siwah.com

Tag: muzakkir manaf

  • Ini Kata Muzakir Manaf Jika Menangkan Pilkada Aceh

    BANDA ACEH  – Ketua Umum Partai Aceh Muzakir Manaf yang saat ini mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur Aceh mendampingi calon Gubernur Zaini Abdullah mengatakan akan menyambung dan memperbaiki beberapa program yang belum dapat dirasakan langsung untuk masyarakat.

    Dia mengatakan, program-program yang dinilainya bagus dan bermanfaat untuk masyarakat akan tetap berlanjut. Selain itu, dia akan mempertajam program-program lain yang bermanfaat langsung bagi masyarakat Aceh.

    “Seperti sektor pertanian,  banyak kendala di lapangan di mana rakyat tidak memiliki irigasi untuk pertaniannya,” kata Muzakir Manaf kepada The Atjeh Post di Kantor Pusat Partai Aceh, Rabu 22 Februari 2012.

    Selain itu, kata Muzakir, dia bersama Doto Zaini (Zaini Abdullah) juga akan memperbaiki sejumlah sektor lainnya seperti pendidikan, perindustrian, dan perkebunan. “Diharapkan nantinya masyarakat dapat memperoleh penghasilan dari sektor perkebunan,” katanya.

    Selain itu, Muzakir berencana mengupayakan para investor menanamkan modalnya di Aceh. “Asean, PIM II, dan KKA akan kami usahakan untuk dihidupkan lagi, agar masyarakat Aceh memperoleh lapangan pekerjaan,” ujarnya.

    Jika pabrik-pabrik itu hidup, Muzakir menambahkan, dirinya akan memprioritaskan orang Aceh yang menjadi pekerja di perusahan-perusahaan itu. “Putra daerah harus dipruorutaskan bekerja di situ,” ujarnya. []

    Source : Atjehpost.com

    Posted with WordPress for BlackBerry.

  • Ditanya Apakah Irwandi Lawan Terkuat, Ini Jawaban Mualem

    JAKARTA-Kandidat gubernur Aceh  Zaini Abdullah – Muzakir Manaf yakin bakal memenangkan pemilihan kepala daerah di  Aceh pada 9 April mendatang. “Kans menang 60 persen  plus,” kata Muzakir Manaf Mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM)  yang  ditemui Tempo di Pacific Place, Jakarta, Senin, malam, 30 Januari 2012.

    Muzakir menjelaskan, dia optimis menang karena Partai Aceh (PA)  yang mengusung pasangan ini memiliki kader dan jajaran PA yang solid di seluruh Aceh. Basis terkuat PA ada di Aceh Timur, Aceh Utara, Sigli, Pidie, Pidie Jaya, dan Banda Aceh. “Grass root kami cukup kuat di daerah-daerah tersebut,” ujar lelaki  48 tahun ini.

    Ditanya apakah Irwandi Yusuf merupakan lawan terkuat yang akan menghalangi kemenangan PA? Muzakir  geleng kepala. “Bukan dia, sebab dari sisa 40 persen suara akan terbagi ke masing-masing kandidat, termasuk Irwandi Yusuf, ya masing-masing dapat 5-10 persenlah, ” ucap Muzakir sambil tersenyum.

    Kini, lima  pasangan kandidat gubernur/wakil gubernur Aceh akan bertarung dalam Pilkada mendatang. Mereka adalah  pasangan  Abi Lampisang – Teuku Suriansyah (perseorangan); Irwandi Yusuf – Muhyan Yunan (perseorangan);  dan Muhammad Nazar – Nova Iriansyah (Demokrat, PPP dan Partai SIRA).

    Disusul pasangan  yang masuk pascaputusan MK yang memperpanjang waktu pendaftaran, yakni, Zaini Abdullah – Muzakkir Manaf (Partai Aceh);   dan Fakhrulsyah Mega – Zulkinar (perseorangan).

    Muzakir berjanji, akan memajukan rakyat Aceh, jika  Partai Aceh menang dalam pilkada mendatang. Pelajar dan mahasiswa akan diberi subsidi agar mereka bisa melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Lalu,   infrastruktur kesehatan akan dibangun.

    “Saat ini 90 persen rakyat  Aceh berobat di Malaysia,” ujar Muzakir. “Karena itu saya akan bangun rumah sakit di Aceh, dan akan kita minta dokter-dokter Malaysia  bekerja di rumah sakit Aceh.”

    Perjuangan yang  wajib dilanjutkan, kata Muzakir,  adalah memperhatikan  anak-anak yatim dan janda mantan pejuang GAM. “Mereka sama sekali  tak mendapat perhatian dari pemerintahan daerah saat ini.

    Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh telah  menetapkan hari pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Aceh akan dilaksanakan 9 April mendatang. Pemilihan hari tersebut disepakati siang tadi dalam rapat koordinasi antara KIP Aceh dengan KIP kabupaten dan kota.

    Source : Tempo.co

  • Wawancara Khusus Muzakir Manaf: Kami Sudi Bergandeng Tangan, Bertukar Pendapat

    Jalan panjang Partai Aceh menuju Pilkada Aceh 2012 akhirnya menemukan ujungnya setelah Mahkamah Konstitusi memutuskan membuka kembali kran pendaftaran calon kepala daerah untuk ketiga kalinya. Awalnya, sempat muncul kekhawatiran Partai Aceh menolak mendaftar seperti dalam dua kesempatan sebelumnya. Namun, sebelumnya isu bergulir jauh, Ketua Partai Aceh Muzakir memastikan partainya akan mendaftar kali ini.

