INILAH.COM, Jakarta – Konflik Israel-Palestina menjadi ajang bagi rivalitas partai-partai Islam. Setelah ribuan massa PKS memprotes AS dan Israel, giliran Partai Bulan Bintang (PBB) melancarkan demo dan menyiapkan ratusan Brigade Hizbullahnya untuk dikirim ke Palestina.
Tujuannya jelas untuk memikat massa Islam agar simpati pula ke PBB, tak hanya ke PKS yang melambaikan bendera berangka delapan dalam aksi demo mereka. Konflik Israel-Palestina memang telah menjadi ‘arena’ bagi competition of political desires di kalangan partai-partai Islam di Indonesia.
Meminjam bahasa Goenawan Mohamad, kompetisi itu bisa saja menjadi competition of disconnected desires karena kepentingan yang saling bertabrakan.
Untuk ‘mengimbangi’ manuver PKS, kini PBB menyiapkan 500 Brigade Hizbullah ke Palestina untuk menentang serangan Israel. Jika tidak diizinkan, pasukan berani mati ini akan melakukan penyusupan ke Israel dan Palestina untuk membela Hamas yang dihujani bom Israel.
Sejauh ini, Israel terus melakukan gempuran terhadap Palestina. Dalam serangan yang berlangsung tidak seimbang itu, korban tewas lebih dari 400 orang dan yang mengalami luka-luka lebih dari 1.720 orang. Pernyataan PBB menyebutkan sekitar 62 warga sipil tewas.
Tak hanya penduduk Palestina yang banyak mati syahid, serangan militer Israel yang membabi buta itu juga menghancurkan fasilitas-fasilitas publik seperti universitas, masjid, rumah sakit, dan lain-lain.
Dunia internasional pun mengecam dan mengutuk tindakan brutal militer Israel itu. “Kita sudah menyiapkan kader hampir 500 orang, dan mereka semua sudah terlatih untuk itu,” ujar Komandan Brigade Hizbullah PBB Afriansyah Noor.
Kader-kader yang disiapkan tersebut, adalah kader yang pernah ikut saat Palestina pernah diserang Israel. “Saat ada aksi penyerangan beberapa waktu lalu di Palestina, mereka pernah ikut serta,” tandasnya.
Jalur yang nantinya ditempuh, merupakan jalur tikus yang tidak diketahui pemerintah. “Jadi kita nanti akan menyusup, akhirnya sampai ke Afghanistan hingga ke Palestina,” jelasnya.
Di tempat yang sama Sekjen PBB Sahar L Hassan menyatakan, saat ini partainya tinggal menunggu sikap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) usai Presiden SBY mengirimkan suratnya. Jika memang tidak ada tindakan tegas, Partai Bulan Bintang perlu melakukan cara-cara lain.
“Kita menanti saja hasilnya, kalau tidak direspon secara signifikan, mungkin perlu cara-cara lain. Misalnya mengirimkan tenaga-tenaga medis, juga menggalang bantuan dana,” kata Sahal.
Bulan Bintang memang sudah siap untuk terjun langsung ke Palestina. Kalau ditanya soal keberanian, Brigade Hizbullah jangan ditanya lagi. Karena dalam konsep brigade itu mati paling bagus itu mati syahid.
Posisi Indonesia di negara-negara Islam memang cukup kuat. Lawatan Hidayat Nur Wahid yang menjadi utusan Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara untuk bertemu Liga Arab, menunjukkan kuatnya lobi tokoh muslim Indonesia di Timur Tengah.
Sehingga cukup tepat jika partai-partai Islam memanfaatkan posisi Indonesia untuk membantu perjuangan rakyat Palestina. Partai Islam sekaligus juga menyelam sambil minum air, sambil menolong bangsa Palestina juga sekaligus mendongkrak popularitas partainya. [E1]
Source : inilah.com
Sepertinya rakan siwah sangat menyukai politik ya…
Isi blognya politik semua…
Sesekali santailah bahas sastra gitu…
Atau musik…
Jangan selalu yang berat2…
pusing juga…
==Ini hanya sekedar usul==
gpp.. tetap melangkah dalam jalur politik.
pantau terus kegiatan si PKS -_-