siwah.com

Author: fakhrurrazi amir

  • Aceh sulit bangkit karena tidak membuka diri

    SULITNYA bagi Aceh untuk bangkit dari berbagai keterpurukan karena orang Aceh sulit membuka diri. Orang Aceh terlalu terpaku pada masa lalu yang melenakan, sehingga mata masih terpejam meskipun orangnya berjalan-jalan.

    “Pola pikir masyarakat umum masih berputar-putar di sekitar wilayah tidak logis. Terutama mereka yang masih terlalu sibuk dengan berbagai kebiasaan tak bermanfaat, budaya-budaya primitif yang menolak logika,” kata Musmarwan Abdullah, seorang pemikir Aceh kepada Waspada, Rabu (6/8).
    (more…)

  • KPU tambah 5 kursi DPRK Aceh Selatan

    TAPAKTUAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menambah lima kursi untuk DPRK Aceh Selatan pada Pemilu 2009, di mana sebelumnya hanya 25 kursi. Jadi jumlah kursi yang diperebutkan Parpol menjadi 30 kursi.

    Ketua Pokja Sosialisasi KIP Aceh Selatan, Irwandi M. Pante kepada Waspada menyebutkan, penambahan kursi DPRK Aceh Selatan itu dilakukan berdasarkan jumlah penduduk di daerah penghasil pala tersebut yakni 204 ribu orang lebih.
    (more…)

  • Sydney Jones kunjungi PKS Aceh

    BANDA ACEH – Setelah sehari sebelumnya menerima kedatangan anggota partai PAS Pahang, PKS kembali kedatangan tamu asing. Kali ini, yang berkunjung adalah Sydney Jones, Senior Adviser International Crisis Group.

    Kedatangan Sydney Jones, pengamat Indonesia berkebangsaan Amerika, ini ke kantor DPW PKS Aceh, Selasa (5/8), disambut Ketua Umum DPW PKS Aceh Tgk. H Ghufran Zainal Abidin MA, Sekum Moharriadi ST. S.Ag dan Wasekum Nasrul Wahdi, S.Ked.
    (more…)

  • Dana verifikasi parlok tak jelas

    BANDA ACEH – Enam partai lokal di Aceh mempersiapkan diri untuk ‘berlaga’ pada pemilihan umum (Pemilu) 2009. Tapi sampai hari ini, biaya verifikasi parlok belum juga diterima Komisi Independen Pemilihan (KIP) kabupaten/kota.

    Ketua KIP Aceh Jaya, Yusrizal dan Ketua KIP Bener Meriah, Ahmadi kepada Waspada di Banda Aceh, Kamis (7/8), mengeluhkan lambannya pencairan dana verifikasi partai lokal. Namun mereka tetap bekerja guna mensukseskan pemilu.
    (more…)

  • Baru Empat Parpol Daftarkan Juru Kampanye

    JAKARTA–MI: Komisi Pemilihan Umum (KPU) baru menerima daftar juru kampanye dari empat parpol. Empat parpol itu adalah Golkar, Hanura, PKS, dan PBB.

    “Sampai saat ini baru Golkar, Hanura, PKS, dan PBB yang memberikan daftar juru kampanye. Barangkali mereka masih sibuk konsolidasi pencalonan legislatif. Minggu ini kami harapkan semua parpol sudah menyerahkan daftar juru kampanye,” kata anggota KPU Sri Nuryati di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (5/8).
    (more…)

  • KPU tidak Miliki Visi Gelar Pemilu Berkualitas

    AKARTA–MI: Direktur Centre for Electoral Reform (Cetro) Hadar Navis Gumay menilai Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak memiliki visi menciptakan Pemilu 2009 berkualitas. Menurutnya itu terlihat dari gagasan KPU membalik proses mengumumkan daftar pemilih sementara (DPS) dulu baru melakukan pemutahiran data pemilih.

    “Gagasan membalik proses mengumumkan DPS dulu baru melakukan pemutahiran daftar pemilih, sagat keliru. Ini menunjukkan tidak hanya ketidakmampuan KPU menyelenggarakan Pemilu, tapi kemiskinan visi pentingnnya mempunyai DPS yang cukup akurat dalam menciptakan pemilu berkualitas,” kata Hadar kepada Media Indonesia di Jakarta, Selasa (5/8).
    (more…)

  • KPU Luncurkan Iklan Data Pemilih

    AKARTA–MI: Komisi Pemilihan Umum (KPU), Senin (4/8), meluncurkan iklan layanan masyarakat untuk televisi dan radio mengenai pemuktahiran data pemilih. Iklan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat lebih aktif mencermati apakah dirinya sudah terdaftar sebagai pemilih atau belum.

    “Kami berharap masyarakat lebih berperan aktif mencermati apakah dirinya atau saudaranya sudah terdaftar atau belum. Siapa tahu ada yang belum terdaftar atau sudah meninggal tapi masih terdaftar,” kata Anggota KPU Divisi Sosialisasi Pemilu Endang Sulastri.
    (more…)

  • Golput bakal Menangi Pemilu 2009

    JAKARTA–MI: Reform Institute memperkirakan golongan putih (golput) tetap tinggi sekitar 40% bahkan bisa memenangi Pemilu 2009. Perkiraan itu mendasar polling nasional yang dilakukan lembaga tersebut selama dua putaran yakni Februari-Maret dan Juni-Juli 2008 .

    Seandainya Pemilu dilaksanakan Juni-Juli, jumlah golput Pemilihan Presiden mencapai 28,8%, terjadi peningkatan dari 19,9% pada polling Februari-Maret. Golput pemilu legislatif jika dilaksanakan Juni-Juli sekitar 7,12% juga meningkat dari polling Februari-Maret yang hanya 4,8%.
    (more…)

  • Parpol Sulit Jaring Perempuan

    Dipertanyakan Dukungan Riil untuk Lolos Verifikasi

    Bantul, Kompas – Beberapa partai politik di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengaku kesulitan menjaring bakal calon legislatif atau caleg perempuan. Sebab, hanya sedikit perempuan yang tertarik terjun ke dunia politik. Mereka cemas ketentuan kuota 30 persen caleg perempuan sulit terpenuhi.

    Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (PAN) Bantul Suharwanto, Rabu (6/8) di Bantul, mengatakan, sejak dibuka pada awal Januari, ada 47 bakal caleg yang mendaftarkan diri. Dari jumlah itu hanya delapan yang perempuan.
    (more…)

  • Ketika Genderang “Perang” Mulai Ditabuh…

    Hampir sebulan ini masa kampanye menjelang Pemilu 2009 berlalu. Bukan hanya suhu politik yang mulai memanas, melainkan juga ”genderang perang” yang mulai ditabuh sebagai tanda ”peperangan”. Bahkan, ”genderang perang” ada yang mulai ditabuh jauh sebelum masa kampanye Pemilu 2009 dimulai.

    ”Genderang perang” itu bukan hanya ditabuh sejumlah pimpinan partai politik (parpol), baik secara langsung maupun tak langsung, melainkan juga oleh sejumlah tokoh, termasuk Presiden dan Wakil Presiden, yang seyogianya tidak mudah terpancing untuk ”saling menyerang” terhadap lawan politiknya ataupun pimpinan parpol lain. Namun, kenyataan itulah yang terjadi dalam suasana kompetisi di tengah demokrasi Indonesia yang baru menanjak dewasa.
    (more…)