siwah.com

Blog

  • Akbar Tandjung: Aburizal Belum Final

    Semarang, Kompas – Kendati dalam Rapat Pimpinan Nasional Partai Golkar lalu merekomendasikan Aburizal Bakrie sebagai calon presiden, mantan Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung menegaskan, penetapan Aburizal ini bukanlah keputusan final. Penetapan itu masih harus melalui proses.

    ”Kalau kita melihat penetapan Aburizal belum final karena baru akan disampaikan pada rapimnas mendatang. Waktu itu bisa saja ada pikiran-pikiran untuk melibatkan seluruh stakeholder,” ujar Akbar menjawab pertanyaan wartawan di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (21/4), soal pencalonan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie.

    Menurut Akbar, penetapan capres pada waktunya akan dibahas di rapimnas. Rapimnas ini akan membicarakan segala sesuatu yang berkaitan dengan masalah organisasi Partai Golkar, termasuk soal penetapan capres.

    Ia menilai model konvensi yang dilakukan Partai Golkar pada Pemilu Presiden 2004 telah mengangkat citra Partai Golkar karena sejalan dengan reformasi Partai Golkar. Pada 2009 diakui tidak ada konvensi karena tiba-tiba Jusuf Kalla menyatakan maju menjadi capres. Apakah sekarang akan dibicarakan konvensi atau tidak menggunakan konvensi, bagi Akbar, tidak ada masalah. Yang penting prinsip-prinsip yang dianut Partai Golkar di era reformasi harus tergambar dalam proses perekrutan capres.

    Namun, upaya Aburizal untuk segera diteguhkan sebagai calon tunggal presiden dari Partai Golkar diduga bagian dari usahanya menyolidkan dan memaksimalkan mesin politik partai tersebut. Hanya saja, Partai Golkar adalah organisasi besar hingga sulit untuk secara bulat sampai di satu titik kesimpulan hingga akhir.

    Hal itu disampaikan M Qodari dari Indo Barometer dan Andrinof Chaniago yang pengajar kebijakan publik dari Universitas Indonesia, Sabtu, di Jakarta. Aburizal, menurut Qodari, memang terlihat berusaha menjadi capres di Pemilu 2014.

    ”Dengan telah ditetapkan sebagai capres, Aburizal akan lebih mudah bertindak sebagai penentu di partainya saat-saat krusial. Ini yang agaknya diharapkan oleh Aburizal,” papar Andrinof.

    Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Nurul Arifin menuturkan, peneguhan Aburizal sebagai capres dari Golkar sebagai jawaban dari permintaan mayoritas pengurus di daerah. Langkah ini juga untuk meningkatkan elektabilitas partai dan Aburizal.

    Arus besar di Partai Golkar saat ini, menurut Qodari, memang mendukung pencalonan Aburizal. Namun, lanjut Qodari, kader Golkar biasanya memiliki kalkulasi sendiri pada saat-saat akhir. Fenomena itu terlihat, misalnya, dalam Pemilu Presiden 2004 dan 2009, saat dukungan kader Golkar secara faktual tidak bulat di satu orang. (SON/NWO)

    Source : Kompas.com

    Posted with WordPress for BlackBerry.

  • Ini Prioritas di Awal Pemerintahan Zaini

    BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Komisi Independen Pemilihan Aceh telah menetapkan Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf sebagai kepala pemerintahan Aceh untuk lima tahun ke depan. Lalu, apa saja prioritas kerja pemerintahan Zaini Abdullah pada tahun pertama memimpin?

    Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur Aceh setelah mengumpulkan dukungan sebesar 55,78 persen suara rakyat. Pasangan yang diusung Partai Aceh ini mengalahkan calon gubernur petahana (incumbent), Irwandi Yusuf, yang juga kader Gerakan Aceh Merdeka.

    Dalam sebuah wawancara selama satu jam lebih dengan wartawan di kawasan Geuceue Kayee Jatoe, Banda Aceh, Zaini menyebutkan, di awal masa kepemimpinannya akan memfokuskan diri pada pengembangan dan peningkatan perekonomian masyarakat.

