siwah.com

Tag: intimidasi pemilu 2009

  • Spanduk Golkar, PA dan PRA Dirobek

    SINGKIL – Suhu politik menjelang pemilu di Singkil, Ibukota Kab. Aceh Singkil agaknya mulai memanas. Pasalnya tiga spanduk masing – masing Partai Golkar, Partai Aceh (PA) dan Partai Rakyat Aceh (PRA) dirobek orang tak dikenal (OTK).

    Informasi yang dihimpun hingga tadi malam, ketiga spanduk partai politik nasional dan lokal itu dirobek di tempat berbeda, seperti halnya spanduk Partai Golkar yang dipajang di Kampong Siti Ambia, Partai Aceh (PA) di kampong Ketapang Indah dan spanduk Partai Rakyat Aceh (PRA) di Kampong Ujung Bawang.
    (more…)

  • Kantor PA Aceh Utara Diberondong: Genset Pendapa Bupati Terbakar

    LHOKSEUMAWE – Kantor Dewan Pimpinan Wilayah Partai Aceh (DPW-PA) Aceh Utara, di Meunasah Mancang, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, Senin (26/1) dinihari kemarin, dilaporkan diberondong tembakan yang menyebabkan kaca jendelanya bolong dan retak. Akibat pemberondongan yang diduga dilakukan pelaku bermobil Panther dan bersenjata laras panjang itu,

    Selain meninggalkan tiga bekas lubang dan retak di kaca jendela bagian depannya, pemberondongan yang diduga dilakukan dengan senjata laras panjang oleh pelaku yang bermobil Panther, sekitar pukul 03.15 WIB kemarin, juga menyebabkan rusaknya satu unit komputer yang ada di dalam Kantor DPW-PA Aceh Utara itu.
    (more…)

  • Kantor Partai Golkar Digranat: Kapolres: Jangan Terprovokasi

    BIREUEN – Insiden penggranatan kantor partai politik di Aceh, kini memasuki babak baru. Bila sebelumnya yang sering menjadi sasaran penggranatan atau pembakaran adalah kantor partai lokal, terutama kantor Partai Aceh (PA), kali ini giliran partai berbasis nasional (parnas) yang menjadi sasaran.

    Kamis (22/1) pukul 04.45 WIB, Kantor Dewan Pimpinan Daerah Partai Golongan Karya (DPD Golkar) Kabupaten Bireuen dilaporkan digranat orang tak dikenal (OTK). Kantor berlantai tiga itu terletak di pinggir jalan nasional, lintasan Banda Aceh-Medan, tepatnya di Desa Cureh, pusat Kota Bireuen.
    (more…)

  • KAMMI Minta Tindak Tegas Intimidasi Pemilih

    BANDA ACEH, – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) minta Panitia pengawas Pemilu (Panwaslu) agar menindak tegas pelaku intimidasi terhadap pemilih pada Pemilu 2009 di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).

    Ketua Umum KAMMI Provinsi NAD, Basri Effendi di Banda Aceh, Selasa, menyatakan, diperlukan keberanian dan sikap tegas dari Panwaslu untuk menindak cepat para pelaku intimidasi terhadap pemilih.
    (more…)

  • Ratusan Bendera dan Baliho Partai Hilang

    LHOKSEUMAWE – Aksi kriminal terhadap partai politik nasional (Parnas) kembali terjadi di Aceh Utara. Ratusan bendera dan baliho (billboard) sejumlah partai diturunkan, sebagian besar hilang dari tempatnya dan sebagian lagi dirusak atau dirubuhkan.

    Keterangan dihimpun Waspada, tadi pagi peristiwa penurunan dan pengrusakan atribut partai nasional di Kec. Tanah Jambo Aye-Aceh Utara itu diperkirakan terjadi Jumat (10/1) dinihari, oleh orang tak dikenal (OTK).
    (more…)

  • 30 Bendera PRA hilang, sticker dirobek, baleho diganti

    PEUREULAK, ACEH TIMUR – Sedikitnya 30 lembar bendera Partai Rakyat Aceh (PRA) hilang dari lokasi yang dipasang, Selasa (9/12) malam. Bahkan sticker yang ditempelkan juga dirobek serta baliho diganti dengan baleho partai lain di Kec. Peureulak, Aceh Timur.

