siwah.com

Blog

  • Dinamika Parpol: Pemilu dan Pilkada, Seberapa Erat Berhubungan?

    Selain pemilihan umum, pemilihan kepala daerah menjadi tempat partai politik untuk berebut kekuasaan. Kemenangan dalam pemilihan kepala daerah banyak diyakini akan lebih memuluskan jalan menuju kemenangan dalam pemilihan umum.

    Tidak mengherankan parpol umumnya berjuang habis-habisan untuk memenangkan calonnya dalam pemilihan kepala daerah (pilkada). Fenomena ini, misalnya, terlihat pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur, Juli lalu. Untuk mendukung kemenangan calon yang didukungnya dalam pilkada terbesar di Indonesia dari jumlah pemilih ini, yaitu 29.045.722 orang, hampir seluruh pimpinan partai politik datang untuk berkampanye.

    Bahkan, Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla, meski tidak ikut kampanye, menegaskan, susunan calon anggota legislatif partainya akan dievaluasi lewat Pilkada Jatim. Mereka yang sukses memenangkan calon yang diusung Partai Golkar di daerah pemilihan masing-masing akan direkomendasikan untuk dicalonkan lagi pada Pemilu 2009.
    (more…)

  • KPU Pilih Contreng untuk Pemberian Suara

    Tanda Contreng Dianggap Lebih Mudah dan Dikenal

    Jakarta, Kompas – Alasan pemilihan tanda centang atau tanda contreng (V) sebagai pemberian suara sah pada kertas suara Pemilu 2009 adalah, karena Komisi Pemilihan Umum menganggap lebih mudah dan sudah dikenal. Sebelumnya, KPU mempunyai tiga alternatif tanda, yaitu tanda contreng, lingkaran, dan silang.

    Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Andi Nurpati, yang menjadi Ketua Kelompok Kerja Pemungutan dan Penghitungan Suara, mengatakan hal itu, Rabu (10/9).

    Menurut dia, dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilu DPR, DPD, dan DPRD diatur bahwa pemilih memberi tanda satu kali pada surat suara sehingga KPU menafsirkan bahwa tanda bisa berbentuk apa saja.
    (more…)

  • Obama, Johnson, dan Politik Ras

    Sebagai seorang liberal dan Demokrat, saya kagum sekali saat mendengarkan pidato Barack Obama saat dia menerima pencalonannya sebagai presiden Amerika Serikat dalam konvensi partai minggu lalu. Dia tekankan janji utamanya: Change we can believe in, perubahan yang bisa kita yakini.

    Namun, ia juga merinci sejumlah kebijakan khas yang akan diperjuangkan, yaitu asuransi kesehatan untuk semua, perbaikan mutu pendidikan, peningkatan pertumbuhan sekaligus pemerataan ekonomi, pengurangan ketergantungan AS pada minyak Timur Tengah, penarikan kembali tentara AS dari Irak, serta peningkatan dukungan kami kepada Pemerintah Afganistan.

    Lengkap, sempurna, sebagai langkah awal sebuah kampanye nasional. Itulah kesimpulan saya setelah menonton pidato Obama malam itu. Namun, koran pagi membawa berita lain. Ternyata saya tidak mewakili seluruh partai saya. Masih banyak aktivis, khususnya orang keturunan Afrika, yang memasalahkan pendekatan Obama.
    (more…)

  • Pemilih Kian Abaikan Janji-janji Parpol

    Citra elite pemimpin dan kelembagaan partai politik tampaknya menjadi penilaian utama yang semakin diperhitungkan oleh calon pemilih dalam Pemilu 2009. Pilihan publik tidak lagi kepada janji-janji kampanye, visi-misi, dan program yang sering kali dijual selama kampanye, tetapi pada karakter pemimpin dan citra partai yang sudah terbaca selama ini.

    Hasil jajak pendapat Kompas yang dilakukan terhadap 880 responden di 10 kota besar di Indonesia menunjukkan terjadi penurunan prioritas dalam memilih partai. Alasan kecocokan visi-misi, program, dan janji-janji parpol saat berkampanye, diakui oleh 24,78 persen responden, menjadi daya tarik utama yang mendorong mereka memilih parpol tertentu pada Pemilu 2004. Namun, kini alasan yang sama hanya menarik bagi 16,26 persen responden.

    Sebaliknya, citra elite pemimpin dan kelembagaan parpol, yang menjadi alasan bagi 24,78 persen responden untuk memilih partai tertentu pada Pemilu 2004, kini menguat menjadi 37,9 persen. Dengan demikian, rekam jejak tokoh dan aktivitas parpol menjadi bagian penting yang bisa berpengaruh besar pada pilihan publik.
    (more…)

  • Pergeseran Geopolitik Menjelang 2009

    Geopolitik pada Pemilu 2009, bisa jadi, sangat berbeda dengan pemilu sebelumnya. Pergeseran penguasaan wilayah kemungkinan akan banyak diwarnai oleh tumbuhnya kepercayaan diri partai pascapemilihan kepala daerah. Karena itu, laju pergeseran dominasi Partai Golkar dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan mungkin tidak semulus dulu.

