siwah.com

Category: Education

  • Kampanye Dua Babak

    Jika ada yang baru pada Pemilu 2009, masa kampanye ”ibu hamil” adalah salah satunya. Disebut ”ibu hamil” karena kampanye akan berlangsung sepanjang usia kandungan rata-rata ibu hamil.

    Merujuk lampiran Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor 20 Tahun 2008, jadwal kampanye dilaksanakan selama hampir sembilan bulan, mulai 12 Juli 2008 hingga 5 April 2009.
    (more…)

  • Strategi Pamungkas Tim Sukses: Optimistis Bisa Rangkul Massa

    Surabaya, Kompas – Tim sukses para calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur mengaku optimistis bisa merangkul massa mengambang yang jumlahnya sekitar 30 persen, baik yang berada di perkotaan maupun di pedesaan.

    Mereka akan menggunakan berbagai cara, mulai dari pemanfaatan elemen-elemen struktural dari partai-partai pendukung, pendekatan dari rumah ke rumah, hingga upaya mendekati para kiai yang berpengaruh dan pemilik-pemilik pabrik.
    (more…)

  • Komitmen Kandidat: Kontrak Politik Bertaburan, Realisasinya…?

    Hajatan politik di Provinsi Jawa Timur hampir berakhir. Inilah saat untuk mengingat kembali kontrak politik yang disodorkan sejumlah komunitas masyarakat kepada para kandidat kepala daerah.

    Tidak kurang dari empat kontrak politik wajib ditandatangani para kandidat bila mereka berharap dukungan dari lapisan masyarakat di Jatim. Dimulai dari ikrar ”siap menang siap kalah” para calon kepala daerah di hadapan semua pimpinan Komisi Pemilihan Umum se-Jatim dan pejabat Polda Jatim pada 19 Juni 2008.
    (more…)

  • (De)Legitimasi Pemilu

    Mahkamah Konstitusi membatalkan keotomatisan partai-partai yang tak lolos electoral threshold, tetapi mendapat kursi di DPR. Mereka dapat ikut Pemilu 2009.

    Ada sembilan partai masuk kategori ini, yaitu PKPB, PKPI, PNI-Marhaenisme, PPDI, PPDK, PP, PS, PBR, dan PBB. Keputusan ini membuat KPU dalam posisi dilematis. KPU dihadapkan pada dua pilihan, ”KPU harus menindaklanjuti keputusan MK atau mengabaikannya”.
    (more…)

  • Parnas dan Parlok Harus Bersanding di Aceh

    BANDA ACEH – Pengamat politik Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh Taqwaddin mengharapkan partai nasional dan lokal peserta Pemilu 2009 di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) mampu menjalin komunikasi lebih mesra dengan komitmen menegakkan demokrasi bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

    “Saya pikir kehadiran parnas (partai nasional, red) dan parlok (partai lokal, red) di Aceh harus mampu memajukan Aceh melalui pembentukan pemerintahan yang lebih baik, transparan, bersih dan akuntable serta berpihak kepada kepentingan masyarakat,” katanya di Banda Aceh, Minggu, menanggapi mulai memanasnya suhu politik menjelang Pemilu 2009.
    (more…)

  • Sudah Delapan Kandidat Cabup Pidie Jaya Mengundurkan Diri

    (BANDA ACEH) – Hingga memasuki tahapan pemeriksaan atau tes kesehatan dimulai, Rabu (16/7) di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh, telah tercatat 8 (delapan) kandidat calon bupati dan calon wakil bupati (cabup dan cawabup) Pidie Jaya, secara bersamaan resmi menyatakan pengunduran diri dari calon orang nomor satu dan nomor dua di daerah yang baru setahun lebih dimekarkan itu.
    (more…)

  • Black Campaign Hiasi Pilkada Pidie Jaya

    (SIGLI) – Suhu politik menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pidie Jaya makin memanas. Berbagai upaya menjatuhkan saingan politik terus dilakukan masing-masing pendukung kandidat.

    Alasan itu berbagai pihak mengharapkan, para kandidat calon bupati dan wakil yang akan bertarung dalam Pilkada Pidie Jaya, dapat menyebarkan konsep perdamaian dan pendidikan politik saat melakukan kampanye. Hal ini penting untuk menjaga makna demokrasi terhadap pilihan rakyat dan perdamaian Aceh yang telah lama dirintis.
    (more…)

  • Perempuan Gugat Parlok Aceh

    (LHOKSEUMAWE) – Sejumlah perempuan Aceh menggugat partai politik lokal (Parlok) dalam menentukan perjuangan nasib perempuan.

    Diskusi itu melibatkan ratusan perempuan dari berbagai organisasi masyarakat dengan perwakilan enam parlok Aceh yang lulus verifikasi mengikuti Pemilu, bertempat di aula Gedung Teungku Hasbi Ash Siddieqy Lhokseumawe, Kamis (17/7).
    (more…)

  • Parlok Aceh Tantang Perempuan Berpolitik dalam Pemilu 2009

    (LHOKSEUMAWE) – Sejumlah partai lokal (Parlok) menantang perempuan Lhokseumawe berpolitik melalui partai. Kurangnya keterlibatan perempuan dalam pemilihan legislatif selama ini, akibat minimnya perempuan terlibat langsung dalam kancah politik melalui kepengurusan partai.

    Partai Aceh Aman Sejahtera (PAAS) mengajak para kaum perempuan ikut terlibat dalam kepengurusan partai tersebut, sehingga dalam Pemilu 2009 dapat ikut dalam pemilihan legislatif. Partai Daulat Aceh (PDA) menantang para perempuan yang berpotensi untuk ikut menjadi penapung aspirasi rakyat melalui partainya. Sementara Partai Aceh (PA) kobarkan semangat perempuan lintas partai untuk bangkit. Sedangkan Partai Rakyat Aceh (PRA), dan Partai Bersatu Aceh (PBA) juga berjanji akan memperhatikan keterlibatan perempuan dalam pemilihan legislatif.
    (more…)

  • Perilaku Pemilih: Politik Uang dan Demokrasi Kita

    ”Milih sing ngeke’i kaos ambe duit ae (memilih yang memberi kaus dan uang saja),” ujar Lastri (35), pedagang kaki lima di Sidoarjo, Jawa Timur, saat ditanya siapa yang akan dipilih dalam pemilihan Gubernur Jawa Timur periode 2008-2013 yang dilaksanakan 23 Juli mendatang.

    Ungkapan seperti disampaikan Lastri belakangan ini beberapa kali terdengar di Jatim saat pertanyaan serupa diajukan. Jawaban itu agaknya juga dipahami sebagian atau bahkan semua pasangan calon kepala daerah yang tengah bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jatim.
    (more…)