siwah.com

Author: fakhrurrazi amir

  • Dosen Milenial Jadi Tumpuan

    Dosen Milenial Jadi Tumpuan

    JAKARTA, KOMPAS —  Pola pengajaran di perguruan tinggi diarahkan berbasis sistem dalam jaringan. Untuk itu perlu dukungan dari pengajar atau dosen muda yang berkualitas dan akrab dengan teknologi digital.

    Direktur Jenderal Sumber Daya Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Kemristek dan Dikti Ali Ghufron Mukti dalam acara bertajuk ”Menyiapkan Dosen Masa Depan”, Kamis (19/4/2018), di Jakarta mengatakan, dosen di perguruan tinggi harus menguasai proses pembelajaran modern yang banyak memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi serta mendukung revolusi industri 4.0.

    (more…)

  • Survei: Banyak Masyarakat Belum Tahu Pemilu 2019 Serentak

    Survei: Banyak Masyarakat Belum Tahu Pemilu 2019 Serentak

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Direktur Political Marketing (Polmark) Consulting, Eep Saefullah Fatah, mengungkapkan tingkat pengetahuan masyarakat tentang Pemilu 2019 masih kurang. Pemahaman masyarakat terkait keserentakan pemilu mendatang masih di bawah 50 persen.
    (more…)

  • Siapa Sosok Ketua DPR dan Golkar yang Baru?

    Siapa Sosok Ketua DPR dan Golkar yang Baru?

    Partai Golkar
    Partai Golkar

    Butuh pelaut tangguh di lautan bergelombang. Prinsip itu agaknya kini dibutuhkan oleh Partai Golkar saat ini. Bagaimana tidak? Saat ini partai terbesar kedua di parlemen itu ditinggal oleh sang ketua umum, Setya Novanto, yang kini berada dalam tahanan KPK.

    Lebih jauh dari itu, menurut survei terakhir yang dirilis oleh LSI, angka elektabilitas Golkar kini mencapai kisaran 13-an persen. Survei tersebut dilakukan sebelum Setnov ditahan. Ini berarti efek dari tragedi tiang listrik dan drama penahanan Setnov oleh KPK belum masuk kalkulasi. Jadi bisa dibayangkan kini jikalau persoalan Setnov ini bisa membuat elektabilitas Golkar semakin menukik.
    (more…)

  • Dua Jimat Golkar Setelah Kasus Setya Novanto

    Dua Jimat Golkar Setelah Kasus Setya Novanto

    Bagaimanakah prospek Golkar setelah drama panjang Setya Novanto (Setnov)? Akankah partai ini terpuruk dan ditinggalkan? Akankah partai ini menjadi partai gurem? Mampukah Golkar bangkit kembali?

    Berkali- kali pertanyaan ini diajukan pada saya, baik oleh wartawan, politisi, kepala daerah dan tokoh Golkar sendiri.

    Saya tak menjawabnya langsung. Melalui tulisan ini, saya sampaikan jawaban saya. Golkar punya dua jimat yang membuatnya selalu bisa bertahan. Partai ini bahkan memiliki kemampuan bangkit kembali yang mengejutkan.

    Jawaban ini tentu berdasarkan hubungan saya yang panjang dengan partai Golkar. Saya dengan LSI sudah melakukan ratusan riset untuk dan tentang Golkar.
    (more…)

  • Nielsen: Penjualan Turun Akibat Daya Beli Lemah, Bukan Tren Online

    Nielsen: Penjualan Turun Akibat Daya Beli Lemah, Bukan Tren Online

    Ilustrasi gerai retail. ANTARA FOTO/R. REKOTOMO
    Ilustrasi gerai retail. ANTARA FOTO/R. REKOTOMO

    Tak cuma pedagang dan toko retail yang sedang terpukul saat ini. Produsen barang konsumsi atau kebutuhan konsumen (Fast Moving Consumer Goods / FMCG) juga menderita perlambatan pertumbuhan penjualan selama sembilan bulan pertama tahun ini. Hal tersebut semakin mempertegas indikasi melemahnya daya beli masyarakat, khususnya kelas menengah-bawah, ketimbang pengaruh tren penjualan secara elektronik (e-commerce).

