Mencoba Peruntungan pada Pemilu 2009

Dalam pemilihan umum tahun 2004, partai yang keberadaannya dibidani ormas Pemuda Pancasila ini mengusung nama Partai Patriot Pancasila. Dengan nomor urut 21 dan berlambang burung garuda bersayap warna-warni, merah, hijau, dan kuning, serta perisai merah-putih lengkap diisi lambang kelima sila Pancasila, parpol ini gagal memperoleh kursi di DPR. Bukannya tidak ada yang memilih. Partai Patriot...
Read More

2.152 Caleg Dicoret

Jakarta, Kompas – Komisi Pemilihan Umum mencoret 2.152 calon anggota legislatif dari 38 partai politik peserta Pemilu 2009. KPU telah memverifikasi 14.020 caleg dan setelah diverifikasi jumlah itu tinggal 11.868 caleg. Hal itu disampaikan Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary dalam penetapan daftar calon sementara (DCS) yang dilaksanakan Jumat (26/9) sekitar pukul 20.45 dalam Rapat Pleno...
Read More

Parpol Islam Harus Garap Sumber Alternatif

Jakarta, Kompas – Berbagai partai politik Islam disarankan berani keluar dari pasar utama (captive market)-nya jika ingin mencapai target menjadi parpol dengan perolehan suara besar. Salah satu caranya adalah dengan mencoba merambah konstituen baru, yang selama ini bernaung di bawah rumah-rumah parpol ber-platform lain seperti nasionalis. Hal itu disampaikan dalam siaran pers hasil survei nasional...
Read More

PKS Bangun Basis Baru

Jakarta, Kompas – Partai Keadilan Sejahtera membangun basis baru dengan merekrut calon anggota legislatif dari kelompok muda, aktivis, dan buruh. Basis baru ini diharapkan dapat memperluas jaringan PKS yang selama ini sering dituduh eksklusif, elitis, dan perkotaan. ”Kehadiran PKS yang lengkap dengan budaya yang berbeda dengan budaya mainstream memang membuat masyarakat mudah memberi cap eksklusif...
Read More

Sosok dan Pemikiran: Logika Dakwah dari PKS

Partai yang berdiri pada era awal reformasi ini sejak awal mendeklarasikan diri sebagai partai dakwah. Sebagai partai dakwah, apa pun yang dilakukan selalu mendasarkan diri pada logika dakwah, yang selalu mengajak untuk kebaikan. Tidak mudah untuk mempertahankan diri tetap di jalurnya. Namun, juga bukan hal yang tidak mungkin dilakukan. Pada pemilu mendatang, Partai Keadilan Sejahtera...
Read More

Dapatkah PKS Bertahan sebagai Partai Dakwah?

Partai Keadilan Sejahtera, yang pada awalnya lahir dengan nama Partai Keadilan, pada Pemilu 2004 mampu memperlihatkan kuantitas dukungan yang luar biasa. Bahkan, di Provinsi DKI Jakarta yang menjadi wilayah yang cukup prestisius, PKS mampu menjadi partai yang unggul. Sejak awal dideklarasikan, PKS sudah mencanangkan diri sebagai partai dakwah. Sebuah partai berbasis massa Islam yang hadir...
Read More

Bawaslu Sedang Memproses Pelanggaran Iklan Pemilu

Jakarta, Kompas – Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu sedang memproses temuan Komisi Penyiaran Indonesia terkait dengan penayangan iklan pemilu. Kajian Bawaslu itu akan menentukan apakah pelanggaran iklan pemilu tersebut merupakan pelanggaran administrasi atau pelanggaran pidana pemilu. Anggota Bawaslu, Wirdyaningsih, mengungkapkan hal itu, Jumat (19/9), seusai pelantikan anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) dari 13 provinsi yang...
Read More

“Nahdliyin” yang Selalu Diperebutkan…

Selain militer, Nahdlatul Ulama atau NU adalah pihak yang paling sering diperbincangkan dalam sejarah pemilihan umum di Indonesia. Arah angin dukungan kelompok ini selalu diperhitungkan oleh mayoritas peserta pesta demokrasi di Tanah Air. Datangnya era reformasi pada tahun 1998, yang membuat militer kembali ke barak dan tidak terlibat lagi dalam aktivitas sosial politik praktis, telah...
Read More

Tanda Contreng Masih Diperdebatkan: Format Surat Suara Jadi Pilihan Politik

Jakarta, Kompas – Sebagian anggota Komisi II DPR masih mempertanyakan tanda contreng (V) yang dipilih Komisi Pemilihan Umum atau KPU sebagai tanda pemberian suara. KPU diharapkan segera memutuskan tanda apa yang dikategorikan sebagai suara sah dan suara tidak sah untuk segera disosialisasikan. Berbagai pertanyaan mengenai tanda contreng atau centang, bagaimana suara yang sah dan tidak...
Read More

Sembilan Caleg di Sumbar Masih di Bawah Umur

Padang, Kompas – Sembilan calon anggota legislatif atau caleg dari Sumatera Barat ternyata masih di bawah umur. Saat mendaftarkan diri sebagai caleg, mereka belum genap berusia 21 tahun. Husni Malik Kamil, anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Barat, Senin (15/9) di Padang, mengatakan, kesembilan caleg yang berusia di bawah umur itu berasal dari empat...
Read More