siwah.com

Category: Education

  • Prabowo Serang Iklan Baliho Lawan

    AKARTA, KOMPAS.com — Calon wakil presiden Prabowo Subianto mengatakan, korupsi masih merajalela di Indonesia. Menurutnya, tidak sepantasnya Indonesia dengan kekayaan sumber daya alam yang besar berada di bawah negara-negara lain akibat hal tersebut.

    “Kalau negara korupsi, kita paling atas,” lontarnya saat menghadiri dukungan masyarakat transportasi angkutan umum dari Organisasi Angkutan Darat (Organda) di Hotel Mangaradja Jakarta, Senin (29/6). Ikut hadir Hasyim Djojohadikusumo, Dewan Penasihat Tim Sukses Mega-Prabowo; Ketua Umum DPP Organda Murpi Hutagalung serta para pejabat Organda.
    (more…)

  • Jelang Pilpres: BRTI Perketat Pengawasan SMS Kampanye

    Jakarta – Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) semakin memperketat pengawasannya terhadap pemanfaatan jasa telekomunikasi untuk media kampanye jelang pemilihan presiden 8 Juli 2009 mendatang.

    Jasa telekomunikasi yang jadi bidikan utama BRTI saat ini adalah layanan polling SMS untuk mengukur perolehan suara sementara calon presiden beserta wakilnya.
    (more…)

  • Selebaran “Katolik” di Kampanye JK Pecah Belah Bangsa

    JAKARTA, KOMPAS.com — Sekretaris Tim Kampanye Nasional SBY-Boediono Marzuki Alie, yang juga Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, mengatakan, selebaran yang dibagi-bagikan pada kampanye tertutup capres M Jusuf Kalla di Asrama Haji Medan pada 24 Juni dapat memecah belah bangsa.

    Selebaran tersebut menyatakan bahwa Herawati, istri cawapres Boediono, beragama Katolik. “Selebaran tersebut berbau SARA dan dapat memecah belah bangsa. Memangnya penganut agama lain tidak berhak menjadi pemimpin? Ini pelecehan terhadap agama orang lain,” ujar Marzuki pada jumpa pers, Kamis (25/6) di Bravo Media Center, Jakarta.
    (more…)

  • Demokrat: Masak Kubu JK-Wiranto Tidak Tahu Selebaran Gelap

    JAKARTA, KOMPAS.com — Tim Kampanye Nasional (Timkamnas) SBY-Boediono meragukan bahwa Timkamnas JK-Win tidak mengetahui beredarnya selebaran gelap yang menyatakan bahwa Herawati, istri cawapres Boediono, memeluk agama Katolik.
    (more…)

  • Apa Masalahnya kalau Istri Boediono Bukan Islam?

    JAKARTA, KOMPAS.com — Tim Kampanye Nasional JK-Wiranto tak mau ambil pusing dengan laporan yang diajukan Tim Kampanye SBY-Boediono atas beredarnya selebaran yang berisi bahwa istri Boediono, Herawati, bukan muslimah.

    Juru Bicara Tim Kampanye JK-Wiranto, Yuddy Chrisnandi, mengatakan, pihaknya tidak mengetahui adanya penyebaran informasi tersebut. Yuddy pun meluruskan, saat berlangsung kampanye JK di Medan, kemarin, ada yang mengedarkan fotokopi pemberitaan media Indonesia Monitor yang berisi wawancara dengan Habib Al Habsy.
    (more…)

  • Indonesia Bertabur Partai, Hanya 8 yang Siap Hadapi Pemilu

    JAKARTA, KOMPAS.com — Partai politik Indonesia bertaburan dalam pemilu legislatif yang berlangsung pada April. Tercatat, ada 38 partai nasional yang bertarung untuk memperebutkan pilihan. Namun, dari partai sebanyak itu, hanya delapan partai yang dapat dikatakan siap menghadapi pemilu. Sisanya tidak sukses dalam pertarungan karena lemahnya dukungan finansial dan konflik internal partai.
    (more…)

  • JK Angkat Bicara soal Selebaran “Katolik”

    JAKARTA, KOMPAS.com — Calon presiden Partai Golkar Jusuf Kalla menilai, laporan tim kampanye SBY-Boediono kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait kasus selebaran gelap soal agama istri cawapres Boediono dalam kampanye di Medan “salah alamat”.

    Ditemui wartawan seusai mengadakan pertemuan dengan jajaran pimpinan Harian Kompas di Palmerah Selatan, Jakarta, Kamis (25/6) siang, Kalla terlihat sangat rileks menanggapi masalah ini. “Kan ada UU pers, kalau ada tulisan di media yang dituntut kan seharusnya yang menerbitkannya. Masak yang baca? Ngerti tidak mereka soal UU itu,” jawab Kalla.
    (more…)

  • Sistem Suara Terbanyak Perlemah Kelembagaan Partai

    JAKARTA, KOMPAS.com — Pengamat politik CSIS, Sunny Tanuwidjaja, menilai, sistem suara terbanyak untuk menentukan calon anggota legislatif (caleg) justru memperlemah kelembagaan partai. Ia juga menangkap terjadinya deinstitusionalisasi partai. Hal ini, menurutnya, tidak mendorong terjadinya peningkatan partai secara kelembagaan.
    (more…)

  • Melihat Nasib JK dari Pelat Nomor Mobilnya…

    JAKARTA, KOMPAS.com — Bukan Jusuf Kalla namanya jika tidak membuat setiap pertemuan yang dihadirinya hangat dengan derai tawa. Hal itu pula yang terjadi siang ini di kantor Harian Kompas, saat ia bersama rombongan diterima oleh jajaran pimpinan Kompas, di Jalan Palmerah Selatan, Jakarta, Kamis (25/6) siang.
    (more…)

  • SBY dan JK Saling Klaim, ke Mana “Bersama Kita Bisa?”

    JAKARTA, KOMPAS.com — Dua calon presiden incumbent, yang masih menjabat Presiden dan Wakil Presiden, Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla, semakin sering saling sindir soal klaim peran masing-masing dalam keberhasilan program pemerintah.

    Tindakan saling klaim keduanya menambah semakin ‘panasnya’ pertarungan menjelang pemilihan presiden (pilpres). Pengamat politik UI, Andrinof Chaniago, menilai porsi klaim sudah over dosis dan melampaui batas. Bahkan, ia menyentil SBY dan JK dengan slogan “Bersama Kita Bisa” yang mengantarkan keduanya ke posisi sekarang pada Pilpres 2004 lalu.
    (more…)