siwah.com

Blog

  • Pembangunan Aceh yang Berkelanjutan di Universitas Syiah Kuala

    M.Nizar Abdurrani / TheGlobeJournal.com

    Banda Aceh – Sejumlah akademisi dan elemen masyarakat sipil melakukan diskusi optimalisasi penelitian untuk membantu Pemerintah Aceh melakukan pembangunan yang berkelanjutan. Diskusi ini diadakan Pusat Studi Perdamaian dan Resolusi Konflik Unsyiah dengan tema “Peranan Perguruan Tinggi dan masyarakat Sipil dalam Masa Depan Aceh Pascakonflik”, yang berlangsung di AAC Dayan Dawood, Kamis (6/5). Kegiatan ini dilatari oleh kenyataan bahwa bila dibandingkan provinsi lain di Indonesia, pembangunan di Aceh cukup berbeda karena sebelumnya mengalami konflik berkepanjangan dan bencana tsunami yang hebat. (more…)

  • UN-HABITAT menyelesaikan Program Pembangunan Rumah Simeulue

    M.Nizar Abdurrani / TheGlobeJournal.com

    Simeulue –  Pak Salman dan istri dengan bangga menunjukkan rumah baru mereka yang telah selesai kepada para tamu yang berkunjung.  Pak Salman adalah anggota Kelompok Pembangun Rumah (KPR) Bakti Usaha 01 di desa Situbuk, dimana beliau terlibat aktif di dalam proses pembangunan kembali rumahnya. Rumah seluas 36 meter persegi, dicat hijau segar, memiliki ruang keluarga, dua kamar tidur dan kamar mandi.  Di bagian luar rumah terdapat air keran dan system septic tank yang sudah menerapkan proses pengolahan air kotor sehingga aman bagi lingkungan.  “Kalau kami pindah ke rumah baru ini, anak-anak kami akan memiliki kamarnya sendiri,” ujar Ibu Salman. (more…)

  • Bulog Masa Depan, Bulog yang lebih bersahabat pada Petani

    Muhammad Husen, warga desa biasa memanggilnya Husen, sedang mengutak-atik mesin pompa air di pematang sawahnya. Sore itu ia berusaha mengalirkan air dari petak sawah milik tetangganya ke sawahnya sendiri yang kekurangan air. Maklumlah, sawah mereka adalah sawah tadah hujan yang artinya sangat tergantung sekali pada kemurahan alam. Saat ini ia sedang memulai menanam padi, lahan sudah digemburkannya, bibit sudah disiapkan dan tinggal air saja lagi yang belum cukup. (more…)

  • Lebih baik Kesepakatan Bersama dari Pada Qanun Pers

    Banda Aceh – Bambang Harimurti, CEO Majalah Tempo menyatakan lebih baik jika media local membuat kesepatakan bersama kode etik di daerahnya ketimbang membuat sebuah qanun baru di bidang pers yang ujungnya akan menghambat pers itu sendiri.

    Pernyataan ini disampaikan ketika berbicara dalam acara seminar bertajuk “Kebebasan Pers versus Kebebasan Informasi Publik”, Kamis (16/4) di Gedung Sosial Banda Aceh. Acara ini diselenggarakan dalam memperingati 6 tahun tabloid Modus. “Hal-hal khusus yang berbau local dapat disepakati bersama dalam kode etik, ini banyak diterapkan di negara maju,”jawabnya menanggapi pertanyaan dari seorang peserta seminar. Peserta tersebut menanyakan bagaimana kaitan qanun pers Islami yang sedang dibahas di Aceh dengan UU Pers. (more…)

  • MPK Percaya diri Judicial Review atas BHP Menang

    Banda Aceh – Mahasiswa Peduli Keadilan (MPK) mendukung penuh upaya judicial review atas UU Badan Hukum Pendidikan yang diajukan oleh Aliansi Rakyat Tolak UU BHP ke Mahkamah Konstitusi (MK).

    Menurut koordinator MPK, Fauzan Febriansyah, Judicial review yang sudah diajukan sejak tanggal 29 Maret 2009 lalu merupakan bukti komitmen dari mahasiswa, pengamat pendidikan, akademisi, para orang tua murid, serikat guru dan elemen masyarakat yang masih peduli pada masa depan pendidikan bangsa. (more…)

  • Pergaulan Pariwisata Aceh Jeblok

    Banda Aceh – Kabar yang mengatakan kegiatan pariwisata Aceh tidak satupun masuk dalam agenda pariwisata nasional dibenarkan oleh pengurus Asosiasi Perjalanan Wisata Indonesia (ASIATA) Aceh. Ini merupakan bukti jebloknya pergaulan pariwisata Aceh di tingkat nasional.