    “Kami akan memprioritaskan para pengembangan perekonomian rakyat, termasuk dalam hal ini pengembangan di bidang pertanian, perkebunan, dan perikanan,” kata Zaini kepada wartawan sesaat setelah KIP Aceh mengumumkan dirinya terpilih sebagai gubernur Aceh periode 2012-2015, Selasa (17/4).

    Menurutnya, sumber daya alam Aceh yang begitu melimpah ternyata tidak menjamin kesejahteraan rakyat. Angka kemiskinan dan pengangguran masih terbilang tinggi.

    “Kami akan berupaya untuk mengurangi kemiskinan dan pengangguran. Tujuan kami adalah kepada masyaraka bawah agar mereka meningkat ekonomi mereka,” ujar bekas Menteri Luar Negeri Gerakan Aceh Merdeka itu.

    Zaini mengaku heran tingginya angka kemiskinan di daerah bekas konflik dan tsunami ini. “Yang kita herankan kenapa begitu banyak uang, tapi justru kemiskinan terjadi di Aceh. Kita harus mengadakan perubahan,” kata dia.

    Zaini menilai, para petani, pekebun, dan nelayan juga harus diberdayakan untuk mengolah lahan pertanian, kelautan, dan perkebunan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi. Agar hasil yang dicapai bisa melebihi dari yang selama ini diperoleh. Dengan begitu, kata Zaini, akan memperbaiki taraf hidup dan tingkat kesejahteraan masyarakat.

    Selain menitikberatkan pada pengembangan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, Zaini juga memprioritaskan pada mewujudkan tatakelola pemerintahan yang baik dan bersih serta bebas dari kolusi dan korupsi.

    “Kita harus mampu mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih. Aparatur pemerintahan juga dituntut untuk bekerja lebih disiplin,” lanjut pria kelahiran Teureubue, Pidie, 72 tahun silam itu.

    Meski begitu, ia menegaskan, pelbagai kebijakan yang akan ditelurkan semasa kepemimpinannya tetap untuk menjaga kelangsungan perdamaian hakiki bagi masyarakat Aceh. []

    Source : Acehkita.com

    Posted with WordPress for BlackBerry.

  • Inilah Hasil Rekapitulasi Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh 2012

    BANDA ACEH – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh mengadakan rapat pleno terbuka rekapitulasi perhitungan suara pemilihan umum Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh 2012 di ruang sidang DPRA, Selasa, 17 April 2012.

    Rapat pleno ini di hadiri oleh KIP Provinsi, KIP seluruh Kabupaten/ Kota, Panwaslu dan Muspida Plus.

    Dalam rapat ini KIP merekap seluruh hasil perhitungan suara dari kabupaten/kota dan kemudian dibacakan didepan saksi dari pasangan kandidat, Panwaslu dan Media.

    Berikut hasil rekapitulasi Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh sesuai nomor urut per di masing-masing daerah:

    Aceh Tenggara
    1. 1451
    2. 46.640
    3. 3.381
    4. 7.892
    5. 38.409
    Tidak sah : 1272, Total suara  99.045

    Bireun
    1. 4.342
    2. 71.999
    3. 5.152
    4. 9.505
    5. 123.729
    Tidak sah : 3.672, Total suara 218.399

    Aceh Tamiang
    1. 2.228
    2. 50.884
    3. 6.556
    4. 9.259
    5. 50.800
    Tidak sah : 2.564, Total suara 122.291

    Lhoksemawe
    1. 2.652
    2. 20.522
    3. 2.318
    4. 5.412
    5. 50.355
    Tidak sah : 2633, Total Suara 83.892

    Nagan Raya
    1. 2.700
    2. 21.927
    3. 4.017
    4. 7.276
    5. 49.040
    Tidak sah 3.242, Total Suara 88.202

    Aceh Barat Daya

    1. 1.568
    2. 11.874
    3. 1.849
    4. 5.518
    5. 54. 059
    Tidak sah 2.272, Total suara 77.140

    Pidie Jaya
    1. 2.176
    2. 7.840
    3. 4.049
    4. 10.235
    5. 53.379
    Tidak sah 1.611, Total suara 79.290

    Pidie
    1. 8.752
    2. 24.661
    3. 7.396
    4. 15.617
    5. 166.237
    Tidah sah 6874, Total suara 229.537

    Kota Banda Aceh
    1. 4.641
    2. 38.482
    3. 5.543
    4. 15.305
    5. 22.181
    Tidah sah 3374, Total suara 89.526

