siwah.com

Blog

  • Walau Dibiayai Fox LSI Takkan Mau Ubah Data

    Jakarta – Lembaga Survei Indonesia (LSI) mengakui jika survei yang mereka lakukan didanai oleh Fox Indonesia. Namun LSI membantah jika hasil survei tersebut adalah pesanan Fox.

    Hal ini disampaikan oleh Direktur Eksekutif LSI, Dodi Ambardi dalam survei tentang ‘Debat Capres-Cawapres dan Kecenderungan Sikap Pemilih’ di Hotel Sari Pan Pasific, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Sabtu (4/7/2009).
    (more…)

  • Debat Capres Sekadar Ajang Pencitraan Politik

    JAKARTA, KOMPAS.com — Ketiga putaran debat capres yang telah diselenggarakan KPU dinilai belum mampu memaparkan visi-misi para capres. Ketiga pasang capres dinilai lebih menyuguhkan politik pencitraan daripada gagasan dan kebijakan yang mencerdaskan.

    Demikian pernyataan 43 organisasi masyarakat, termasuk LSM yang tergabung dalam organisasi nonpartai, Komunitas ORNOP, menyikapi penyelenggaraan putaran debat capres di Jakarta, Jumat (3/7).
    (more…)

  • LSI : Debat Tak Pengaruhi Pilihan Konstituen

    JAKARTA, KOMPAS.com – Hasil survei terbaru Lembaga Survei Indonesia memperlihatkan, acara debat capres dan cawapres yang selenggarakan KPU ternyata tak berpengaruh terhadap peta dukungan dan elektabilitas masing-masing pasangan capres-cawapres.
    (more…)

  • Dicatut FUI dalam Iklan Dukung JK-Wiranto, PKS Protes & Minta Ralat

    Jakarta – Forum Umat Islam (FUI) menampilkan iklan mendukung Jusuf Kalla(JK)-Wiranto di Harian Republika hari Sabtu ini. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang mendukung pasangan Susilo Bambang Yudhoyono(SBY)-Boediono pun protes karena dicantumkan dalam dukungan itu.

    “PKS sangat menyesalkan pencantuman PKS dalam iklan yang bertendensi mendukung pasangan Pilpres JK-Wiranto. PKS tidak pernah diajak bicara dan diminta persetujuan oleh FUI,” ujar PKS dalam rilisnya yang diterima hari Sabtu (4/7/2009).
    (more…)

  • ‘Siulan Anjing’ SBY Taklukkan Rival

    INILAH.COM, Jakarta – Tema dan isu kampanye yang diangkat para capres-cawapres makin beragam dan mengalami diferensiasi yang tajam. Mulai dari isu agama sampai gaya siulan anjing pun dimanfaatkan untuk saling menyerang pihak lawan. Mana yang paling efektif?
    (more…)

  • SBY-Boediono Nilai Survei Kompas Berita Baik

    Andi Mallarangeng, Koordinator Media Tim Kampanye SBY Boediono, senang dengan hasil survei dari Harian Kompas. Dalam survei yang dirilis harian itu hari ini, calon presiden dan wakil presiden SBY-Boediono didukung 66,65 persen responden.
    (more…)

  • Angka Kemiskinan dalam Kampanye

    Sebelum masa kampanye pilpres, saya menebak soal angka kemiskinan akan jadi salah satu isu besar. Isu kemiskinan secara umum memang muncul. Tapi debat tentang perhitungan angka kemiskinan tidak terangkat sesering saya kira.
    (more…)

  • Biar Cerdas, Publik Justru Membutuhkan Kampanye Negatif

    JAKARTA, KOMPAS.com – Makin maraknya lontaran isu negatif dari satu kandidat pasangan calon presiden dan wakil presiden terhadap kandidat lain menjelang Pemilihan Presiden 8 Juli kerap menimbulkan kontroversi.

    Namun, kampanye negatif sebenarnya berguna atau tidak bagi publik? Pasalnya, publik kerap membenci pihak yang melontarkan kampanye negatif. Akibatnya, kampanye negatif justru cemderung menguntungkan pihak yang ‘terdzolimi’.
    (more…)

  • Pasangan Calon Cuma Doyan Perang Kata, Tak Substansial

    JAKARTA, KOMPAS.com — Kampanye negatif yang kerap dilontarkan masing-masing pasangan calon presiden dan wakil presiden kepada pasangan lain umumnya tak menjurus ke hal-hal yang substansial. Cenderung remeh-temeh dan sepele.

    Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Lili Romli, melihat, kecenderungan para pasangan calon yang hanya doyan saling melemparkan kritik atau perang kata-kata yang tak substantif ini karena mereka sendiri belum memiliki rencana program dan kebijakan yang lebih implementatif dibandingkan pasangan yang diserangnya.
    (more…)

  • Selebaran “Katolik”, Kampanye Negatif yang Tidak Substantif

    JAKARTA, KOMPAS.com — Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Lili Romli, menilai, fenomena selebaran “Katolik” yang menyerang calon wakil presiden Boediono sebagai isu kampanye negatif yang tak substantif. Cenderung remeh-temeh dan sepele. Sama seperti isu calon ibu negara berkerudung yang pernah diembuskan sebelumnya.
    (more…)