RSSAll Entries Tagged With: "analisis pemilu 2009"

Azyumardi: Forum Rektor Tak Proporsional

JAKARTA, KOMPAS.com — Direktur Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Ciputat, Jakarta, Azyumardi Azra menilai pernyataan Forum Rektor Indonesia yang meyakini tidak ada alasan mendelegitimasi Pilpres 2009 meski masih dijumpai berbagai cacat, kekurangan, kesalahan, kekurangtelitian, dan kealpaan dalam penyelenggaraannya, tidak proporsional, mendahului ke putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan terlalu bersemangat. Hal itu diungkapkan Azyumardi [...]

LSI Optimistis Pilpres Hanya Satu Putaran

JAKARTA, KOMPAS.com – Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI) Kuskrido Ambardi merasa optimistis Pemilu Presiden 2009 berlangsung satu putaran. Kuskrido Ambardi yang akrab dipanggil Dodi ditemui di Jakarta, Rabu (8/7) mengatakan, pasangan capres Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono (SBY-Boediono) menang di seluruh provinsi kecuali Sulawesi Selatan (Sulsel), Bali, dan Gorontalo.

Puskaptis: Figur SBY Penentunya

JAKARTA, KOMPAS.com – SBY-Boediono bisa unggul jauh di atas pesaing-pesaingnya karena dinilai figurnya yang kuat dan sudah menjadi brand di masyarakat.

Peluang Satu Atau Dua Putaran “Fifty-Fifty”

Pengamat politik dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Muhammad Asfar, M.Si., menilai peluang Pemilu Presiden (Pilpres) 2009 berlangsung satu atau dua putaran masih “fifty-fifty” (imbang atau 50 persen berbanding 50 persen).

Yudi: Mesin Parpol Tidak Berjalan

JAKARTA, KOMPAS.com – Perpindahan basis dukungan suara dalam pemilihan Presiden dan Wakil Presiden diprediksi akan terjadi, Rabu (8/7). Migrasi politik terjadi bukan karena dukungan mesin partai politik yang bekerja secara optimal terhadap masing-masing calon Presiden dan Wapres. Akan tetapi, selain terjadi karena adanya kekuatan civil society melalui para tokoh dan organisasi-organisasi keagamaan dan sosial yang [...]

Biar Cerdas, Publik Justru Membutuhkan Kampanye Negatif

JAKARTA, KOMPAS.com – Makin maraknya lontaran isu negatif dari satu kandidat pasangan calon presiden dan wakil presiden terhadap kandidat lain menjelang Pemilihan Presiden 8 Juli kerap menimbulkan kontroversi. Namun, kampanye negatif sebenarnya berguna atau tidak bagi publik? Pasalnya, publik kerap membenci pihak yang melontarkan kampanye negatif. Akibatnya, kampanye negatif justru cemderung menguntungkan pihak yang ‘terdzolimi’.

SBY dan JK Saling Klaim, ke Mana “Bersama Kita Bisa?”

JAKARTA, KOMPAS.com — Dua calon presiden incumbent, yang masih menjabat Presiden dan Wakil Presiden, Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla, semakin sering saling sindir soal klaim peran masing-masing dalam keberhasilan program pemerintah. Tindakan saling klaim keduanya menambah semakin ‘panasnya’ pertarungan menjelang pemilihan presiden (pilpres). Pengamat politik UI, Andrinof Chaniago, menilai porsi klaim sudah over dosis [...]

Hermawan: Capres Sombong Tak Disukai Rakyat

JAKARTA, KOMPAS.com — Pakar politik dari LIPI, Dr Hermawan Sulistio, menilai segala strategi kampanye capres, termasuk publikasi besar-besaran “Pilpres Satu Putaran” yang dianggap sebagai suatu sikap keangkuhan (jumawa), bisa berisiko tak disukai rakyat pemilih. “Tetapi, saya kira, sah-sah saja tim sukses menerapkan strategi kampanye masing-masing dalam politik,” katanya di Jakarta, Jumat (19/6).

Ketika Para Capres Terperangkap dalam

KOMPAS.com- Peforma tiga calon presiden pada Debat Capres malam tadi dinilai hanya mengedepankan penampilan yang “baik-baik” saja, penuh kesantunan dan tidak berani bersinggungan dengan perdebatan. Aksi saling dukung yang ditampilkan dipilih sebagai jalan aman akan ketakutan dicap sebagai sosok yang “tidak santun” oleh masyarakat.

Pilpres, Mau Satu atau Dua Putaran?

JAKARTA, KOMPAS.com — Hasil survei yang dirilis sejumlah lembaga menimbulkan respons beragam. Terutama mengenai kemungkinan pemilu presiden hanya berlangsung satu putaran karena adanya salah satu pasangan yang memperoleh suara lebih dari 50 persen. Apa kata mereka yang bukan dari lembaga survei? Lebih baik satu atau dua putaran? Pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsudin [...]