siwah.com

Tag: panwaslu aceh

  • Perusakan Baliho Kandidat Marak Lagi

    JEURAM – Aksi perusakan baliho kandidat bupati dan wakil bupati di Kabupaten Nagan Raya kini marak lagi. Buktinya, sejumlah atribut yang dipasang di beberapa kecamatan di wilayah itu kini rusak dan robek. Sehingga tak dapat dilihat secara maksimal oleh masyarakat.

    Teuku Ridwan, juru bicara tim sukses satu pasangan balon bupati/wakil bupati di Nagan Raya kepada Serambi, Minggu (16/10) mengatakan perusakan baliho pasangan yang didukung pihaknya terjadi di beberapa lokasi seperti Desa Simpang Peuet, Desa Ujong Sikuneng, serta Pulo Ie, Kecamatan Kuala. Hal itu, menurut juru bicara itu, sangat merugikan pihaknya.

    Menurutnya, perusakan baliho kandidat itu terjadi pada Sabtu (15/10) sekitar pukul 04.00 WIB. Namun pelakunya hingga kini belum diketahui secara pasti. “Kami minta panwas dan polisi mengusut kasus perusakan baliho ini, karena sangat merugikan pasangan calon,” katanya.

    Secara terpisah, Kapolres Nagan Raya AKBP Heri Heriandi melalui Kasat Reskrim AKP Maryono meminta setiap calon atau tim sukses yang balihonya dirusak agar melaporkan peristiwa itu kepada Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) untuk diteruskan ke polisi.

    “Batas waktu pelaporan perusakan atribut itu hanya bisa diproses tiga hari setelah kejadian,” ujar Kasat.

    Setiap pelapor, lanjutnya, wajib melampirkan atribut yang rusak sebagai barang bukti serta saksi yang melihat langsung perusakan tersebut. “Bila tim sukses tak bisa memenuhi salah satu bukti dalam pelaporan itu, kemungkinan besar polisi tak bisa memroses kasus tersebut,” jelasnya.(edi)

    Source : Serambi Indonesia

  • Panwaslu Imbau Parpol jangan Bodohi Rakyat

    BANDA ACEH – Perang tema kampanye sepertinya bakal tidak terbendung lagi menjelang Pemilu 2009. Tidak sedikit partai mulai memasang kuda-kuda dan melancarkan berbagai strategi. Tujuannya apalagi kalau bukan untuk menarik simpati rakyat.

    “Tapi rakyat jangan (mau) dibodohi. Rakyat harus cerdas dan cermat dalam mencerna materi kampanye yang diusung parpol,” kata ketua Panwaslu, Nyak Arief Fadillah kepada Serambi, Rabu (28/1).
    (more…)

  • Panwaslu Khawatirkan Minimnya Sosialisasi: Banyak Suara Diperkirakan tidak Sah

    BANDA ACEH – Tata cara pemberian suara yang tidak tersosialisasi dengan baik diperkirakan bakal mengakibatkan banyak surat suara pada Pemilu 2009 tidak sah. Anggota Panwaslu Zuraida Alwi mengatakan, perkiraan surat suara tidak sah itu berpotensi besar terjadi karena hingga saat ini banyak masyarakat yang tidak paham dengan tata cata pemberian suara, dan minimnya sosialisasi kepada masyarakat.

    “Penandaan yang menggunakan pulpen (spidol-red) ini bukan sesuatu yang mudah. Belum lagi pemilih harus menandainya di tempat yang telah ditentukan agar surat suaranya itu bisa sah. Tapi persoalannya sekarang adalah, banyak masyarakat tidak tahu bagimana caranya menandai pilihan mereka,” kata Zuraida kepada wartawan di Sekeretariat Panwaslu Aceh, Kamis (29/1).
    (more…)

  • 33 Calon Anggota Panwaslu Tunggu Penetapan

    BANDA ACEH – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Aceh, telah mengantongi 33 nama calon anggota panwaslu yang akan bertugas di 11 kabupaten/kota (tiga orang untuk tiap kabupaten/kota). Nama-nama yang sudah dinyatakan lulus fit and propertest tersebut masih menunggu penetapan dari Bawaslu untuk segera melaksanakan tugas.

    “Nama-mana mereka yang lulus sudah ada. Tapi untuk penetapannya kita masih menunggu SK dari Bawaslu,” kata Ketua Panwaslu Aceh, Nyak Arief Fadillah menjawab Serambi, Senin (26/1).
    (more…)

  • Bawaslu Menunggu Usulan Nama dari KIP NAD

    Banda Aceh, Kompas – Badan Pengawas Pemilihan Umum Pusat menunggu usulan enam nama yang diajukan Komite Independen Pemilihan Nanggroe Aceh Darussalam atau KIP NAD untuk membentuk panitia pengawas pemilu NAD terkait dengan pelaksanaan Pemilu 2009. Pelaksanaan tes uji kelayakan dan kepatutan tidak akan berlangsung lama.

    Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Nur Hidayat Sardini, ditemui di sela-sela simulasi pelaksanaan pemilu di tempat pemungutan suara Gampong Lambhun, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh, Senin (13/10), mengatakan, semua pihak terkait dengan keberadaan lembaga panwas di Aceh sudah sepakat agar pembentukan tidak ditunda-tunda lagi.
    (more…)

  • Kasus Pemilu Terus Muncul

    BANDA ACEH – Penerimaan panitia pengawas pemilihan umum di beberapa kabupaten di Aceh belum dilakukan, bila pun ada statusnya hingga kini belum jelas.

    Di Kab. Aceh Barat Daya pembentukan Panwaslu berdasarkan petunjuk DPR Aceh, terpaksa ditunda sampai pada tahap pengembalian formulir, dan hingga kini DPR Aceh belum memberi petunjuk lanjutan karena harus mendapat persetujuan DPR Pusat. “Belum lanjut, aturannya belum turun,” kata Ketua Komisi A DPR Kab. Aceh Barat Daya, Fakrurrazi Adami kepada Waspada, Rabu (3/9) siang.
    (more…)

  • DPRK Banda Aceh Didesak Bentuk Panwaslu

    BANDA ACEH – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Banda Aceh mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) setempat segera memilih dan menetapkan anggota panitia pengawas pemilu (panwaslu). Diharapkan, lembaga pengawas pesta demokrasi itu telah dilantik pada 11 Agustus 2008, agar tidak mengganggu tahapan-tahapan Pemilu 2009 yang telah dimulai beberapa waktu lalu.

    “Kami berharap paling lambat pada 11 Agustus 2008, anggota Panwaslu Kota Banda Aceh sudah terpilih dan dilantik,” kata Ketua KIP Kota Banda Aceh, Aidil Azhari, kepada Serambi, Rabu (13/8).
    (more…)

  • Aceh Siap Ikuti Pemilu Damai Tanpa Panwaslu

    BANDA ACEH – Masyarakat NAD siap mengikuti Pemilihan Umum 2009 secara damai meskipun kemungkinan tanpa kehadiran Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu).

    “Kalau Badan Pengawas Pemilu tetap mengotot pada pendiriannya dalam menentukan anggota Panwaslu Aceh hanya tiga orang, DPR Aceh akan menolak. Kemungkinan Pemilu di daerah ini tanpa lembaga pengawas,” kata Ketua Komisi A DPRA Khairul Amal di Banda Aceh, Selasa.
    (more…)

  • DPRA Tolak Saran Bawaslu

    BANDA ACEH – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), menyatakan penolakan terhadap saran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) agar DPRA dan KIP mengusul ulang calon anggota Panwas dari Aceh sebanyak enam orang untuk dilakukan uji kelayakan dan kepatutan.

    “Saran Bawaslu itu belum bisa kita penuhi, karena apa yang telah kita kerjakan itu punya dasar hukum yang kuat dan setara dengan dasar hukum yang digunakan Bawaslu,” ujar Ketua Komisi A DPRA, Khairul Amal, usai rapat terpadu antara Komisi A DPRA, eksekutif, dan KIP Aceh, yang membahas surat Bawaslu tentang pengusulan kembali anggota Panwaslu Aceh, di Ruang Panggar Dewan, DPRA, Senin (4/8).
    (more…)

  • Akhiri Polemik Pembentukan Panwaslu Aceh: Bawaslu Tawarkan Sejumlah Solusi

    BANDA ACEH – Polemik tentang ketidakjelasan pembentukan dan pelantikan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Aceh yang sempat mencuat belakangan ini, tampaknya mulai menemukan titik terang. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam surat yang ditujukan ke DPRA dan tembusannya dikirim pula ke Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, menawarkan sejumlah solusi bagi pembentukan Panwaslu Aceh itu.

    Hal itu diungkapkan Kabag Humas KIP Aceh, Nasir Zalba, terkait dengan belum terbentuknya lembaga Panwaslu Aceh, di tengah pelaksanaan berbagai tahapan pemilu yang kini sudah memasuki masa kampanye. “Dalam surat Bawaslu yang ditujukan kepada pimpinan DPRA dan tembusannya turut disampaikan ke KIP Aceh, Bawaslu menawarkan sejumlah solusi yang patut dipertimbangkan,” katanya kepada wartawan di Banda Aceh, Jumat (1/8).
    (more…)