siwah.com

Tag: suara terbanyak caleg pemilu 2009

  • Cetro: Belum Tentu Sistem Suara Terbanyak Merugikan

    JAKARTA – Penetapan calon anggota legislatif (caleg) dengan sistem suara terbanyak, belum tentu merugikan caleg perempuan. Karena, jauh sebelum MK memutuskan mengenai suara terbanyak itu, posisi mereka pun belum tentu diuntungkan.

    “Tentu saya tidak bisa secara tegas mengatakan putusan MK tidak merugikan perempuan. Yang saya perlu katakan, dengan kondisi sebelum putusan MK ada perempuan yang juga tidak diuntungkan,” kata Direktur Eksekutif Cetro, Hadar Gumay saat berbincang dengan okezone, Kamis (25/12/2008).
    (more…)

  • Sistem Suara Terbanyak Hanya Untungkan Caleg Berduit

    JAKARTA – Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai penetapan calon anggota legislatif (caleg) dengan sistem suara terbanyak dianggap tidak adil bagi caleg perempuan, dan menguntungkan caleg-caleg yang memiliki uang.

    “Keputusan ini menguntungkan caleg berduit dan ini bisa mempermudah kemenangan caleg berduit tersebut,” ujar anggota Fraksi PKB Nursyahbani Katjasungkana ketika dihubungi okezone, Kamis (25/12/2008).
    (more…)

  • Niat Parpol Gunakan Suara Terbanyak Hanya Basa-basi Politik

    Jakarta, Kompas – Keinginan sejumlah partai politik untuk menggunakan sistem suara terbanyak dalam menentukan calon anggota legislatif terpilih dinilai hanya sekadar basa-basi politik. Niat itu seharusnya diwujudkan parpol saat membahas Rancangan Undang-Undang Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD beberapa waktu lalu.

    Demikian diungkapkan peneliti politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Indria Samego, di Jakarta, Selasa (19/8). Tujuan utama parpol mengumumkan penggunaan sistem suara terbanyak untuk menentukan caleg terpilih sesudah UU yang mengaturnya disahkan hanya untuk menarik dukungan dan popularitas dari masyarakat.
    (more…)

  • Aturan Suara Terbanyak Membuat Kualitas Anggota DPR Turun

    JAKARTA–MI: Diterapkannya anggota legislatif terpilih dari yang mendapatkan suara terbanyak membuat kualitas anggota DPR turun. Masyarakat akan cenderung memilih mereka yang populer jika dibandingkan perhitungan kualitas.

    Hal itu terungkap dalam diskusi bertajuk Pemilu 2009: Nomor Urut atau Suara Terbanyak di Gedung DPD Komplek Parlemen Senayan Jakarta, Jumat (15/8).
    (more…)