siwah.com

Blog

  • Hasil Survei Golkar Parpol Terpopuler

    JAKARTA – Setelah di beberapa hasil survei Golkar tidak pernah diperhitungkan pemilihnya, kali ini hasil survei Indonesia Political Marketing Research, Golkar menjadi partai politik (parpol) terpopuler.

    Popularitas parpol tertinggi diraih Golkar dengan 68,4 persen suara, disusul Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) 62,7 persen, kemudian Partai Demokrat 60,9 persen suara, dan Partai Amanat Nasional (PAN) dengan 50,4 persen suara.
    (more…)

  • SBY Kembali Populer di Survei Indonesia Political Marketing Research

    JAKARTA – Pamor Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) belakangan ini semakin besar. Setelah Reform Institute, kini survei Indonesia Political Marketing Research yang melambungkan nama Presiden RI ini.

    Hasil survei Indonesian Political Marketing Research dengan subjek tokoh terpopuler partai, SBY memperoleh 62,8 persen suara. Hasil ini mengalahkan beberapa tokoh yang berurutan di bawahnya, Prabowo Subianto mendapatkan 45,3 persen, Megawati Soekarnoputri memperoleh 37,7 persen, Sultan Hamengkubuwono X dengan 28,9 persen, dan Sutrisno Bachir sebanyak 20,9 persen.
    (more…)

  • Berikut Capres Muda Populer Versi Reform Institute

    JAKARTA – Hasil survei Reform Institute membuktikan bahwa masyarakat menginginkan tampilnya figur calon presiden alternatif. Terutama dari kalangan para pemimpin muda.

    “Sebanyak 65,7 persen dari 2.500 responden menginginkan agar tampilnya figur pemimpin baru,” terang Direktur Eksekutif Reform Institute Yuddy Latief dalam konferensi pers hasil survei kepemimpinan muda dan artis di Hotel Grand Melia, Jakarta, Selasa (30/12/2008).
    (more…)

  • Mahasiswa Turunkan Bendera Parpol

    BANDA ACEH – Pemerintah Mahasiswa (Pema) Universitas Syiahkuala pada Sabtu (27/12) pagi menurunkan sejumlah atribut partai politik (Parpol) yang tersebar di sejumlah pojok kampus Unsyiah. Penurunan itu dilakukan sebagai peringatan kepada parpol yang dinilai telah melanggar UU No 10 tahun 2008 tentang pemilu. ” Sudah sangat jelas kalau atribut partai tidak bisa dipajang dan ditempatkan di Tempat-tempat umum seperti, tempat ibadah, dan wahana pendidikan. Untuk itu kami rasa sejumlah atribut parpol perlu kami bersihkan dari kampus Unsyiah,” sebut Wakil Presiden Mahasiswa Unsyiah Yanwar Fakhri didampingi Presiden mahasiswa Hendra Koesmara di ruang sekretariatnya, Sabtu (27/12).
    (more…)

  • Belajar dari Obama, Jaring Dukungan Lewat Facebook

    Salah satu faktor penentu kemenangan Barack Obama dalam pemilihan presiden di Amerika Serikat, awal November lalu, adalah berhasil menggaet pendukung di dunia maya. Selain membuat situs barackobama.com, ia juga mendekatkan diri dengan pendukungnya melalui banyak situs, termasuk situs jejaring sosial, salah satunya Facebook.

    Berkaca kepada pengalaman pemilihan presiden AS tersebut, media alternatif seperti situs pribadi, portal video YouTube, portal jaringan Facebook, atau pesan layanan singkat memang sangat memengaruhi pencitraan kandidat.
    (more…)

  • Manuver Parpol: Gelar Pahlawan hingga Sembako Murah

    JAKARTA – Partai politik yang menjadi peserta pemilu 2009 mulai menabuhkan genderang perang. Sejumlah manuver dan strategi pun dilakukan. Ada yang menggaet kalangan artis, ada yang memberikan gelar pahlawan, hingga meluncurkan wacana sembako murah.

    Sebagaimana diketahui, untuk mendongkrak poluparitas, sejumlah partai menggandeng kalangan artis. Pasalnya, dengan adanya kader artis, sosialisasi partai menjadi lebih mudah karena ditunujang figur yang memiliki popularitas.
    (more…)

  • Kaleidoskop Pemilu 2008: Jalan Panjang Menuju Pemilu 2009

    JAKARTA – Gegap gempita Pemilu 2009 mulai menyeringai sejak awal tahun 2008 bergulir, tepatnya pada permulaan catur wulan pertama tahun 2008. Penyusunan daftar pemilih mengawali fase ini, dengan penyerahan daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) dari pemerintah ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), pada 5 April 2008.

    Tahapan ini kemudian berlanjut dengan pemutakhiran data sehari setelah penyerahan DP4, hingga 6 Juli 2008 sesuai jadwal yang ditetapkan Komisi dan diakhiri dengan menetapkan rekapitulasi jumlah pemilih secara nasional pada 15-20 Oktober 2008.
    (more…)

  • Kaleidoskop Pemilu 2008: Geliat Artis di Panggung Politik

    JAKARTA – Dunia ini panggung sandiwara, ceritanya mudah berubah. Itulah sebait lagu yang mencerminkan kehidupan terutama bidang politik saat ini. Di mana, sejumlah artis yang biasanya tampil untuk bersandiwara, kali ini dituntut berperan nyata menjadi bagian penggerak roda pemerintah. Baik itu menjadi kepala daerah ataupun anggota legislatif.

    Jelang Pemilu 2009 ini, sejumlah nama dari kalangan entertaint bermunculan. Bahkan, hampir seluruh partai besar pasti memiliki caleg dari pekerja seni.
    (more…)

  • Cetro: Belum Tentu Sistem Suara Terbanyak Merugikan

    JAKARTA – Penetapan calon anggota legislatif (caleg) dengan sistem suara terbanyak, belum tentu merugikan caleg perempuan. Karena, jauh sebelum MK memutuskan mengenai suara terbanyak itu, posisi mereka pun belum tentu diuntungkan.

    “Tentu saya tidak bisa secara tegas mengatakan putusan MK tidak merugikan perempuan. Yang saya perlu katakan, dengan kondisi sebelum putusan MK ada perempuan yang juga tidak diuntungkan,” kata Direktur Eksekutif Cetro, Hadar Gumay saat berbincang dengan okezone, Kamis (25/12/2008).
    (more…)

  • Sistem Suara Terbanyak Hanya Untungkan Caleg Berduit

    JAKARTA – Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai penetapan calon anggota legislatif (caleg) dengan sistem suara terbanyak dianggap tidak adil bagi caleg perempuan, dan menguntungkan caleg-caleg yang memiliki uang.

    “Keputusan ini menguntungkan caleg berduit dan ini bisa mempermudah kemenangan caleg berduit tersebut,” ujar anggota Fraksi PKB Nursyahbani Katjasungkana ketika dihubungi okezone, Kamis (25/12/2008).
    (more…)