“Marketing” Politik antara Mesin Politik dan Popularitas Figur

Pilkada serentak 2017, khususnya Pilkada DKI Jakarta sudah terasa gaungnya. Semua partai sudah mulai menjagokan calonnya. Kekuatan politik parpol pun siap untuk dibangun. Dan para calon yang hendak menempuh jalur independen,  seperti Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok,sudah mulai juga menggerakkan massa politiknya di bawah tim kerja politiknyayang disebut  Teman Ahok.

Bersamaan dengan itu, berbagai strategi politik baik dari parpol maupun dari non parpol sudah bersiap-siap membangun dan memperluas jaringan politik  di tengah masyarakat.

Dan tidak lama lagi marketing politik digerakkan dengan menggelontorkan aneka macam iklan di media massa cetak dan elektronik, penguatan opini publik, pemanfaatan survei-survei politik, silaturahmi politik ke tokoh-tokoh berpengaruh, dan lain sebagainya.

Continue reading