siwah.com

Blog

  • PPP Tunggu Masukan dari Rakyat soal Politisi Busuk

    Jakarta, Kompas – Laporan dari masyarakat yang produktif tentang rekam jejak calon anggota legislatif sangat dinantikan Partai Persatuan Pembangunan atau PPP. Itu sebabnya masukan dari rakyat, baik perorangan maupun melalui lembaga, akan disikapi dengan produktif. Apalagi, PPP mengharapkan calon anggota legislatifnya merupakan orang terpilih dan tak terlibat korupsi, serta mempunyai moral berkualitas.

    Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal PPP Irgan Chairul Mahfiz di Jakarta, Rabu (13/8). ”PPP menyambut baik sebab pada dasarnya semua laporan masyarakat harus diserap, terutama tentang rekam jejak caleg. Kami menunggu dengan senang saat Indonesian Corruption Watch berkeinginan menyampaikan nama politisi busuk ke parpol,” ujarnya.
    (more…)

  • Presiden Setuju Caleg Tidak Nomor Urut: Syarat 30 Persen Caleg Perempuan Wajib Dipenuhi

    Jakarta, Kompas – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengemukakan, pemerintah dan Partai Demokrat menyambut baik penerapan sistem proporsional terbuka tanpa nomor urut untuk penentuan anggota legislatif oleh sejumlah partai politik.

    Sistem proporsional terbuka dinilai lebih adil karena memberikan kesamaan kesempatan kepada calon anggota legislatif (caleg).
    (more…)

  • pemilu 2009: Petugas Kesulitan Perbaiki Daftar Pemilih

    Jakarta, Kompas – Daftar Pemilih Sementara Pemilu 2009 yang sudah dipasang di sejumlah daerah dipastikan tidak memiliki kualitas seragam. Kondisi itu terjadi akibat kesulitan Petugas Pemutakhiran Daftar Pemilih dan Panitia Pemungutan Suara dalam memperbaiki Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu.

    Hal itu diungkapkan Manajer Program Lembaga Penelitian Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) Fajar Nursahid di Jakarta, Rabu (13/8). Petugas Pemutakhiran Daftar Pemilih (PPDP) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) menyadari kualitas Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) yang diserahkan Departemen Dalam Negeri sangat buruk. Namun, sebagian besar PPDP/PPS belum dapat memutakhirkannya karena berbagai kendala.
    (more…)

  • 180 Caleg Partai Aceh Ikut Seleksi

    LHOKSEUMAWE – 180 calon anggota legislatif (Caleg) untuk Dewan Pimpinan Wilayah Partai Aceh (DPW PA) Kabupaten Aceh Utara, Senin (11/8) mengikuti test tertulis dan tes lisan. Tes yang berlangsung di Sekretariat DPW PA Aceh Utara di kawasan Mon Geugong itu dilaksanakan mulai pukul 10.00 WIB-12.00 WIB.

    Mereka yang diusung sebagai Caleg dipilih dari berbagai elemen masyarakat, seperti cendikiawan, alim ulama, tokoh masyarakat, dan unsur GAM. “Proses pemilihan itu dilakukan untuk menjaring figur-figur terbaik yang akan kita ajukan sebagai Caleg,” kata Ketua DPW PA Aceh Utara, Tgk Zulkarnaini Hamzah kepada wartawan usai pelaksanaan seleksi, kemarin.
    (more…)

  • Seminar Tiga Tahun MoU Helsinki: Jangan Kembalikan Aceh ke Era Konflik

    BANDA ACEH – Masa depan perdamaian Aceh masih meretas jalan panjang dan penuh rintangan. Untuk itu, merupakan kewajiban semua pihak menjaga agar konflik tidak kembali terulang yang pada akhirnya membuat masyarakat Aceh harus kembali didera penderitaan.

    Hal itu dikatakan mantan anggota Juru Runding Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Helsinki, dr Zaini Abdullah, saat menyampaikan sambutan pada Seminar Tiga Tahun MoU Helsinki bertajuk Merajut Persaudaraan Menuju Damai Abadi di Aceh yang berlangsung di Hermes Palace Hotel, Selasa (12/8) kemarin.
    (more…)

  • Komisi A DPRA tak Ubah Syarat Mampu Baca Quran

    BANDA ACEH – Komisi A DPRA menyatakan tidak akan mengubah ataupun mencabut isi Pasal 13 huruf c dan Pasal 36 Qanun Nomor 3 Tahun 2008 tentang Partai Politik Lokal (Parlok) yang mengatur persyaratan mampu baca Quran bagi calon anggota legislatif dari parlok maupun partai politik nasional (parnas).

    “Hasil telahaan Komisi A yang dihadiri satu orang Pimpinan DPRA dalam rapat barusan, kita tetap bertahan pada draf awal isi Qanun Parlok yang disahkan pada pertengahan Juni 2008,” kata Ketua Komisi A DPRA, Khairul Amal kepada Serambi, seusai rapat Komisi A DPR Aceh, Selasa (12/8) kemarin.
    (more…)

  • Tidak Ada Mantan GAM Anti Damai

    BANDA ACEH – Mantan petinggi Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Dr Zaini Abdullah menyatakan tidak ada mantan anggota GAM anti perdamaian yang telah terjalin di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).

    “Saya kira tidak ada mantan GAM yang anti perdamaian. Kalaupun ada pihak-pihak yang berupaya menggiring Aceh kedalam suasana konflik maka itu adalah musuh kita semua,” katanya kepada wartawan di Banda Aceh, Selasa.
    (more…)

  • Aceh Siap Ikuti Pemilu Damai Tanpa Panwaslu

    BANDA ACEH – Masyarakat NAD siap mengikuti Pemilihan Umum 2009 secara damai meskipun kemungkinan tanpa kehadiran Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu).

    “Kalau Badan Pengawas Pemilu tetap mengotot pada pendiriannya dalam menentukan anggota Panwaslu Aceh hanya tiga orang, DPR Aceh akan menolak. Kemungkinan Pemilu di daerah ini tanpa lembaga pengawas,” kata Ketua Komisi A DPRA Khairul Amal di Banda Aceh, Selasa.
    (more…)

  • Sikapi Pemilu Dengan Arif

    BANDA ACEH – Komisi A DPR Aceh yang membidangi masalah politik, hukum dan keamanan mendesak berbagai elemen untuk lebih arif dalam menyikapi proses demokrasi di tanah rencong. Kendati tanpa Panitia Pengawas Pemilu (panwaslu), kegiatan tersebut harus berlangsung damai.

    Ketua Komisi A DPR Aceh, Khairul Amal, SE mengatakan dalam masa kampanye ini, kisruh kecil dalam Pemilu yang terjadi selama ini masih pada tahap wajar. “Yang penting, jangan bikin pernyataan yang meresahkan,” pintanya menyikapi pertanyaan Waspada, Selasa (12/8).
    (more…)

  • KIP Aceh alami kendala soal tes baca Al-Quran

    BANDA ACEH – Komisi Independen Pemilihan (KIP) kabupaten/kota di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) akan mengalami kendala apabila diberlakukan tes mampu baca Al-Quran sebagai salah satu syarat menjadi calon anggota legislatif pada Pemilu 2009, karena menyangkut waktu dan dana.

    “Apabila tes mampu baca Al-Quran bagi calon anggota legislatif diberlakukan, maka KIP akan mengalami kendala dalam pelaksanaannya, yakni masalah waktu dan dana yang tidak disediakan KPU pusat,” kata Ketua KIP Kota Langsa, Agusni di Banda Aceh, Rabu.
    (more…)