Jatuhnya kekuasaan otoriter Soeharto mengantarkan Indonesia ke era baru, yakni sistem politik demokrasi yang lebih terbuka. Bahkan, gaya politik model Amerika ini ikut menghadirkan sebuah istilah kosakata politik baru, yakni pemasaran politik (marketing politic).
Era demokrasi yang terbuka telah melahirkan profesi baru, yakni konsultan politik. Mereka melakukan survei, jajak pendapat untuk memasarkan sang kandidat, mengukur popularitas seorang kandidat. Sudah bukan menjadi rahasia lagi, jika ingin menjadi kepala daerah atau bahkan seorang presiden, dibutuhkan seorang konsultan politik. Tentu saja ini membutuhkan dana yang tidak sedikit. Apalagi kalau seorang konsultan itu dibutuhkan dari mulai awal mencari pasangan sampai terpilih menjadi pemimpin lewat suara yang diberikan rakyat.
(more…)