
Merujuk pada hasil-hasil survei, peta penguasaan dukungan para pemilih pada Pemilu Presiden 2019 mendatang diperkirakan berubah dibandingkan pemilu sebelumnya. Perubahan bakal terjadi pada wilayah yang selama ini menjadi battle ground antara Jokowi maupun Prabowo. Wilayah-wilayah manakah itu?
Berdasarkan hasil Pemilu Presiden 2014 lalu, Joko Widodo yang saat itu berpasangan dengan Jusuf Kalla berhasil memenangkan pertarungan, dengan menguasai sebanyak 70.997.833 pemilih atau sebesar 53,15 persen. Sebaliknya, pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, hanya mampu menguasai hingga 62.576.444 pemilih (46,85 persen).
Apabila ditelusuri, kemenangan Jokowi tersebar di 23 provinsi dan para pemilih di luar negeri. Prabowo secara keseluruhan unggul di 10 provinsi. Berdasarkan penguasaan jumlah pemilih dan wilayah kemenangan, dari 33 provinsi tersebut sebenarnya dapat dipetakan menjadi tiga wilayah penguasaan masing-masing sosok calon presiden saat itu, baik Jokowi maupun Prabowo.
(more…)












.jpg)
TEMPO.CO, Karawang – Setelah sukses dengan kemenangan Anies-Sandi pada pemilihan kepala daerah DKI, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera, bakal kembali bertarung dalam pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018-2023. Kali ini, ia bakal menjadi ketua tim pemenangan Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu pada pemilihan Gubernur Jawa Barat tahun depan.