Politik Survei Giring Opini Pilpres Satu Putaran

Jakarta – Publikasi hasil survei yang menempatkan pasangan SBY-Boediono di atas 60 persen dinilai upaya menggiring opini. Penggiringan opini ini agar pelaksanaan Pilpres 2009 hanya satu putaran dengan dalih efisiensi anggaran.

“Ada upaya untuk menggiring opini publik kalau pilpres harus berlangsung satu putaran dengan alasan efisiensi. Padahal ada capres-cawapres tertentu yang cemas menghadapi kemungkinan pilpres dua putaran,” kata pengamat politik dari UI, Rocky Gerung, kepada detikcom, Jumat (12/6/2009).
Continue reading

Waspadai Serangan Fajar Pilpres 2009

JAKARTA, KOMPAS.com – Isu “serangan fajar” sesaat sebelum pilpres mendatang berlangsung, sangat mungkin bisa terjadi karena ada cela di dalam hukumnya. Menurut Staf Ahli Badan Kehormatan Taufiqurrohman Syahuri yang ditemui setelah Workshop Konstelasi Politik Pasca Strategi Kampanye Pilpres 2009 ada beberapa poin UU No. 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden yang berpotensi untuk disalahgunakan.
Continue reading

Temui Warga Tionghoa, SBY Minta Hilangkan Politik Diskriminasi

Semarang – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bertemu dengan warga Tionghoa Semarang, Jateng. Capres Partai Demokrat ini meminta agar politik diskriminasai dihilangkan, meski diakui banyak perbedaan.

“Kita ini satu, meski berbeda ras. Jangan dikembangkan politik diskriminasi,” kata SBY.
Continue reading

Ramai ‘Cari Simpati’ Lewat Isu Populis

Jakarta – Beberapa hari terakhir, publik disugugi tontonan menarik. Para capres yang akan bertarung dalam Pilpres 2009 nanti saling ‘berlaga’ mengomentari isu-isu yang ramai dibicarakan. Mulai dari ketegangan di Blok Ambalat, drama Manohara, hingga penahanan terhadap Prita Mulyasari.

Dalam lawatannya ke Korea Selatan (Korsel) selama tiga hari, mulai 31 Mei hingga 2 Juni kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang juga capres dari Demokrat bicara panjang lebar soal Blok Ambalat. Menurut SBY, kedaulatan adalah harga mati. Langkah perang terhadap Malaysia juga bisa diambil. “Tapi itu langkah terakhir,” kata SBY Selasa, 2 Mei lalu di Jeju Island, Korsel.
Continue reading

Marketing Politik Partai Aceh ala Coca Cola

Banda Aceh – Kemenangan suatu partai politik diyakini merupakan hasil kerja pemasaran politik yang dilakukan para kader. Termasuk segmentasi pasar yang hendak disasar sebagai pemilih. Partai Aceh (PA) termasuk salah satu yang berhasil menerapkan segmentasi pasar ala Coca Cola, artinya dapat ”dinikmati” oleh semua usia.
Continue reading

Partai Aceh realisasikan UUPA

BANDA ACEH – Juru kampanye Sofyan Dawood menegaskan, Partai Aceh akan merealisasikan seluruh amanah dalam Undang-undang Pemerintahan Aceh (UUPA) agar rakyat di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) hidup sejahtera, aman, dan damai.

“UU No.11/2006 sudah hampir tiga tahun, tapi belum berjalan maksimal,” katanya pada kampanye rapat terbuka Partai Aceh di halaman Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh, tadi sore.
Continue reading

PRA Gebrak Arena Kampanye

* Di Lhokseumawe Dihadiri Warga Asing

BANDA ACEH – Para juru kampanye Partai Rakyat Aceh (PRA) dari Dewan Pimpinan Pusat PRA, Selasa (24/3) kemarin, menggebrak sejumlah arena kampanye di Aceh Tamiang, Langsa, Kota Lhokseumawe, dan Bireuen.

Informasi yang dihimpun Serambi dari sejumlah daerah, dan keterangan Sekjen DPP PRA, Thamren Ananda menyebutkan, kampanye PRA terbesar dan termeriah berlangsung di lapangan Desa Bundar, Kecamatan Karang Baru. Massa yang memadati arena kampanye antusias mengikuti pemaparan program PRA yang disampaikan silih berganti oleh Thamren Ananda (Sekjen DPP), Munir Azis dan Muliadi (caleg DPRA), Syafruddin KS (Ketua DPW) Tamiang, dan Aprizal Rozi (Sekretaris DPW Tamiang). Kegiatan itu juga dihadiri oleh seluruh caleg DPRK.
Continue reading

Caleg Golkar Pilih Kampanye Dialogis

BANDA ACEH – Sejumlah calon anggota legislatif dari partai Golkar Aceh menyatakan pihaknya lebih memilih cara dialog untuk menarik calon pemilih. Sistem kampanye dialogis di ruang tertutup, rumah-rumah keluarga, warung bakso, kedai kopi, dan lainnya dinilai lebih efektif meraup suara ketimbang kampanye di lapangan terbuka.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Pemenang Pemilu Partai Golkar Aceh, Drs H Sulaiman Abda kepada Serambi, Kamis (26/3), terkait minimnya aksi panggung para kader Golkar di beberapa daerah. “Kampanye dialogis dan silaturrahmi dengan pemilih serta melakukan sosialisasi tata cara pencontrengan kertas suara yang benar kepada pemilih. Hasil lebih jelas ketimbang melakukan kampanye terbuka, uang habis, hasilnya tidak dapat diprediksi,” ujar Sulaiman Abda kepada Serambi, Kamis (26/3) di Banda Aceh.
Continue reading

Kampanye Caleg Menggelikan

BANDA ACEH – Kampanye para calon legislator menggelikan dan program yang dipaparkan terlalu mengada-ada. Misalnya, ada caleg yang berjanji akan menggratiskan biaya pendidikan, kesehatan serta BBM pada masyarakat apabila ia terplih.

Janji ini terekam dari dialog Serambi dengan beberapa warga baru-baru ini. “Ada caleg yang menyatakan, kalau ia terpilih maka dana pembagian hasil migas bisa dikelola 70 persen oleh pemerintah Aceh. Imbas dari semua ini rakyat Aceh tidak usah bekerja dan akan mendaoat gaji,” ujar Nur seorang perempuan dari Lhokseumawe.
Continue reading