    Berdasarkan data lembaga survei Nielsen, penjualan barang konsumsi selama periode Januari-September 2017 hanya tumbuh 2,7%. Angka ini melanjutkan tren perlambatan penjualan FMCG yang tahun lalu tumbuh 7,7%, atau di bawah rata-rata pertumbuhan tahunan penjualannya sebesar 11% selama lebih 10 tahun ini.
    (more…)

  • Pentingnya Teknik Spin Doctor Dalam Marketing atau Pemasaran Politik

    doc: winstarlink.com
    doc: winstarlink.com

    Pergeseran sistem demokrasi di Indonesia yang dulunya pemilihan kepala pemerintahan maupun legislatif dilakukan oleh wakilwakil rakyat sekarang berkembang menjadi sistem demokrasi elektroral dimana pemimpin pemerintahan dan wakil rakyat dipilih langsung oleh rakyat,kemenangan sebuah pertarungan politik sangat ditentukan oleh banyaknya jumlah pilihan langsung masyarakat.

    Untuk mencuri perhatian rakyat, diperlukan upaya untuk meyakinkan, setidaknya popularitas dan elektabilitas.

    Hal inilah yang membuat para politisi dan partai politik harus bekerja keras untuk mempromosikan dirinya dan partainya kepada masyarakat, setelah itu harus adanya proses pencitraan positif oleh para politisidan partai politik kepada masyarakat. Kegiatan-kegiatan tersebut tentulah tidak dapat ditangani seorang diri oleh para politisi.
    (more…)

  • Tak Ada Ideologi Politik di Jabar

    Source: metrotvnews.com
    Source: metrotvnews.com

    Metrotvnews.com, Jakarta: Bumi Pasundan, tak sekali dua menyuguhkan kejutan. Terkhusus, ihwal komunikasi politik jelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018.

    Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, ditinggal Partai Golongan Karya (Golkar). Sementara Walikota Bandung Ridwan ‘Emil’ Kamil, malah ramai pinangan.
    (more…)

  • Inilah Pekerjaan Yang akan Hilang Akibat “Disruption”

    Mungkin Anda sempat menerima video tentang Google Pixel Buds. Wireless headphone seharga 159 dollar AS yang akan beredar bulan depan ini, dipercaya berpotensi menghapuskan pekerjaan para penerjemah.

    Headphone ini mempunyai akses pada Google Assistant yang bisa memberikan terjemahan real time hingga 40 bahasa atas ucapan orang asing yang berada di depan Anda.

    Teknologi seperti ini mengingatkan saya pada laporan PBB yang dikeluarkan oleh salah satu komisi yang dibentuk PBB – On Financing Global Opportunity – The Learning Generation (Oktober 2016).

    Dikatakan, dengan pencepatan teknologi seperti saat ini, hingga tahun 2030, sekitar 2 miliar pegawai di seluruh dunia akan kehilangan pekerjaan. Tak mengherankan bila mulai banyak anak-anak yang bertanya polos pada orang tua, “mama, bila aku besar, nanti aku bekerja di mana?”
    (more…)

  • PKS di Pilgub Jabar tanpa Konsultan Politik Eep Saefullah Fatah

    TEMPO.CO, Karawang – Setelah sukses dengan kemenangan Anies-Sandi pada pemilihan kepala daerah DKI, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera, bakal kembali bertarung dalam pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018-2023. Kali ini, ia bakal menjadi ketua tim pemenangan Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu pada pemilihan Gubernur Jawa Barat tahun depan.

    Kepada Tempo, ia mengaku tidak bakal meratapi kepergian sejumlah pihak yang kini berlabuh ke kandidat lain. Eep Saefullah Fatah dari PolMark, misalnya, mantan konsultan politik Anies-Sandi pada pilkada DKI, di mana PKS di dalamnya, itu kini disebut-sebut menukangi politikus Golkar Dedi Mulyadi dalam pemilihan Gubernur Jawa Barat.

    (more…)

  • Polmark Ungkap Faktor Signifikan Kemenangan Anies-Sandi

    Anies-Sandi Unggul di Quick Count (VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar)
    Anies-Sandi Unggul di Quick Count (VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar)

    VIVA.co.id – Direktur Polmark Indonesia, Eep Saefullah Fatah menjelaskan, alasan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno bisa menang telak di Pilkada Jakarta 2017.

    “Sebabnya, karena suara Ahok-Djarot terkarantina. Maksudnya terkarantina, tak bisa meluas kampanye mereka. Suara Ahok turun hampir 14 ribu dari putaran pertama,” kata Eep dalam diskusi di Warung Daun, Jakarta, Sabtu 22 April 2017.
    (more…)