    Aceh Jaya
    1. 1.254
    2. 8.312
    3. 1.716
    4. 3.802
    5. 27.567
    Tidak sah 2.298, Total Suara  44.949

    Aceh Barat
    1. 1.656
    2. 27.837
    3. 5.880
    4. 7.039
    5. 55.642
    Tidak sah 2.732, Total suara 100.786

    Kota Langsa
    1. 1.476
    2. 29.456
    3. 4.681
    4. 6.736
    5. 27.403
    Tidah sah 2.613, Total suara 72.365

    Kota Sabang
    1. 540
    2. 7.133
    3. 787
    4. 2.052
    5. 6.047
    Tidak sah 718, total suara  17.277

    Kota Subussalam
    1. 545
    2. 18.472
    3. 997
    4. 2.203
    5. 6.909
    Tidak sah 517, Total suara 29.643

    Aceh Selatan
    1. 2.333
    2. 38. 044
    3. 2.964
    4. 6.844
    5. 57.271
    Tidak sah 2.956, Total Suara 110.412

    Aceh Timur
    1. 6.278
    2. 26.207
    3. 7.266
    4. 1.007
    5. 137.487
    Tidak sah 7.024, Total suara 194.269

    Aceh Besar
    1. 20.136
    2. 57.389
    3. 10.776
    4. 19.607
    5. 72.276
    Tidak sah 9.057, total suara 189.241

    Aceh Singkil
    1. 2.460
    2. 30.653
    3. 2.354
    4. 3.518
    5. 12.286
    Tidak sah 2489, total suara 53.760

    Aceh Utara
    1. 7.830
    2. 41.268
    3. 5.315
    4. 11.655
    5. 212.927
    Tidak sah 10.083, total suara 289.078

    Bener Meriah
    1. 1.410
    2. 33.530
    3. 3.597
    4. 6.966
    5. 25.600
    Tidak sah 2.757, total suara 73.860

    Masih ada 3 kabupaten yang belum menyerahkan hasil rekapitulasi yaitu Gayo Lues, Simeulue, dan Aceh Tengah, karena anggota KIP dari kabupaten tersebut masih dalam perjalanan.

    Untuk menanti KIP yang belum hadir, ketua sidang akan melanjutkan rapat pleno pada pukul 14.00 wib siang nanti.[]

    Source : The Atjehpost

    Posted with WordPress for BlackBerry.

  • Inilah Hasil Rekapitulasi Pemilu Gubernur Dari 3 Kabupaten Yang Tertunda

    BANDA ACEH – Sekitar pukul 14.15 WIB rapat pleno Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh yang sempat tertunda selam 3 jam kembali dimulai.

    Rapat dimulai setelah KIP dari 3 Kabupaten yaitu Gayo Luwes, Aceh Tengah dan Simeulu yang masih dalam perjalanan akhirnya tiba di Banda Aceh.

    Setelah menerima hasil rekapitulasi dari 3 kabupaten tersebut, Wakil Ketua KIP Aceh, Ilham Saputra, langsung membacakannya didepan para saksi, Muspida dan Media.

    Berikut hasil rekapitulasi penghitungan suara pemilihan umum Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh 2012, dari 3 kabupaten yang tertunda:

    Simeulu
    1. 720
    2. 15.065
    3. 2.885
    4. 2.905
    5. 20.949
    Surat suara tidak sah 1.244
    Total suara 43.768

    Aceh Tengah
    1. 1.456
    2. 56.616
    3. 4.729
    4. 10.552
    5. 24.645
    Surat suara tidak sah 2.989
    Total suara 100.987

    Gayo Luwes
    1. 726
    2. 9.704
    3. 2.559
    4. 2.174
    5. 32.479
    Surat suara yang tidak sah 1.819
    Total suara 49.479

    Dengan masuknya hasil rekapitulasi dari 23 kabupaten/kota, KIP Aceh kembali menunda rapat selama 40 menit untuk melakukan rekap hasil akhir dan menunggu penandatanganan sertifikat dari saksi.[]

    Source : The Atjehpost.com

    Posted with WordPress for BlackBerry.

