siwah.com

Blog

  • Kalau Mau Selamat Jangan Pakai Yahoo di Burma

    Banda Aceh – Kebebasan mendapatkan dan memberikan informasi sangat di batasi di Burma, negeri yang dikuasai oleh junta militer. Penggunaan mesin pencari berbasis internet seperti Yahoo ataupun Google akan berakhir di penjara. Bagi yang ingin mempunyai account email, harap melapor kepada negara untuk diberikan program Made in Burma yang kinerjanya sama sekali tidak bisa diandalkan.
    (more…)

  • Marketing Politik Partai Aceh ala Coca Cola

    Banda Aceh – Kemenangan suatu partai politik diyakini merupakan hasil kerja pemasaran politik yang dilakukan para kader. Termasuk segmentasi pasar yang hendak disasar sebagai pemilih. Partai Aceh (PA) termasuk salah satu yang berhasil menerapkan segmentasi pasar ala Coca Cola, artinya dapat ”dinikmati” oleh semua usia.
    (more…)

  • Jurnalis Oposisi Burma Mengunjungi Pengungsi Rohingya

    Banda Aceh – Seorang jurnalis oposisi dari Burma, Sein Win, 38 tahun, hari ini, Sabtu (11/4) mengunjungi tempat penampungan sementara pengungsi Rohingya yang terletak di Idi Rayeuk Aceh Timur. Kunjungan ini dimaksudkan untuk melihat kondisi pengungsi dan mendokumentasikanya.

    “Rohingya merupakan bagian dari bangsa Burma walaupun pemerintah sendiri tidak mengakuinya. Mereka meninggalkan Burma karena mengalami pelanggaran HAM di negeri sendiri,”kata Sein Win. Ia akan merekam kehidupan pengungsi Rohingya kemudian berencana akan menyiarkan rekaman tersebut melalui internet.
    (more…)

  • Jurnalis Burma : Pers di Aceh Berkembang Pesat

    Banda Aceh – Pasca bencana gempa bumi dan tsunami serta perjanjian damai RI dan GAM, dunia pers di Aceh berkembang sangat pesat. Banyak terdapat Koran dan kebebasan pers berjalan dengan baik. Hal ini dikatakan oleh seorang jurnalis dari Burma, Sein Win, 38 tahun, kepada The Globe Journal, di Banda Aceh, Sabtu (11/4).

    “Saya tidak menyangka pers di Aceh sangat aktif, sungguh berbeda dengan kondisi pers di negara Burma sendiri,”katanya. Sehari sebelumnya ia menghadiri sebuah konferensi pers di hotel Hermes Banda Aceh dan melihat para jurnalis Aceh sangat ekspresif. Wartawan yang juga insinyur teknik sipil ini bekerja sebagai managing director sebuah media online bernama Mizzima.com.
    (more…)

  • Politik sebagai Janji

    Ingar-bingar janji memekakkan telinga kita belakangan ini. Di negeri ini, selain musim hujan beneran, ada juga musim hujan janji. Datangnya lima tahun sekali, menjelang pemilu seperti saat-saat ini. Setelah itu, kita memasuki lima tahun musim menanti, yang lebih pantas disebut musim kemarau pemenuhan janji.
    (more…)

  • Pesan Kebencian Jelang Pemilu

    Hari-hari ini di jalan raya antara Solo dan Tawangmangu dapat ditemukan poster-poster seorang calon anggota legislatif diiringi pesan ”Ko- ruptor di DPR, bacok ndhasé” (Koruptor di DPR, bacok kepalanya).

    Bahwa poster semacam itu ditenggang, terbukti dari fakta poster-poster tersebut tetap terpampang hingga masa kampanye hampir berakhir. Padahal, dalam pesan itu termuat masalah etika komunikasi politik. Dampak ”pesan kebencian” (hate speech) itu amat kontraproduktif dalam menegakkan demokrasi dan demokrasi tak dapat dipisahkan dari upaya menciptakan masyarakat yang tertata baik.
    (more…)

  • Beban Transisi Demokrasi di Aceh

    Hingga akhir kampanye, hanya ada tiga partai lokal yang terlihat memanfaatkan kesempatan rapat umum dan mobilisasi massa: Partai Aceh (PA), Partai SIRA, dan Partai Rakyat Aceh (PRA).

    Sayang, dua partai lokal terbesar (PA dan SIRA) terlibat perseteruan negatif. PA dituduh menghalang-halangi kampanye SIRA. Kejadian terakhir adalah penghadangan massa SIRA oleh aktivis PA yang akan menghadiri kampanye di Lhokseumawe. Wakil Gubernur sekaligus Ketua Majelis Pertimbangan Partai SIRA Muhammad Nazar menyatakan, ada kelompok yang sedang mengkhianati perdamaian Aceh; statement yang sebenarnya ditujukan kepada kelompok yang terus mengintimidasi SIRA (Kompas, 29/3).
    (more…)

  • Delapan Kabupaten Rawan Intimidasi

    BANDA ACEH – Wakil Gubernur Aceh, Muhammad Nazar mengungkapkan, menjelang pelaksanaan pemilu legislatif, 9 April mendatang, delapan dari 23 kabupaten/kota di Aceh terindikasi masuk dalam kategori daerah rawan intimidasi. Kedelapan daerah itu, sebutnya, adalah Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Barat Daya, Aceh Barat, Bener Meriah dan Aceh Tenggara
    (more…)

  • 30 Parpol tidak Gelar Kampanye Terbuka

    BANDA ACEH – Memasuki hari ke-19 masa kampanye rapat umum di Kota Banda Aceh, hanya sembilan partai politik peserta pemilu yang memanfaatkan jadwal kampanye rapat umum dengan 15 titik lokasi yang tersebar di lima daerah pemilihan yang ada. Sedangkan 30 parpol lainnya sama sekali tidak menggelar kampanye rapat umum.
    (more…)

  • e-CARD Kerahkan 684 Relawan Pantau Pemilu

    BANDA ACEH – Community for Aceh Resources Development (e-CARD) mengerahkan 684 relawan untuk memantau pelaksanaan pemilu 2009 di Aceh.

    Direktur Eksekutif e-CARD, Elly Supriadi mengatakan, kegiatan pemantauan cepat dan sistematis ini menggunakan sistem Sample Based Observation (SOB). “Dibandingkan dengan quick count SOB lebih menekankan evaluasi terhadap aspek kualitatif dari proses pemilihan di TPS, dibandingkan dengan hasil perolehan suara atau aspek kuantitatifnya,” kata Elly kepada wartawan di Banda Aceh, Kamis (2/4).
    (more…)