continue reading

PRI Diputus Ikut Pemilu

Jakarta, Kompas – Pengadilan Tata Usaha Negara atau PTUN Jakarta menetapkan lagi satu partai politik berhak mengikuti Pemilu 2009, yaitu Partai Republiku Indonesia atau PRI. PTUN menilai PRI punya pengurus sah di 25 provinsi, melebihi syarat minimum agar lolos dalam verifikasi faktual Komisi Pemilihan Umum.

Demikian dikatakan Ketua Pelaksana Harian PRI Ramses David Simanjuntak saat menyampaikan putusan PTUN ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jakarta, Jumat (15/8). Putusan bernomor 110G/2008/PTUN JKT itu membatalkan Surat KPU Nomor 2446/15/VII/2008 tertanggal 28 Juli 2008 tentang hasil verifikasi PRI.
Continue reading

Ideologi Parpol ke Depan Lebih Didasarkan Uang

Jakarta, Kompas – Ideologi partai politik ke depan lebih didasarkan pada uang, bukan hal-hal seperti keyakinan perjuangan. Kondisi ini membuat tidak ditemukan banyak perbedaan antarpartai politik. Peran figur menjadi amat penting dalam politik.

”Ini merupakan salah satu aspek dari liberalisasi politik yang terjadi, di mana peran pasar menjadi amat penting. Parpol yang umumnya masih belajar dituntut mengikuti kebutuhan pasar agar tetap eksis,” kata Wakil Sekjen Partai Golkar Rully Chairul Azwar dalam diskusi ”Kompetisi dan Kartelisasi Partai di Indonesia”, Jumat (15/8) di Jakarta.
Continue reading

Parpol Sulit Jaring Perempuan

Dipertanyakan Dukungan Riil untuk Lolos Verifikasi

Bantul, Kompas – Beberapa partai politik di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengaku kesulitan menjaring bakal calon legislatif atau caleg perempuan. Sebab, hanya sedikit perempuan yang tertarik terjun ke dunia politik. Mereka cemas ketentuan kuota 30 persen caleg perempuan sulit terpenuhi.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (PAN) Bantul Suharwanto, Rabu (6/8) di Bantul, mengatakan, sejak dibuka pada awal Januari, ada 47 bakal caleg yang mendaftarkan diri. Dari jumlah itu hanya delapan yang perempuan.
Continue reading