Pemilu 2009: Partai Golkar Masih Berpeluang Menang

AMBON–MI: Partai Golkar masih memiliki peluang untuk menang dalam pemilihan umum 2009 mendatang. Namun, untuk mencapai itu diperlukan kerja keras seluruh kader partai.

Hal itu diungkapkan mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar Akbar Tanjung, Senin (11/8). “Golkar masih memiliki peluang besar untuk menang, tetapi arah dan langkah partai ini harus dikembalikan pada ideologi partai yang telah diobok-obok berbagai kepentingan,” katanya saat menjadi pembicara kunci pada Seminar Nasional Kepemudaan dan Kebangsaan yang diselenggarakan Gerakan Pemuda Nasionalis (GPN) di Ambon.

Ia mengatakan apabila ideologi Partai Golkar yang sudah berubah karena kepentingan segelintir elite partai ini dapat dikembalikan seperti semula, bukan tidak mungkin Partai Golkar akan memperoleh kembali kepercayaan dari masyarakat pada pemilu mendatang. Menurut dia, kekalahan Partai Golkar dalam pilkada di berbagai daerah juga akibat dari berubahnya ideologi partai ini sehingga tidak lagi dipercaya masyarakat.

“Konflik kepentingan, baik pribadi maupun kelompok yang terjadi di dalam tubuh Partai Golkar harus dihilangkan, dan meletakkan kembali kepentingan organisasi di atas segalanya,” kata mantan Ketua DPR RI ini.

Untuk ‘mengobati’ semua kekalahan yang pernah terjadi, kata Akbar, kini saatnya Golkar bekerja keras melakukan konsolidasi, baik terhadap ideologi dan wawasan serta organisasi yang meliputi konsolidasi kelembagaan, infrastruktur partai, pengurus maupun kader partai. Menurutnya, yang terpenting ideologi dan wawasan partai harus benar-benar dipahami seluruh jajaran dan kader partai, disamping menerapkan strategi dan pola rekruitmen kader yang tepat guna menghadapi pemilu legislatif 2009.

Ia mengatakan, khusus dalam penetapan para calon anggota legislatif, Partai Golkar harus berpegang pada beberapa kriteria yang selama ini menjadi pedoman internal organisasi yakni prestasi, dedikasi, loyalitas serta tokoh yang tidak tercela. “Tokoh yang dipilih harus dilihat dari perspektif masyarakat, apakah yang bersangkutan mendapat dukungan dari masyarakat atau tidak. Jika kriteria ini bisa dipenuhi, saya yakin Golkar akan tetap meraih dukungan suara terbesar pada pemilu mendatang,” katanya. (Ant/OL-06)

Source : Media Indonesia