siwah.com

Category: Opinion

  • Pemasaran Partai Politik

    Sudah pasti pemilu akan digelar pada 5 April 2009, dengan jumlah pemilih sekitar 155 juta dan jumlah partai bertambah 24 lagi dari 115 yang lolos seleksi.

    Dengan jumlah partai bertambah 30 persen dan jumlah pemilih tak banyak berubah, hanya dua hal yang pasti akan menjadi pusat perhatian: kewiraswastaan (politik) dan pemasaran (politik).
    (more…)

  • Darurat Perang Jenderal Sudirman

    Membaca artikel Sabam Siagian, ”Tentang Tan Malaka” (Kompas, 12/7) yang menanggapi tulisan saya, ”Tan Malaka dan Kebangkitan Nasional” (Kompas, 7/07), ada hal-hal yang ingin dikesankan mantan Dubes RI untuk Australia itu.

    Pertama, politik diplomasi Syahrir seolah tak bermasalah bagi TNI dan pejuang sehingga kombinasi politik diplomasi dan pertahanan disimpulkan telah melahirkan Indonesia merdeka.
    (more…)

  • Pemimpin Pilihan Iklan

    Menjelang Pemilu 2009, frekuensi iklan politik melonjak. Iklan-iklan itu tidak hanya memperkenalkan partai-partai politik, tetapi juga sosok-sosok individu politik.

    Tidak ada salahnya kandidat politik memasang iklan. Tujuannya agar publik mengenal dan populer. Derajat popularitas seseorang ditentukan dengan jawaban ”ya saya tahu” saat ada pertanyaan dari lembaga survei. Namun, popularitas tidak sama dengan elektabilitas. Jadi, memasang iklan saja belum cukup. Inilah tinjauan dari sisi lembaga atau sosok individu.
    (more…)

  • Saatnya Membangun Parpol “Berorientasi Pasar”

    Jakarta – Jika kita amati tren yang berkembang secara mencolok akhir-akhir ini di arena komunikasi politik Indonesia adalah kecenderungan partai politik (parpol) untuk memanfaatkan iklan di media massa dalam rangka menjajakan dagangan politiknya. Kecenderungan ini nampak semakin nyata menjelang masa-masa pemilu atau pilkada.

    Tidak heran (atau sungguh mengherankan?) pada masa-masa ini masyarakat secara tiba-tiba disuguhi wajah-wajah dan nama-nama yang tidak pernah dikenal sebelumnya. Atau profil yang sudah lama tidak terdengar namanya. Hadir melalui spanduk, baliho, poster, pamflet, iklan radio, iklan surat kabar, dan iklan TV.
    (more…)

  • Pemimpin Generasi Kuantum

    Pemilu 2009 akan diwarnai persaingan ketat 34 partai politik berikut presiden dan wakil presiden yang mereka usung. Sayang, di antara calon-calon itu aktor-aktor lama masih mendominasi.

    Bahkan, pesta demokrasi itu mungkin tidak menawarkan ”inovasi politik”, baik tingkat gagasan, visi, ideologi, strategi, dan program, karena dominannya ”gagasan usang” meski dibungkus ”kemasan baru”.
    (more…)

  • Presiden Kaum Muda 2009

    Pemimpin muda dunia sudah hadir, Medvedev (44) di Rusia, Obama (47) di Amerika Serikat, dan kaum muda di Indonesia. Itulah generasi kepemimpinan nasional baru berusia 30-40 tahun yang akan mewarnai kepemimpinan global pada masa ini.

    Dunia baru dengan kompleksitas baru niscaya membutuhkan pengalaman baru. Dunia lama niscaya juga membutuhkan pengalaman lama, tetapi dunia baru niscaya tidak membutuhkan pengalaman lama dari ”kaum tua”. ”Kaum muda”, generasi kedua kepemimpinan nasional pascareformasi, mewakili Zeitgeist (jiwa zaman) baru ada dalam konfrontasi dengan Zeitgeist lama ”kaum tua”. Progresivisme melawan konservativisme!
    (more…)