MENURUT Tgk Muhammad Taqiyuddin Lc, Kota Islam Samudra Pasai pun lenyap dalam perut zaman, mencapai titik kulminasi kepunahannya secara maknawi selama lebih seratus tahun terakhir. Karakteristik sejarahnya berhasil dicopot dan digantikan dengan berbagai mitos pada tempatnya. Lantas ia cuma dikenang dalam bagian kecilnya, tidak dalam bobot seutuhnya. Imperialisme boleh tertawa atas kemenangannya itu dalam kubur-kubur mereka, dan Barat boleh berbangga atas apa yang telah dipersembahkan oleh para leluhur mereka! Namun itu tentu tidak untuk selamanya.
(more…)
Tag: samudra pasai
-
Mencari Negeri yang Hilang