    Ini terjadi menjelang pesta demokrasi (Pemilu), di mana jadwal pencoblosan semakin dekat. Kondisi persaingan tingkat partai politik semakin memanas dan tidak fair. Hal ini terbukti dengan masih terjadinya tindakan penghilangan, pembakaran serta merobek bendera, umbul-umbul dan poster partai.
    (more…)

  • Muspika Turunkan Pamflet PA

    LHOKSEUMAWE – Oknum TNI yang bertugas di Kecamatan Nisam dituding mencabut dua pamplet Partai Aceh (PA) di lokasi terpisah di Gampong Barat, Kecamatan Nisam, Aceh Utara, Senin (6/10) sekitar pukul 20.30 WIB. Sementara Dandim Aceh Utara, Letkol Inf Yusep Sudrajat menyatakan pencabutan itu dilakukan pihak muspika setempat karena pamflet PA itu mirip bendera GAM.

    Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Daerah I Wilayah Pase, M Jafar Daud, didampingi Sekretaris DPS PA Nisam, Ibrahim Daud, Selasa (7/10) menjelaskan, sesuai keterangan saksi mata, pamflet PA yang baru dipasang pada sore harinya itu dicabut oleh sekitar delapan personel Koramil Nisam, Aceh Utara.
    (more…)

  • 340 bendera PRA digunting

    BANDA ACEH – Aksi penurunan bendera partai politik, merobek, bahkan mengguntingnya terus terjadi di Aceh menjelang Pemilu April 2009.

    Setelah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kini giliran Partai Rakyat Aceh (PRA). “Bendera partai kami digunting, tiangnya dipatahkan,” kata Fitriadi A.Ma yang dihubungi Waspada, Minggu (12/10).
    Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Rakyat Aceh itu juga melaporkan selain bendera lima spanduk partai juga dirobek dan dibakar, Sabtu (11/10).
    (more…)

  • KPA minta polisi menindak

    BANDA ACEH – Menanggapi timbulnya dugaan pelanggaran hukum terkait penyambutan Hasan Tiro, Komite Peralihan Aceh menyatakan, tidak pernah mengeluarkan perintah atau seruan untuk melakukan pelanggaran itu, sehingga tak perlu ditarik ke urusan politik. Jika terbukti, KPA meminta polisi yang bertindak.

    Hal itu disampaikan juru bicara KPA Pusat, Ibrahim Syamsuddin dalam penyataan tertulisnya yang dikirim ke Waspada, pagi tadi. Kata dia, jauh-jauh hari sebelum Hasan Tiro mendarat di Aceh, pihaknya sudah menyerukan agar siapa pun yang terlibat dan ikut dalam kegiatan itu tidak melakukan pelanggaran hukum.
    (more…)

  • 119 dari 500 lembar bendera partai SIRA dicopot

    LHOKSEUMAWE – Sebanyak 119 dari 500 lembar bendera partai Suara Independent Rakyat Aceh (SIRA) yang dipasang di wilayah pemilihan dua (II), yakni di Kecamatan Muara Satu, Muara Dua, dan Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe dicopot (hilang-red) orang tak dikenal sejak seminggu terakhir.

    Rudi, Ketua Partai SIRA Kota Lhokseumawe, Rabu (3/9) merincikan beberapa lokasi (desa-red) tempat pemasangan bendera yang hilang yakni, Desa Blang Naleung Mameh 18 lembar, Batuphat Barat 09 lembar, Batuphat Timur 11 lembar, Blang Pulo 12 lembar, Padang Sakti 08 lembar, Paloh Meuria 05 lembar, dan Keude Cunda 09 lembar. Ke semua desa itu bernaung di bawah Kecamatan Muara Dua dan Muara Satu, semuanya berjumlah 77 lembar.
    (more…)