siwah.com

Tag: survey pemilu 2009

  • SBY-Boediono Nilai Survei Kompas Berita Baik

    Andi Mallarangeng, Koordinator Media Tim Kampanye SBY Boediono, senang dengan hasil survei dari Harian Kompas. Dalam survei yang dirilis harian itu hari ini, calon presiden dan wakil presiden SBY-Boediono didukung 66,65 persen responden.
    (more…)

  • Survei STKS: Mayoritas Orang Miskin Pilih SBY

    JAKARTA, KOMPAS.com – Mayoritas rakyat miskin memilih Susilo Bambang Yudhoyono sebagai presiden. SBY mendapat dukungan 63,83 persen suara, sementara Jusuf Kalla 13,83 persen, dan Megawati Soekarnoputri 11,09 persen. Sebanyak 11,25 persen memilih tokoh lain.

    Demikian hasil penelitian Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial Bandung (STKS). “Tampaknya ini terkait dengan persepsi mereka terhadap situasi kesejahteraan dan program-program anti kemiskinan yang digulirkan pemerintah saat ini,” kata peneliti STKS Dr. Carolina Nitimiharjo dalam Jumpa Pers Isyarat Rakyat Miskin untuk Pemimpin Bangsa Masa Depan di Jakarta (29/6).
    (more…)

  • Survei Fantastis Persempit Ruang Gerak Capres Lain

    JAKARTA, KOMPAS.com – Survei dengan ‘hasil fantastis’ dinilai dapat mempersempit ruang gerak pasangan calon presiden dan wakil presiden lain. Pasalnya, bukan hanya satu survei yang mem-blow up angka-angka fantastis itu. Juru Bicara pasangan capres dan cawapres Jusuf Kalla dan Wiranto, Poempida Hidayatulloh menyatakan survei-survei dengan ‘hasil fantastis’ tersebut hanya akan menguntungkan pasangan calon tertentu, dalam hal ini pasangan SBY-Boediono.
    (more…)

  • Survei LSI: Isu Neolib Tidak Pengaruhi Popularitas SBY

    Jakarta – Survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) menempatkan pasangan SBY-Boediono masih tertinggi popularitasnya dibanding pasangan yang lain. Isu neoliberalisme yang menyerang Boediono terbukti tidak berpengaruh apa-apa kepada SBY.

    “Berarti faktor Boediono (neolib) tidak berpengaruh apa-apa,” kata ujar pengamat politik Lili Romli saat dihubungi detikcom, Jumat (5/6/2009).
    (more…)

  • Survei LSI, Golkar & PDIP di Bawah Demokrat

    JAKARTA – Partai Demokrat kembali menduduki peringkat teratas dalam survei yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia (LSI).

    Ini adalah kesekian kalinya partai demokrat menjadi partai nasionalis yang menduduki peringkat teratas survei LSI, mengungguli PDI Perjuangan dan Partai Golkar. Burhanuddin Muhtadi dari LSI menyebutkan, survei dilakukan oleh LSI dari 8 hingga 18 Februari 2009 dengan jumlah sampel 2.455.
    (more…)

  • Survei dan Iklan Politik

    Sejak Pemilu 1999, gaya berpolitik para individu dan partai politik (parpol) sudah seperti di Amerika Serikat atau negara barat lainnya. Ibarat ‘barang’ atau ‘produk’, parpol membutuhkan survei lapangan untuk mengetahui apakah sudah dikenal masyarakat atau belum.

    Bagi ‘produk-produk lama’ seperti PPP, Partai Golkar atau PDI Perjuangan, persoalannya bukan sudah dikenal, melainkan seberapa populer di mata masyarakat pemilih. Bisa saja sebuah parpol populer, tetapi tidak dipilih karena berbagai pertimbangan.
    (more…)

  • PKS Minta Kadernya Tak Terpengaruh Hasil Survei

    SUMBAWA – Wakil Sekjen DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah meminta kader PKS tidak terpengaruh pada hasil lembaga survei lain. Konstituen partai berbasis kader itu diminta untuk tetap tenang, karena PKS optimistis akan bertahan dalam pemilu 2009 mendatang.

    “Kita jangan terpengaruh pada hasil lembaga survey, karena itu adalah salah satu bentuk persaingan antar lembaga survei,” ujar Fahri dalam acara Konsolidasi Struktur DPD PKS se-Pulau Sumbawa di Hotel Dewi, Jalan Hasanudin No 60, Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (29/12/2008).
    (more…)

  • Nasionalisme Caleg Eks Asing Diragukan

    JAKARTA – Majunya eks warga negara asing sebagai calon anggota legislatif di Indonesia kurang mendapat sambutan yang baik dari masyarakat Indonesia. Lebih banyak masyarakat yang menolak ketimbang mendukung. Hal tersebut terlihat dari polling yang diadakan okezone sejak awal November 2008 hingga 11 Desember 2008.

    Dari 928 orang yang memilih, sebanyak 687 orang menyatakan tidak setuju dengan caleg eks asing, 229 menyatakan setuju, dan 12 di antaranya menyatakan abstain.
    (more…)

  • Golput bakal Menangi Pemilu 2009

    JAKARTA–MI: Reform Institute memperkirakan golongan putih (golput) tetap tinggi sekitar 40% bahkan bisa memenangi Pemilu 2009. Perkiraan itu mendasar polling nasional yang dilakukan lembaga tersebut selama dua putaran yakni Februari-Maret dan Juni-Juli 2008 .

    Seandainya Pemilu dilaksanakan Juni-Juli, jumlah golput Pemilihan Presiden mencapai 28,8%, terjadi peningkatan dari 19,9% pada polling Februari-Maret. Golput pemilu legislatif jika dilaksanakan Juni-Juli sekitar 7,12% juga meningkat dari polling Februari-Maret yang hanya 4,8%.
    (more…)

  • Penyelenggara Hitung Cepat Hasil Pilkada Diminta Cermat

    JAKARTA–MI: Lembaga survei penyelenggara hitung cepat (quick count) hasil pemilihan kepala daerah (Pilkada) diminta lebih cermat dalam metodologi maupun proses pengumpulan data agar hasil hitungannya akurat.

    “Jika salah data dan diumumkan maka akan menimbulkan gejolak politik yang cukup besar,” kata Kepala Divisi Survey Watch Lembaga Survei Nasional (LSN) Dedet Fogerty di Jakarta, Rabu (2/7).
    (more…)