  • Zaini-Muzakir Gubernur Aceh 2012-2017

    BANDA ACEH –  Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf akhirnya ditetapkan sebagai Gubernur-Wakil Gubernur Aceh periode 2012-2017.

    Penetapan itu dilakukan dalam rapat pleno di ruang sidang DPRA, Selasa 17 April 2012. Penetapan pasangan yang diusung oleh Partai Aceh ini, berdasarkan jumlah perolehan suara dalam rekapitulasi yang dilakukan oleh KIP Aceh.

    Zaini-Muzakir memperoleh 1.327.695 suara atau 55,78 persen dari total suara 2.380.386 surat suara sah. Sedangkan pasangan Irwandi-Muhyan mengumpulkan 694.515 suara atau 29,18 persen. Adapun pasangan Nazar-Nova meraup 182.079 suara atau 7,65 persen.

    Selanjutnya, pasangan Darni Daud-Ahmad Fauzi memperoleh 96.767 suara atau 4,07 persen. Terakhir pasangan Abi Lampisang-Suriansyah memperoleh 79.350 suara atau 3,33 persen.[]

    Source : The Atjehpost

    Posted with WordPress for BlackBerry.

  • Muncul Desakan Pilkada Ulang

    Banda Aceh, Kompas – Penolakan hasil pemilihan kepala daerah terus terjadi di sejumlah kabupaten dan kota di Aceh. Sabtu (14/4), ratusan pendukung 11 pasang calon bupati dan wakil bupati di Aceh Barat berunjuk rasa. Mereka meminta pilkada di wilayah itu diulang.

    Di Kota Sabang, Solidaritas Masyarakat Sabang Peduli Demokrasi berunjuk rasa meminta Komite Independen Pemilihan (KIP) Kota Sabang menyelenggarakan pilkada ulang di Sabang karena diduga ada sejumlah pelanggaran, kecurangan, dan intimidasi dalam pemungutan suara, Senin (9/4).

    Dalam aksi di Kantor KIP Aceh Barat, 11 pasang calon bupati dan wakil bupati di Aceh Barat dan pendukungnya menyatakan menolak hasil pemungutan suara yang dinilai sarat pelanggaran, terutama politik uang. Para calon bupati yang datang bersama sekitar 1.000 pendukung itu menyatakan akan melayangkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi serta tidak mengakui pasangan terpilih.

    Dalam orasinya, para calon bupati, antara lain Zainal TD, Fuadri, Syahluna Polem, dan Adami, menyatakan, ada pasangan calon bupati dan wakil bupati yang memberikan uang kepada warga. ”Kami memiliki bukti yang sudah kami serahkan ke panitia pengawas,” katanya.

    Ketua KIP Aceh Barat Mahrizal, yang menerima pengunjuk rasa, mengatakan, panwas yang berhak menindaklanjuti pengaduan tersebut. ”Bagaimana nantinya, akan kita lihat hasil penyelidikan panwas,” kata Mahrizal, Minggu (15/4).

    Sebelumnya, Kamis (12/4), sembilan calon bupati dan wakil bupati di Aceh Tengah mengerahkan ribuan orang berunjuk rasa di KIP Aceh Tengah. Mereka menolak hasil pemungutan suara dan menuntut pilkada diulang, Sebelumnya, di Kabupaten Gayo Lues, ribuan orang berunjuk rasa dan membakar kantor KIP karena juga menolak hasil pemungutan suara.

    Untuk mengantisipasi hal itu terjadi dalam penghitungan suara pilkada gubernur dan wakil gubernur, Polda Aceh menempatkan personelnya lebih banyak di sekitar KIP Aceh. Rekapitulasi hasil Pilkada Aceh 2012 akan dilaksanakan Senin hingga Selasa (16/4-17/4). Selanjutnya, penetapan gubernur terpilih pada Rabu (18/4). (han)

    Source : Kompas.com

  • Salah Beri Surat Suara, 387 DPT di Aceh Utara Akan Pilih Ulang

    BAKTIYA –  Sebanyak 387 Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Desa Pante Breuh, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara, terpaksa harus memilih ulang selambat-lambatnya 16 April mendatang. Hal itu karena terjadi kesalahan dalam pemberian surat suara kepada pemilih sehingga ada yang double untuk pemilihan provinsi, Senin (9/4).