    Setelah kekuasaan rezim Orde Baru runtuh, dominasi kekuatan politik tetap dipegang oleh dua kekuatan partai lama, Partai Golkar dan PDI-P. Partai Golkar berjaya di luar Jawa dan PDI-P di Pulau Jawa. Selama dua pemilu terakhir, peta kekuatan terus berubah.

    Pertarungan politik pada Pemilu 1999 yang melibatkan 48 parpol dimenangi oleh PDI-P yang merebut 33,74 persen suara, mengalahkan Partai Golkar yang hanya berhasil merebut 22,4 persen suara. PDI-P berhasil menang di 166 kabupaten/kota, sementara Golkar hanya mampu menguasai 114 wilayah.
    (more…)

  • Kekuatan Parpol pada Pemilu 2009

    Herbert Feith bisa disebut sebagai ”Bapak Studi Politik Indonesia Modern”.

    Buku klasiknya, The Decline of Constitutional Democracy in Indonesia, menelurkan banyak konsep, dari tipe kepemimpinan administrator dan solidarity maker, ”politik aliran,” pembagian ideologi parpol pada 1950-an, sampai ”demokrasi konstitusional” (berbasis konstitusi dan konstitusionalisme). Feith juga mewariskan model kajian pemilu, Pemilihan Umum 1955 di Indonesia.

    Memperingati 10 tahun reformasi, Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), The Habibie Center, dan The Herb Feith Foundation mengadakan seminar, 21-22 Mei 2008, bertema ”The Rise of Constitutional Democracy in Indonesia,” kebalikan judul buku almarhum. Ini pertanda, roh demokrasi konstitusional yang terkubur sejak tahun 1959 bangkit kembali sejak 1998.
    (more…)

  • Pemimpin Kelas Salon

    Keseimbangan alam dijaga oleh kekuatan serba dua, yang berpasang-pasangan, saling melengkapi, tetapi sering juga berlawanan: rendah-tinggi, hina- mulia, kotor-bersih, bengkok-lurus, pamrih-tulus, palsu-sejati.

    Semua ukuran normatif itu memberi arah, ”kiblat” hidup. Tatanan pribadi maupun kolektif, di berbagai bidang lebih kurang juga ”berkiblat” ke situ.
    (more…)

  • KIP rekrut anggota LPTQ untuk tim penguji

    BANDA ACEH – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Selatan merekrut anggota Lembaga Pendidikan Tilawatil Quran (LPTQ) setempat untuk menjadi tim penguji mampu baca Al-quran bagi bakal calon anggota legislatif (Caleg) yang maju pada pemilu 2009.

    “Kami telah merekrut empat anggota LPTQ Aceh Selatan untuk menguji kemampuan baca Al quran terhadap 479 bakal caleg dari 30 partai nasional (parnas) dan enam partai lokal (Parlok) yang telah mendaftarkan diri untuk pemilu legislatif,” kata Ketua Pokja Pencalonan KIP Aceh Selatan, Jasmiadi Jakfar, Rabu (3/9).
    (more…)

  • 119 dari 500 lembar bendera partai SIRA dicopot

    LHOKSEUMAWE – Sebanyak 119 dari 500 lembar bendera partai Suara Independent Rakyat Aceh (SIRA) yang dipasang di wilayah pemilihan dua (II), yakni di Kecamatan Muara Satu, Muara Dua, dan Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe dicopot (hilang-red) orang tak dikenal sejak seminggu terakhir.

    Rudi, Ketua Partai SIRA Kota Lhokseumawe, Rabu (3/9) merincikan beberapa lokasi (desa-red) tempat pemasangan bendera yang hilang yakni, Desa Blang Naleung Mameh 18 lembar, Batuphat Barat 09 lembar, Batuphat Timur 11 lembar, Blang Pulo 12 lembar, Padang Sakti 08 lembar, Paloh Meuria 05 lembar, dan Keude Cunda 09 lembar. Ke semua desa itu bernaung di bawah Kecamatan Muara Dua dan Muara Satu, semuanya berjumlah 77 lembar.
    (more…)

  • Kasus Pemilu Terus Muncul

    BANDA ACEH – Penerimaan panitia pengawas pemilihan umum di beberapa kabupaten di Aceh belum dilakukan, bila pun ada statusnya hingga kini belum jelas.

    Di Kab. Aceh Barat Daya pembentukan Panwaslu berdasarkan petunjuk DPR Aceh, terpaksa ditunda sampai pada tahap pengembalian formulir, dan hingga kini DPR Aceh belum memberi petunjuk lanjutan karena harus mendapat persetujuan DPR Pusat. “Belum lanjut, aturannya belum turun,” kata Ketua Komisi A DPR Kab. Aceh Barat Daya, Fakrurrazi Adami kepada Waspada, Rabu (3/9) siang.
    (more…)