    Sekretaris ASIATA Aceh, Totok Julianto, Senin (13/4) di Banda Aceh menyebutkan pemerintah Aceh kurang aktif dalam mempromosikan pariwisata ke luar daerah. ”Pelaksanaan event pariwisata tidak bisa diserahkan kepada swasta murni melainkan sangat berkaitan dengan pemerintah daerah melakukan lobi-lobi kepada pelaku wisata di nasional,”ujarnya. Ia menambahkan kegiatan pariwisata di Aceh berjalan secara alami semata tanpa adanya rancangan khusus atau blue print. Pemerintah harus aktif mempromosikan pariwisata kepada berbagai pihak. (more…)

  • Jumlah Penumpang Pesawat Selama Pemilu Normal

    Banda Aceh – Selama pelaksanaan pemilu 2009 yang disertai dengan libur panjang ternyata tidak terjadi peningkatan penumpang yang signifikan di untuk penerbangan pesawat Aceh. Arus penumpang masuk ke Aceh memang lumayan banyak yang ditandai dengan banyaknya pemantau asing datang tetapi arus penumpang ke luar Aceh sangat sedikit.

    Seorang agen perjalanan, Totok Julianto, Senin (13/4) mengatakan tidak ada peningkatan permintaan tiket pada travel yang dipimpinnya. “Seat keberangkatan selalu tersedia dan mudah didapat bahkan dengan harga murah,”katanya. (more…)

  • Keajaiban Menjadi Penjual Sate Madura

    Berubah profesi mungkin merupakan hal biasa bagi sebagian orang dan juga merupakan hal yang sangat sulit bagi sebagian yang lain. Bagi yang mudah berganti profesi, umumnya mereka yang menyukai tantangan dan cepat merasa bosan dengan pekerjaan yang telah ada. Rutinitas yang tidak pernah berubah dari hari ke hari hingga dari tahun ke tahun, penghasilan yang segitu gitu saja alias bekerja untuk membayar tagihan. Kelompok ini akan segera berganti profesi begitu mendapat kesempatan pertama.

    Bagi yang sulit berganti profesi umumnya mereka yang sudah mapan di bidangnya ataupun orang-orang yang sudah tidak berani lagi mengambil tantangan. Yang mapan sudah merasa nyaman dengan yang dimilikinya, gaji besar, fasilitas meluber, karir jelas di depan mata, apalagi yang mau dicari! Yang tidak berani mengambil tantangan mungkin merasa tidak yakin dengan profesi baru, usia sudah terlalu tua untuk beraktivitas tinggi dan sebagainya.

    Nah yang kita omongkan sekarang mungkin agak-agak mirip dengan kedua diatas. Seorang anak muda yang sekian tahun tidak pernah berani mengambil tantangan akhirnya berani mengambil kesempatan berwiraswasta pada salah satu bidang yang tidak pernah masuk dalam daftar cita-citanya. Seorang ustad bersuku Aceh menjadi pedagang sate Madura, sebuah ide konyol kedengarannya. Tapi ia sudah menjalani hampir sebulan ini dan sukses menghabiskan malam bersama dengan gerobaknya dalam keadaan hujan, panas, sepi dan agak ramai (belum pernah ramai benar karena belum ngetop). (more…)

  • Ekonomi Aceh 2009 Suram ?

    Bagaimana pendapat anda terhadap perkembangan ekonomi di tahun 2009? Menjadi lebih baik atau menjadi lebih buruk? Sama-sama kita berharap ekonomi tahun ini jauh lebih baik dari tahun 2008 lalu. Apalagi di tahun baru kemarin banyak diantara kita yang membuat resolusi, seperti mendapat penghasilan tiga kali lipat dari sebelumnya  sehingga bisa membeli laptop model terbaru. Namun perhatikan juga beberapa kegiatan ekonomi diakhir 2008, beberapa gerai terkenal, mahal dan prestisius, yang pelanggannya banyak expatriat (pekerja asing) terpaksa gulung tikar. Beberapa diantaranya adalah Caswell, Pizza House, dan Papa Ron Pizza. Kabarnya pemasukan yang mereka peroleh belakangan ini tidak menutupi biaya operasional. Indikasi lain yang menunjukkan semakin sulitnya perekonomian mungkin adalah semakin banyak bekas pekerja NGO internasional ataupun UN (United Nation, lembaga PBB) yang mencari pekerjaan setelah kontrak lama berakhir. Mereka harus berusaha lebih keras demi mendapatkan pekerjaan baru setelah sebelumnya bekerja dengan sangat nyaman.   (more…)

  • KOMNAS HAM : Kemampuan Penyelenggara Pemilu Kedodoran

    Banda Aceh – Kemampuan penyelenggara pemilu dalam memfasilitasi warga untuk mengikuti pemilu masih sangat rendah. Penyelenggara pemilu yang memiliki otoritas membuat pemilu secara adil dalam seluruh tahapan belum melaksanakann fungsinya  secara tepat.

    “Kemampuan penyelenggara pemilu dalam memfasilitasi sangat kedodoran sehingga banyak mengabaikan hak-hak politik warga negara,”kata Ketua Komnas HAM, Ifdhal Kasim, di Banda Aceh, jumat (10/4). (more…)