siwah.com

Tag: segmentasi pemilu 2009

  • Membidik Suara Pemilih Muda

    Pemilih muda, khususnya pemilih pemula, adalah potensi suara yang patut dipertimbangkan untuk dibidik oleh parpol pada Pemilu 2009. Kelompok pemilih ini belum memiliki jangkauan politik yang cukup kuat sehingga membuka peluang yang sangat besar untuk dirangkul partai politik mana pun, termasuk oleh parpol baru.

    Kelompok pemilih yang berentang usia 17-21 tahun ini adalah mereka yang berstatus pelajar, mahasiswa, serta pekerja muda. Kelompok ini jelas memiliki karakteristik yang berbeda jika dibandingkan pemilih yang sudah memiliki pengalaman mencoblos pada beberapa pemilu sebelumnya.
    (more…)

  • Memetakan Minat Pemilih Pemula

    Menyandang sebutan sebagai pemilih pemula, golongan penduduk usia 17 hingga 21 tahun tidaklah selalu buta soal politik, termasuk soal pemilihan umum yang akan dihelat negeri ini tahun depan. Pengetahuan mereka terhadap pemilu tidak berbeda jauh dengan kelompok lainnya. Yang berbeda adalah soal antusiasme dan preferensi.

    Antusiasme pemilih pemula, yaitu pemilih yang akan mengikuti Pemilu 2009 untuk pertama kalinya, terangkum dalam hasil jajak pendapat yang dilakukan Litbang Kompas pada 25-27 November. Dari sejumlah pemilih pemula yang diwawancarai melalui telepon, terungkap bahwa mayoritas (86,4 persen) menyatakan akan menggunakan hak suara mereka dalam pemilu.
    (more…)

  • Parpol Islam Harus Garap Sumber Alternatif

    Jakarta, Kompas – Berbagai partai politik Islam disarankan berani keluar dari pasar utama (captive market)-nya jika ingin mencapai target menjadi parpol dengan perolehan suara besar. Salah satu caranya adalah dengan mencoba merambah konstituen baru, yang selama ini bernaung di bawah rumah-rumah parpol ber-platform lain seperti nasionalis.

    Hal itu disampaikan dalam siaran pers hasil survei nasional Lembaga Survei Indonesia (LSI), Kamis (25/9), bertema Kekuatan Elektoral Partai-partai Islam Menjelang Pemilu 2009.
    (more…)

  • PKS Bangun Basis Baru

    Jakarta, Kompas – Partai Keadilan Sejahtera membangun basis baru dengan merekrut calon anggota legislatif dari kelompok muda, aktivis, dan buruh. Basis baru ini diharapkan dapat memperluas jaringan PKS yang selama ini sering dituduh eksklusif, elitis, dan perkotaan.

    ”Kehadiran PKS yang lengkap dengan budaya yang berbeda dengan budaya mainstream memang membuat masyarakat mudah memberi cap eksklusif kepada PKS. Namun, itu karena mereka belum banyak mengenal PKS,” ujar Sekjen PKS M Anis Matta di Jakarta, Selasa (23/9), sebelum berangkat umrah.
    (more…)

  • “Nahdliyin” yang Selalu Diperebutkan…

    Selain militer, Nahdlatul Ulama atau NU adalah pihak yang paling sering diperbincangkan dalam sejarah pemilihan umum di Indonesia. Arah angin dukungan kelompok ini selalu diperhitungkan oleh mayoritas peserta pesta demokrasi di Tanah Air.

    Datangnya era reformasi pada tahun 1998, yang membuat militer kembali ke barak dan tidak terlibat lagi dalam aktivitas sosial politik praktis, telah menurunkan peran mereka dalam pemilihan umum. Namun, tidak demikian dengan nahdliyin, sebutan untuk warga NU. Mereka justru semakin diperebutkan.
    (more…)