siwah.com

Blog

  • Parpol Sulit Jaring Perempuan

    Dipertanyakan Dukungan Riil untuk Lolos Verifikasi

    Bantul, Kompas – Beberapa partai politik di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengaku kesulitan menjaring bakal calon legislatif atau caleg perempuan. Sebab, hanya sedikit perempuan yang tertarik terjun ke dunia politik. Mereka cemas ketentuan kuota 30 persen caleg perempuan sulit terpenuhi.

    Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (PAN) Bantul Suharwanto, Rabu (6/8) di Bantul, mengatakan, sejak dibuka pada awal Januari, ada 47 bakal caleg yang mendaftarkan diri. Dari jumlah itu hanya delapan yang perempuan.
    (more…)

  • Ketika Genderang “Perang” Mulai Ditabuh…

    Hampir sebulan ini masa kampanye menjelang Pemilu 2009 berlalu. Bukan hanya suhu politik yang mulai memanas, melainkan juga ”genderang perang” yang mulai ditabuh sebagai tanda ”peperangan”. Bahkan, ”genderang perang” ada yang mulai ditabuh jauh sebelum masa kampanye Pemilu 2009 dimulai.

    ”Genderang perang” itu bukan hanya ditabuh sejumlah pimpinan partai politik (parpol), baik secara langsung maupun tak langsung, melainkan juga oleh sejumlah tokoh, termasuk Presiden dan Wakil Presiden, yang seyogianya tidak mudah terpancing untuk ”saling menyerang” terhadap lawan politiknya ataupun pimpinan parpol lain. Namun, kenyataan itulah yang terjadi dalam suasana kompetisi di tengah demokrasi Indonesia yang baru menanjak dewasa.
    (more…)

  • Golput dan Memilih dengan Rasional

    Sedikitnya ada tiga alasan mengapa seseorang menjadi golput.

    Pertama, seseorang menjadi golput karena di luar kehendak; misalnya sebetulnya ingin memilih tetapi karena suatu hal —misalnya sakit parah—dia tidak memilih.

    Kedua, golput sebagai pernyataan politik yang mengisyaratkan ketidakpercayaan pada sistem yang ada.
    (more…)

  • Anggaran Belum Cair, DPS Tetap Diumumkan 8 Agustus

    Jakarta, Kompas – Dana untuk honor petugas pemutakhiran data pemilih yang ada di setiap tempat pemungutan suara belum dapat dicairkan dan masih dipegang oleh Komisi Pemilihan Umum kabupaten/kota.

    Namun, KPU tetap yakin daftar pemilih sementara (DPS) dapat diumumkan dan dibagikan kepada partai politik pada 8 Agustus mendatang.
    (more…)

  • PKB Klaim Bisa Raih 20 Persen Suara

    Cirebon, Kompas – Ketua Umum Dewan Tanfidz Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB Muhaimin Iskandar mengklaim telah mendapatkan dukungan suara dari kader partainya dan warga Nahdlatul Ulama atau NU di Jawa Timur, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Barat. Dengan demikian, ia meyakini, PKB bisa meraih 20 persen suara dalam pemilu legislatif tahun depan.

    Keyakinan itu dikatakan Muhaimin seusai menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-10 PKB dan Musyawarah Wilayah PKB Se-Jabar, Minggu (3/8) di Kabupaten Cirebon. Ia mengatakan, dukungan tersebut didapatkannya ketika berkunjung ke wilayah itu sejak pekan lalu.
    (more…)

  • PBR Tanda Tangani Kontrak Politik

    Jakarta, Kompas – Partai Bintang Reformasi atau PBR menandatangani Komitmen Minimum untuk Serikat Rakyat Miskin Indonesia atau SRMI. Komitmen ini digunakan untuk mengikat PBR agar jika menang dalam Pemilu 2009 tetap memperjuangkan kepentingan rakyat.

    Kontrak politik yang diajukan SRMI ditandatangani Wakil Ketua Umum PBR R Muhammad Syafi’i dan Sekretaris Jenderal PBR Rusman HM Ali pada Peluncuran Nomor 29 sebagai nomor urut PBR dalam Pemilu 2009 di Jakarta, Sabtu (2/8).
    (more…)

  • Kaderisasi Parpol Dirasakan Lemah

    Purnawirawan Dianggap Punya Jaringan dan Dana

    Jakarta, Kompas – Partai politik menjadikan purnawirawan sebagai kader, bahkan menjadi calon pemimpin nasional, karena kaderisasi di lingkungan parpol masih lemah. Bukti lain lemahnya kaderisasi itu adalah parpol membuka lowongan kepada publik untuk menjadi calon anggota legislatif atau caleg.

    Demikian penilaian pengamat politik dari Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang, Andreas Pandiangan, Minggu (3/8) di Jakarta. ”Untuk mendapatkan kader yang sudah jadi, paling mudah parpol merekrut purnawirawan TNI/Polri. Apalagi, masih ada persepsi dalam masyarakat kita bahwa purnawirawan itu bisa bersikap tegas dibandingkan sipil,” ujarnya.
    (more…)

  • Ekonomi, Popularitas Presiden dan Partai Politik

    Berbagai survei dan pengamatan umum menunjukkan, masalah ekonomi menjadi perhatian utama pemilih dalam menilai pemerintah, khususnya presiden.

    Masalah harga kebutuhan pokok, pekerjaan, dan kemiskinan merupakan hal-hal utama yang menurunkan popularitas Presiden Yudhoyono. Hal serupa juga dialami Presiden Megawati saat berkuasa. Pada masa demokrasi yang relatif singkat, pemilih menentukan pilihan calon presiden berdasar popularitas serta harapan dan tidak bertumpu pada kemampuan calon presiden. Hal ini nyata sekali saat SBY terpilih menjadi presiden dan popularitas Megawati menentukan kemenangan PDI-P tahun 1999.
    (more…)

  • Atribut Partai SIRA Dibuang ke Sungai

    BANDA ACEH – Sejumlah atribut milik Partai Suara Independen Rakyat Aceh (SIRA), yang terpasang di pinggiran jembatan Beurawe, ditengarai dibuang ke Sungai Beurawe, Banda Aceh oleh orang yang tak dikenal, sekitar pukul 03.30 WIB, Senin (4/8) dini hari.

    Ketua Panitia Pelantikan DPP SIRA, Shadia Marhaban, dalam siaran persnya kepada Serambi kemarin mengatakan, insiden itu terjadi hanya beberapa jam menjelang pelantikan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai SIRA Senin (4/8) malam. “Ini merupakan peristiwa lara bagi proses pembangunan demokrasi politik di Aceh, pascaMoU Helsinki dan menjelang pesta demokrasi 2009,” kata Shadia.
    (more…)

  • KPA Lansir Temuan Black Campaign

    * KBS: Pemilu jangan Nodai MoU

    PEUREULAK – Juru Bicara (Jubir) Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Perureulak, Aceh Timur, Asnawi, melansir indikasi mulai maraknya kegiatan black campaign (kampanye hitam) yang dilancarkan oleh orang-orang tak bertanggung jawab di wilayah tersebut. Kampanye dilakukan melalui SMS yang dikirim kepada masyarakat.

    Berbicara kepada Serambi di Peureulak, Minggu (3/8), Asnawi mengatakan, selama ini telah beredar SMS yang disebar orang-orang tak bertanggung jawab dengan maksud menjelek-jelekkan Partai Aceh (PA). Menurut dia, SMS itu menyebutkan bahwa siapa yang mendukung Partai Aceh sama dengan mendukung komunis.
    (more…)