siwah.com

Blog

  • Ribuan Warga Pijay tak Bisa Memilih

    MEUREUDU – Sebanyak 8.224 warga Kabupaten Pidie Jaya dilaporkan tidak bisa memilih karena tidak terdaftar sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang ada pada Komisi Independen Pemilihan (KIP) setempat.
    Jumlah itu didasarkan pada data Dinas Kependudukan, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pidie Jaya yang menyebutkan bahwa jumlah warga kabupaten itu yang sudah wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebanyak 98.935 orang. Sementara jumlah DPT berdasarkan data KIP Pidie Jaya, hanya 90.711 orang. Artinya, jumlah warga wajib KTP dikurangi jumlah DPT, sehingga tersisa 8.224 warga lagi yang tidak bisa memilih pada Pemilu nanti.
    (more…)

  • Carter Center pantau Pemilu di NAD

    BANDA ACEH – Lembaga internasional, Carter Center telah mendaftar ke Komisi Independen Pemilihan (KIP) Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) untuk memantau pelaksanaan Pemilu 2009 di NAD.

    Ketua Pokja Pemantau KIP NAD, Nurjani Abdullah di Banda Aceh, Selasa, menyatakan, selain itu lembaga nasional, yaitu Komite Independen Pemantau Pemilu Indonesia (KIPPI), juga telah melapor ke KIP untuk memantau pelaksanaan pemilu di Aceh.
    (more…)

  • Suara pemilih rawan rusak

    MEUREUDU – Perubahan cara pemberian suara dalam Pemilihan Umum (Pemilu) legislatif tahun 2009 yang sudah diambang pintu, mengundang dan berpotensi meningkatnya jumlah suara rusak, terutama karena masih banyak warga di pedalaman belum mengetahui perubahan tersebut.

    Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Malem Dagang, memprediksi 50 persen suara yang diberikan masyarakat di daerah itu pada Pemilu nanti rawan kerusakan atau tidak sah. Lembaga itu telah merampungkan survey untuk isu terkait, baru-baru ini.
    (more…)

  • Parpol tidak gelar kampanye karena intimidasi

    BANDA ACEH – Sebagian besar partai politik peserta Pemilu 2009 di Kabupaten Aceh Timur tidak menggelar kampanye rapat umum, karena mendapat intimidasi dari kelompok tertentu.

    Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Aceh Timur, Abdul Muthalib Ibrahim di Banda Aceh, Rabu, menyatakan, banyak parpol, baik nasional maupun lokal tidak berani menggelar kampanye terbuka, karena mendapat ancaman pembunuhan dari kelompok tertentu.
    (more…)

  • Perdamaian Aceh di ujung tanduk

    IDI – Konflik lintas partai politik (Parpol) yang belakangan kerap terjadi di Aceh akibat perbedaan kepentingan politik, termasuk aksi penghilangan dan pengrusakan atribut partai dinilai dapat menggiring perdamaian Aceh ke ujung tanduk. Bahkan berpotensi melahirkan konflik baru di Bumi Serambi Mekkah.

    Penilaian ini disampaikan Ketua GeMPAR-ACEH, Auzir Fahlevi, SH melalui siaran pers diterima Waspada Online di Idi, tadi malam. Menurutnya, jika konflik ‘bawah tanah’ antar parpol berlanjut, secara perlahan menimbulkan kekecewaan massa pendukung parpol yang merasa menjadi korban. Kekecewaan ini bukan mustahil bakal bermuara pada aksi balas dendam berbau anarkis, hingga menyulut api konflik baru sesama masyarakat Aceh.
    (more…)

  • Omong kosong Partai Aceh menang, Aceh merdeka

    KUALASIMPANG – Omong kosong jika orang menyatakan kalau Partai Aceh (PA) menang pada Pemilu 2009 di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), maka Aceh akan merdeka.

    Suara-suara miring itu tidak benar sama sekali dan tidak ada dasar serta mekanismenya dalam MoU Helsinki yang telah ditandatangani Pemerintah RI dan GAM pada tahun 2005, tegas Tgk. Hamdani Abu Bakar dalam orasinya pada kampanye terbuka Partai Aceh (PA) di Lapangan Sepak-bola, Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat lalu.
    (more…)

  • Panwas temukan 9 pelanggaran di Aceh Selatan

    TAPAKTUAN – Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Aceh Selatan menemukan sembilan kasus pelanggaran kampanye yang dilakukan peserta Pemilu 2009.

    “Hingga hari ke-11 masa kampanye rapat umum, kami telah mencatat sembilan kasus pelanggaran yang dilakukan partai politik atau para caleg peserta pemilu,” kata Ketua Panwaslih Aceh Selatan, Yusrizal di Tapaktuan, tadi malam.
    (more…)

  • 25 LSM calon pemantau Pemilu di Aceh diverifikasi

    BANDA ACEH – Komite Independen Pemilihan (KIP) Aceh telah menerima pengajuan 25 lembaga swadaya masyarakat (LSM) untuk menjadi pemantau Pemilu 2009 di wilayah Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Sampai saat ini, sudah tiga LSM yang mengembalikan formulir permohonan akreditasi dan validasi ke KIP Aceh.

    “Tiga sudah mengembalikan formulir pendaftaran dari 25 LSM yang mengajukan permohonan,” kata ketua kelompok kerja organisasi KIP, Nurjani, tadi malam.
    (more…)

  • Pemilih Ber-KTP Ganda Masuk DPT Aceh Utara

    LHOKSEUMAWE – Dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang telah dikeluarkan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Utara, ditemukan ratusan pemilih yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan nama ganda. Tak hanya itu, sejumlah anggota TNI juga tercantum dalam DPT tersebut.

    Adanya KTP dan nama yang diduga ganda, serta anggota TNI yang masuk dalam DPT ini, diketahui jajaran Kodim 0103/Aceh Utara. Dandim Aceh Utara Letkol Inf Yusep Sudrajat, dalam konferensi pers, Senin (23/3) mengatakan, hal ini berawal dari penemuan pihaknya terhadap adanya sembilan anggota TNI yang masuk dalam DPT Aceh Utara, dua minggu lalu.
    (more…)

  • Kampanye Caleg Menggelikan

    BANDA ACEH – Kampanye para calon legislator menggelikan dan program yang dipaparkan terlalu mengada-ada. Misalnya, ada caleg yang berjanji akan menggratiskan biaya pendidikan, kesehatan serta BBM pada masyarakat apabila ia terplih.

    Janji ini terekam dari dialog Serambi dengan beberapa warga baru-baru ini. “Ada caleg yang menyatakan, kalau ia terpilih maka dana pembagian hasil migas bisa dikelola 70 persen oleh pemerintah Aceh. Imbas dari semua ini rakyat Aceh tidak usah bekerja dan akan mendaoat gaji,” ujar Nur seorang perempuan dari Lhokseumawe.
    (more…)