    Informasi yang diterima The Atjeh Post, sempat terjadi keributan kecil antara pemilih dan timses dari Partai Aceh akibat ada timses yang melihat pemilih membawa kertas suara double.

    Salah seorang sumber menyebutkan, salah seorang pemilih membawa dua kertas suara, dan hal itu dipergoki Timses Partai Aceh yang ada di lokasi. “Kata si pemilih, ia terbawa milik kakaknya, setelah sempat terjadi keributan kecil dan duduk mufakat. Akhirnya proses perhitungan suara dilanjutkan pukul 14.00 WIB,” ujar sumber.

    Keuchik Pante Breuh, Anwar H Yusuf, saat dikonfirmasi via telepon seluler mengatakan, telah terjadi kesalahan dalam proses perhitungan suara. “Saat perhitungan suara selesai, baru disadari terdapat 23 kertas suara untuk Provinsi (Gubernur) yang double.”

    “Mungkin ini terjadi karena tidak ada penghitungan awal data kertas suara kita terima. Saat ini perhitungan suara kita hentikan, kita menunggu kedatangan pihak KIP. Kemungkinan besar akan ada pemilihan ulang,” ujarnya.

    Ketua KIP Aceh Utara, Muhammad HA Manan, secara terpisah menyatakan, di Pante Breuh telah terjadi perbedaan antara jumlah suara sah dengan jumlah hak pilih. Kemungkinan besar kesalahan itu terjadi akibat KPPS yang salah saat memberikan kertas suara kepada pemilih, sehingga ada beberapa yang double untuk provinsi.

    “Sesuai dengan aturan Pilkada, akan dilakukan pemilihan ulang selambat-lambatnya 16 April 2012 mendatang, tentunya dengan rekomendasi dari Panwaslu,” tandas Muhammad. []

    Source : The Atjehpost

  • Abu Razak: Hampir di Semua Daerah Zaini-Muzakir Menang

    BANDA ACEH – Ketua Umum Pemenangan Pusat Partai Aceh, Kamaruddin Abu Bakar, atau yang dikenal Abu Razak mengatakan bahwa hampir di semua daerah pemilihan di Aceh, pasangan Zaini Abdullah Muzakir Manaf memperoleh kemenangan dalam perolehan suara.

    “Dari perhitungan cepat beberapa lembaga nasional dan hasil sementara real quick count Partai Aceh menunjukkan kemenangan pasangan Zaini-Muzakir hampir di semua wilayah Aceh,” kata Abu Razak dalam saat konferensi di Kantor Pusat Pemenangan Partai Aceh, Lamdingin, Banda Aceh, Senin malam, 9 April 2012.

    Disebutkan, beberapa daerah yang peroleh suaranya dimenangkan oleh Partai Aceh antara lain Aceh Utara, Pidie, Aceh Timur, dan Aceh Jaya.

    Hingga saat dilaksanakannya konferensi pers, Partai Aceh telah menginput 1.339.093 suara sah dari 5581 TPS, atau sebanyak 57,04 persen dari total jumlah suara Pilkada Aceh 2012. Dari jumlah itu, pasangan Zaini-Muzakir menempati urutan pertama, sebanyak 746.175 suara atau 55,72 persen dari total suara yang masuk ke Partai Aceh.

    Sedangan urutan kedua untuk pasangan Irwandi-Muhyan, 387.704 suara, atau 28,95 persen dari total suara sementara yang masuk ke Partai Aceh.  Selanjutnya pasangan Nazar-Nova, 110.375 atau 8, 24 persen, pasangan Darni Daud-Ahmad Fauzi 53,405  atau 3,99 persen, Abi Lampisang-Ahmad Tajudin 41.434 atau 3,09 persen.

    Karena itu, kata Abu Razak, pihaknya menginstruksikan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pemenangan Partai Aceh untuk mengawal suara pada semua tingkatan yang sudah ditentukan oleh KIP.[]

    Source : The Atjehpost

  • Tim Pemenangan Partai Aceh Rilis Kecurangan Pilkada 2012

    BANDA ACEH – Tim Pemenangan Pusat Partai Aceh menyebutkan telah menemukan beberapa pelanggaran di lapangan dalam proses pemilihan gubernur-wakil gubernur dan bupati/wakil bupati yang sedang berlangsung hari ini, Senin, 9 April 2012.

