Parpol Deklarasikan Kampanye Damai

LHOKSEUMAWE – Partai politik (parpol) peserta Pemilu 2009 di Kota Lhokseumawe, mendeklarasikan kampanye damai, dalam sebuah acara yang berlangsung di gedung KNPI setempat, Senin (11/8). Dalam deklarasi yang difasilitasi oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Lhokseumawe itu, para perwakilan parpol membubuhkan tanda tangan serta stempel partai yang disaksikan oleh para anggota Muspida.

Deklarasi itu antara lain berisi, parpol mentaati seluruh aturan dalam pemilu anggota DPR, DPD, DPRA, dan DPRK. Menerima hasil pemilu dan jika terjadi penyimpangan dalam proses pemilu, akan mengedepankan langkah hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Menjujung tinggi hukum demi terselenggaranya tahap pemilu yang demokratis, transparan, luber, jurdil, dan bermartabat.

Poin lainya yang dibacakan bersama para perwakilan partai, siap menerima kekalahan dan siap mendukung hasil akhir pemilu. Tidak terprovokasi, dan tidak melakukan provokasi, baik terhadap anggota peserta pemilu maupun tim kampanye dan pendukung-pendukungnya. Serta akan menggunakan cara-cara sebagaimana diatur oleh peraturan perundang-undangan.

Terakhir, seluruh parpol setuju untuk menjadikan kesepakatan bersama ini sebagai acuan hukum bagi aparat penegak hukum untuk penanganan permasalahan yang timbul, sehingga pemilu terlaksana dengan damai, sukses, dan berkualitas.

Walikota Lhokseumawe Munir Usman dalam kata sambutannya, mengharapkan supaya deklarasi kampanye damai tersebut tidak hanya di kertas saja. Tapi betul-betul dilaksanakan di lapangan oleh semua partai, tanpa ada kecuali.

Terkait aturan pemilu, walikota meyakini masih banyak pendukung partai yang belum mengetahuinya aturan main, seperti menempatan lambang partai di sarana umum. Karenanya, Munir Usman mengharapkan para pengurus masing-masing partai dapat mensosialisasikan peraturan kepada para pendukung hingga ke level paling bawah.

Terakhir dia berpesan, agar semua pihak, terutama partai yang terlibat dalam pemilu, untuk menyukseskan pesta demokrasi ini. Di antara partai tidak ada dendam dan rasa permusuhan, karena itu hanya sekedar beda pilihan, namun tujuaanya tetap sama. “Pastinya jangan sampai pemilu kali ini rusuh, karena efeknya tetap masyarakat yang merasakan kesengsaraan,” ujar Munir Usman.

Selain Walikota Munir Usman, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Ketua DPRK Lhokseumawe, TA Khalid, Kajari Lhokseumawe, Tomo SH, Kapolres Lhokseumawe, AKBP Zulkfli, Dandim 0103, Letkol Yogi Gunawan diwakili Kasdim, serta Ketua KIP Lhokseumawe, Rodwan Hadi, beserta para anggotanya.(bah)

Source : Serambi Indonesia

Leave a Reply