Jakarta – Kepercayaan masyarakat sempat menurun kepada Partai Golkar setelah jatuhnya Orde Baru. Namun tidak dinyana, dalam Pemilu 2004, Partai Golkar mempunyai kursi terbanyak di DPR. Dalam Pemilu 2009 mendatang, Partai Golkar akan dijagokan kembali tapi oleh pemilih muda yang baru saja nyoblos.
(more…)
Author: fakhrurrazi amir
-
Survei CSIS: Golkar Dijagokan Pemilih Pemula
-
Indra J Piliang: Prabowo Keluar, Golkar Makin Solid
Jakarta – Hengkangnya Prabowo Subianto dari Partai Golkar menimbulkan 2 akibat terhadap kekuatan partai berlambang pohon beringin itu. Bisa berkurang, bisa juga bertambah.
“Bisa mengurangi, bisa saja malah bertambah kuat Golkar. Karena Prabowo itu dihitung sebagai salah satu faksi,” ujar pengamat politik dari Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Indra J Piliang di Kantornya, Jl Tanah Abang III, Jakarta Pusat, Selasa (15/7/2008).
(more…) -
Survei CSIS: Capres Dipilih Bukan Karena Partainya
Jakarta – Masyarakat Indonesia cenderung lebih memilih presiden berdasarkan personalitasnya bukan partai pengusungnya. Inilah hasil survei CSIS untuk Pemilu 2009.
Survei CSIS ini dilakukan di 13 provinsi di Indonesia yang mempunyai kursi anggota dewan terbesar di DPR. Survei diambil pada 11-17 Mei 2008 terhadap 3.000 responden dengan metode alat bantu menunjukkan foto figur dari masing-masing tokoh 34 partai yang ikut dalam Pemilu 2009.
(more…) -
PR Terberat Prabowo Soal Citra
Jakarta – Pilihan calon presiden (capres) pada Pemilu 2009 akan makin banyak. Satu yang baru muncul adalah Prabowo Subianto. Ya, Prabowo yang mantan Danjen Kopassus itu. Yang sering muncul di iklan televisi mengajak masyarakat agar lebih menghargai dan mau mengkonsumsi produk pertanian domestik itu.
(more…) -
Parpol Siap Hindari Black Campaign
JAKARTA – Sejumlah partai politik (parpol) berkomitmen menghindari black campaign (kampanye negatif). Pasalnya, kampanye dengan tipologi menyerang tersebut terkadang mencederai proses demokrasi.
Wakil Ketua Umum DPP Partai Damai Sejahtera (PDS) Denny Tewu mengatakan, dalam rangka pembelajaran politik bagi rakyat, kampanye bersih dan santun harus dikedepankan.
(more…) -
KPU Akan Buat Juklak Kampanye
JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan segera membuat petunjuk pelaksanaan (Juklak) peraturan kampanye yang telah diatur dalam peraturan KPU No 19 tahun 2008. Pembuatan juklak tersebut dirasa penting untuk mencegah adanya multi tafsir atas defenisi kampanye baik antara KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) maupun dengan parpol peserta pemilu dan masyarakat.
(more…) -
Hore…! Masih Ada Swing Voters 30 Persen
JAKARTA – Peluang parpol peserta pemilu untuk merebut simpati masyarakat masih terbuka lebar. Hingga hari ini masih terdapat 30 persen pemilih yang belum menentukan parpol pilihannya dalam Pemilu 2009.
“Masih ada 30 persen dari 3 ribu populasi responden yang menyatakan belum memiliki pilihan parpol hingga hari ini,” ujar Ketua Tim Survey CSIS, Nico Teguh Hardjanto dalam acara Pemaparan Hasil Survey Perilaku Pemilih Indonesia 2008 di Kantor CSIS, Jakarta, Selasa (15/7/2008).
(more…) -
Meski Efektif, BRTI Belum Ijinkan Kampanye Pemilu via Ponsel
JAKARTA – Berkampanye melalui media ponsel merupakan langkah yang efektif. Namun hingga kini belum ada kejelasan regulasi yang mengatur tata cara berkampanye melalui perangkat genggam tersebut.
“BRTI menyadari bahwa 100 juta lebih pengguna telepon genggam merupakan media yang efektif untuk berkampanye. Namun hingga kini kami belum dapat penjelasan dari KPU mengenai peraturan tersebut,” ujar Anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Heru Sutadi saat dikonfirmasi melalui telepon genggam, Senin (14/7/2008).
(more…) -
KPU Lepas Tangan Soal Kampanye Pemilu via Ponsel
JAKARTA – Kampanye menggunakan media ponsel dianggap Komisi Pemilihan Umum (KPU) bukan wewenang mereka. Bahkan KPU melimpahkannya kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).
“Kampanye lewat SMS itu kan masuk ke dalam kriteria media elektronik. Dan itu bukan wewenang KPU melainkan KPI sebagai pihak yang berwenang mengatur tata cara penyiaran melalui media elektronik,” ujar anggota KPU Sri Nuryanti saat dikonfirmasi okezone di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (14//2008).
(more…) -
Pengamat: Banwaslu Berwenang Awasi Kampanye via Ponsel
JAKARTA – Menurut pengamat Telekomunikasi, baik Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) ternyata dirasa tidak memiliki kewenangan secara eksplisit untuk mengatur konten kampanye pemilu yang melibatkan ponsel. Namun Badan Pengawas Pemilu (Banwaslu) memiliki wewenang untuk mengawasi.
“Jika konten kampanye parpol melalui media koran, radio, tv dan media luar ruang diawasi oleh Banwaslu maka, menurut hemat saya, sudah menjadi tugas Panwaslu juga untuk ikut mengawasi konten kampanye yang di-broadcast lewat SMS,” ujar pengamat telekomunikasi Maswigrantoro Roes Setiyadi melalui balasan surat elektroniknya, Selasa (15/7/2008).
(more…)