    Berdasarkan siaran pers yang ditandatangani Yuli Zuardi Rais, Ketua Bidang Propaganda Pemenangan Pusat Partai Aceh disebutkan, pihaknya menemukan sejumlah pelanggaran yang berpotensi merusak proses pemilihan yang sedang berlangsung.

    Berikut adalah isi siaran pers dari Tim Pemenangan Pusat Partai Aceh.

    Daftar Pelanggaran/Kecurangan Pilkada Aceh 2012 Data Base Partai Aceh

    Pukul 11.53 Wib
    [Aceh Selatan] Tepatnya di kecamatan Samadua di Desa gunung Ketek kedapatan dua surat suara telah tercoblos pada kandidat (Calon Gubernur No. 2) dan di Ujung Gunong, Samadua Timses pasangan Irwandi-Muhyan dengan memakai baju Tim Ses kedapatan membagi-bagi nasi
    bungkus kepada masyarakat pemilih. Kasus ini telah dilaporkan ke panwas setempat.

    Pukul 11.53 Wib
    [Aceh Barat Daya] di Kecamatan Blangpidie Desa Mata Ie. Pihak KPPS di TPS 1 – TPS4 melakukan pelanggaran dengan meminta tanda tangan saksi diberita acara perhitungan suara sebelum pemilihan usai.

    Pukul 11.54 Wib
    [Aceh Barat Daya] di Kecamatan Babahrot Abdya, Desa Blang dalam TPS1, terdapat 1 kertas surat suara sudah tercoblos untuk (Calon Gubernur No.1) dan (Calon Bupati No.1).

    Pukul 11.54 Wib
    [Aceh Barat Daya] di Kecamatan Kuala Batee, Kp. Tengah, TPS 1 ada kertas suara rusak yang sudah tercoblos diluar kotak kandidat untuk gubernur, kontak KPPS : Mirza Elia.

    Pukul 11.59 Wib
    [Aceh Besar] Para Napi lapas Kec. Darul Imarah (belakang Serambi Indonesia) masih belum mendapat surat undangan untuk memilih.

    Pukul 12.27 Wib
    [Gayo Lues] di Kecamatan Dabun Gelang, Desa Kendawi TPS 1. Kurang surat suara untuk pemilian Calon Gubernur dan Wakil Gubernur sebanyak 105 dan TPS 1 kota Blang Kejeren
    kekurangan 100 lembar surat suara.

    Tim Pemenangan Pusat Partai Aceh (PA) akan melakukan update per Jam untuk perkembangan lapangan Pilkada Aceh 2012.

    BANDA ACEH, 9 April 2012
    TIM PEMENANGAN PUSAT Dr. H. ZAINI ABDULLAH-MUZAKIR MANAF UNTUK PEMERINTAH ACEH 2012-1017

    KETUA BIDANG PROPAGANDA PEMENANGAN PUSAT PARTAI ACEH

    YULI ZUARDI RAIS

    Source : The Atjehpost

  • Mualem: Jika Terpilih, Kita Akan Benahi Ulee Ureung

    PANTON LABU – “Saya optimis Partai Aceh akan menang dan target perolehan suara 75 persen seluruh Aceh.” Hal itu disampaikan Muzakir Manaf atau Mualem kepada wartawan, usai melakukan pencoblosan di TPS 29 Kota Panton Labu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Senin 9 April 2012.

    Saat ditanya, apa yang ia lakukan jika Partai Aceh tidak menang? “Jika memang nantinya saya (Partai Aceh) tidak terpilih, ya tidak mengapa, mau bagaimana lagi?,” jawabnya sambil tersenyum.

    Mualem menambahkan, jika terpilih, semua butir-butir MoU akan dirampungkan, termasuk yang belum dijalankan oleh pemimpin pemerintahan Aceh sebelumnya. “JKA akan kita jalankan, mungkin namanya saja yang berbeda. Untuk dokter, kita akan seleksi ketat yang memiliki kemampuan terbaik,” ujarnya.

    “Kita juga akan membenahi semua program mulai dari A hingga Z. Namun yang pertama, kita akan perbaiki “Ulee Ureung” (Sumber Daya Manusia) itu sendiri,” kata Mualem.[]

    Source : The Atjehpost