Tim Sukses Yusri Melon Dilempari Minyak Makan

MEUREUDU – Hari-hari menjelang proses pemilihan kepala daerah (pilkada) Pidie Jaya putaran II, masing-masing calon terus berusaha menebar simpati. Seperti dilakukan Yusri Yusuf atau yang lebih dikenal dengan panggilan Yusri Melon. Calon yang satu ini –melalui tim suksesnya– membagi-bagikan minyak makan kepada masyarakat, tak peduli apakah masyarakat pendukung atau bukan pendukung. Kebijakan ‘pukul rata‘ ini...
Read More

Membidik Suara Pemilih Muda

Pemilih muda, khususnya pemilih pemula, adalah potensi suara yang patut dipertimbangkan untuk dibidik oleh parpol pada Pemilu 2009. Kelompok pemilih ini belum memiliki jangkauan politik yang cukup kuat sehingga membuka peluang yang sangat besar untuk dirangkul partai politik mana pun, termasuk oleh parpol baru. Kelompok pemilih yang berentang usia 17-21 tahun ini adalah mereka yang...
Read More

Iklan Politik dan Nasib Suatu Bangsa

Qui se laudari gaudent verbis subdolis, sera dat poenas turpes paenitentia (Barangsiapa gembira dengan kata-kata penuh tipuan, maka penjelasan yang terlambat akan memberikan hukuman yang memalukan) (Phaedrus 15 BC – AD 50) Political marketing, sebagai rangkaian kegiatan memasarkan cita-cita politik untuk mendapatkan dukungan publik, tidak dapat dihindarkan dalam kehidupan demokratis.

Pengetahuan soal Pemilu 2009 Rendah

Semarang, Kompas – Isu paling kuat berkaitan dengan persiapan Pemilihan Umum 2009 adalah minimnya sosialisasi pemilu oleh Komisi Pemilihan Umum di daerah. Berdasarkan survei prapemilu pada 2.500 responden hasil kerja sama KPU dan Polling Centre menunjukkan, 61 persen atau mayoritas masyarakat mengaku tidak mengetahui bulan pelaksanaan pemilu. Dosen Jurusan Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan...
Read More

Jumlah Pemilih Berubah: Bawaslu Akan Kirimkan Teguran kepada KPU

Jakarta, Kompas – Jumlah pemilih pada Pemilu 2009 yang diumumkan Komisi Pemilihan Umum pada Daftar Pemilih Tetap atau DPT, Senin (24/11) tengah malam, mengalami perubahan dibandingkan DPT yang diumumkan satu bulan lalu. Sebagian besar perubahan terjadi akibat kesalahan pemasukan data oleh petugas di KPU kabupaten/kota. Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary mengumumkan, pemilih sebanyak 171.068.667 orang,...
Read More

Jangan Abaikan Pemilih Loyal

Klaten, Kompas – Persyaratan calon anggota legislatif atau caleg terpilih meraih minimal 30 persen suara tidaklah cukup. Caleg harus terus membangun basis pemilihnya dan membuat menjadi pemilih loyal. Namun, kalau pemilih sudah loyal, caleg tidak boleh mengabaikan mereka. Demikian dikatakan Rainer Heufers, Kepala Perwakilan Friedrich Naumann Stiftung (FNS), lembaga nirlaba yang berkonsentrasi pada peningkatan kualitas...
Read More

Mengokohkan Sistem Presidensial

Di antara perjalanan kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dari Meksiko ke Brasil, saya membaca artikel Donny Gahral Adian, ”Kediktatoran Konstitusional” (Kompas, 17/11/2008). Artikel yang menarik dan dengan tepat menggambarkan urgensi kehadiran sistem presiden- sial yang kokoh di Tanah Air. Tulisan berikut menegaskan bahwa sistem demikian hanya mungkin lahir lewat ramuan tepat di antara desain konstitusional...
Read More

Simalakama Koalisi Presidensial

Sejak Pemilihan Umum 1999, Indonesia beralih dari sistem kepartaian dominan menjadi sistem kepartaian majemuk. Melalui perubahan UUD 1945, peralihan itu diikuti dengan purifikasi sistem pemerintahan presidensial. Salah satu upaya purifikasi tersebut, presiden dan wakil presiden dipilih secara langsung. Gambaran praktik sistem presidensial yang dibangun dengan model kepartaian majemuk baru dapat dilihat agak lebih utuh setelah...
Read More

Anwar Ibrahim dan Peralihan Kekuasaan

September sepuluh tahun lalu adalah bulan yang penuh bencana bagi Deputi PM Malaysia Anwar Ibrahim. Bintangnya yang tadinya gemerlap mendadak pudar dan lenyap. Pada bulan itu PM Mahathir Mohammad mencopotnya sebagai menteri keuangan dan deputi PM. Masih pada bulan yang sama, Anwar Ibrahim dikeluarkan dari UMNO, partai puak Melayu yang berkuasa. Saat itu posisinya sebagai...
Read More

Iklan Pemilu

Saat menjadi narasumber Rapat Kerja Kontras di Cipanas, Jumat (21/11/2008), Robertus Robet—dosen UNJ dan Sekjen Perhimpunan Pendidikan Demokrasi—mengatakan, ”Iklan politik di televisi lebih banyak bohong daripada melakukan pendidikan politik pada rakyat. Seperti iklan obat, mana mungkin orang sembuh sakitnya sepuluh menit setelah minum obat.” Sehari kemudian (22/11/2008) saat mempertahankan disertasi doktor bidang filsafat di Sekolah...
Read More