    Ditemui The Atjeh Post di sebuah rumah di kawasan Ulee Kareng, Banda Aceh, Kamis sore, 19 Januari 2012, Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem ini sedang berbicara santai dengan sejumlah anggotanya. Sesekali ia tertawa kecil ketika ada yang membuat lelucon.

    Mengenakan baju biru garis-garis dan celana jeans yang terlipat bagian bawahnya, Mualem jauh dari kesan sangar, sesuatu yang pernah melekat pada dirinya ketika masih menjadi Panglima Tertinggi GAM. Sore itu, ia dikelilingi sejumlah politisi muda, anggotanya di partai bentukan mantan kombatan GAM itu. Hadir di sana antara lain Juru Bicara KPA Mukhlis Abee, Teungku Jamaica, Kautsar, dan sejumlah lelaki yang rata-rata masih berusia muda.

    Sore itu, rupanya mereka sedang menyusun persiapan untuk mendaftarkan diri sebagai calon kepala daerah. Sesekali telepon Mualem berdering. “Putusan rapat beuklam tanyoe ka pasti ta daftar lheueh Jumat,” kata Mualem saat berbicara di telepon.

    Di tengah kesibukan itu, Mualem menerima wartawan The Atjeh Post untuk sebuah wawancara khusus. Berikut petikannya.

    Mahkamah Konstitusi telah membuka kembali pendaftaran calon kepala daerah. Kapan Partai Aceh akan mendaftarkan calonnya?
    Semalam kami sudah membuat keputusan, Partai Aceh mendaftar besok selepas sembahyang Jumat (20/1/2012). Kami akan datang beramai-ramai dengan teman-teman. Pasangan yang telah kita tetapkan dulu antara Doto Zaini Abdullah dan saya sendiri (untuk posisi calon gubernur dan wakil gubernur).

    Bagaimana dengan calon kepala daerah di kabupaten/kota?
    Di kabupaten/kota, mereka semua sudah siap untuk mendaftar bupati dan walikota. Saya rasa di Aceh Jaya juga sudah mendaftar hari ini. Paling lambat dalam dua hari ini kami akan mendaftar semua. Kami tetap menjalankan komitmen untuk mendaftar.

    Kalau soal hubungan lobi-lobi politik dengan Jakarta apakah ada komitmen tertentu?
    Ya, saya rasa begitu. Kami mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada tokoh-tokoh Aceh yang ada di Jakarta karena telah membantu melobi. Bahkan beberapa orang yang komitmen untuk membantu atau melobi di pusat cukup bagus dan cukup bermakna.

    Kami juga sangat terimakasih kepada Menteri Dalam Negeri, Menko Polhukam, Mahkamah Konsitusi serta Bapak Presiden SBY sendiri. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih yang tak terhingga dengan segala upaya teman-teman di Jakarta untuk masa depan Aceh.

    Kalau soal keamanan bagaimana?
    Untuk keamanan ini tergantung di tangan kepolisian. Pun begitu, di pihak kami PA dan KPA tetap mendukung kepolisian dalam menjaga keamanan di Provinsi Aceh khususnya, dan Indonesia umumnya. Kami juga mengutuk keras tindakan-tindakan yang telah lalu, penembakan semena-mena yang terjadi kepada rakyat biasa, walaupun mereka orang luar Aceh, tetapi bagi kami cukup berduka cita terhadap musibah tersebut.

    Dengan mendaftar ke Pilkada, tentu punya cita-cita ke depan untuk Aceh dan masyarakat Aceh. Bisa dijelaskan seperti apa keinginan Anda?
    Bagi pihak kami, untuk membangun Aceh ke depan, saya harap dan saya imbau jika nanti terkabul, atau kita dapat kemenangan untuk memerintah Aceh masa depan, kita sama-sama akan membangun Aceh. Di mana ada kekurangan, kita sudi bergandeng tangn, bertukar pendapat, di mana yang kurang, apa yang patut kita buat  di segala lini lah. Terutama sekali kepada pakar-pakar di bidang tertentu yang masih kurang. Contohnya dari segi pendidikan, kesehatan dan pertanian ataupun perkebunan, khususnya untuk menyentuh ke bawah terutama sekali bagi orang-orang yang kurang mampu. Itu komitmen kami.

    Yang kedua, butir-butir MoU (Helsinki) harus disempurnakan secepatnya sebagaimana yang telah tertuang dalam Undang-undang PA (Pemerintahan Aceh). Ini pun harus segera diwujudkan supaya rakyat Aceh dapat menikmati apa yang telah terjadi dengan ada perjanjian MoU Helsinki.

    Kami juga punya keinginan, ke depan kita akan undang pakar-pakar baik itu di bidang pendikan maupun kesehatan. Sebagai contoh di bidang kesehatan. Kita akan undang dokter-dokter ahli dari luar negeri untuk memperbaiki fasilitas dan mutu kesehatan. Selama ini kalau kita lihat, banyak orang Aceh yang berobat ke luar negeri. Nanti kita akan bawa dokternya ke sini, supaya orang Aceh tidak perlu lagi berobat ke luar negeri. Di samping juga program Askes pengobatan gratis kepada masyarakat.

    Bagaimana konsep Mualem untuk Partai Aceh ke depan. Apa yang mau dikembangkan untuk Partai Aceh ini?
    Kami juga ingin membuka sayap ke semua orang Aceh dan semua suku-suku yang ada di Aceh mari kita berpayung di bawah Partai Aceh untuk membangun Aceh di masa depan. Kami membuka peluang kepada semua elemen masyakarat Aceh untuk membangun Partai Aceh.[]

    Source : Atjehpost.com

    Posted with WordPress for BlackBerry.