All Entries Tagged With: "stratak pilpres 2009"
Pasangan Calon Cuma Doyan Perang Kata, Tak Substansial
JAKARTA, KOMPAS.com — Kampanye negatif yang kerap dilontarkan masing-masing pasangan calon presiden dan wakil presiden kepada pasangan lain umumnya tak menjurus ke hal-hal yang substansial. Cenderung remeh-temeh dan sepele. Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Lili Romli, melihat, kecenderungan para pasangan calon yang hanya doyan saling melemparkan kritik atau perang kata-kata yang tak substantif [...]
Prabowo Serang Iklan Baliho Lawan
AKARTA, KOMPAS.com — Calon wakil presiden Prabowo Subianto mengatakan, korupsi masih merajalela di Indonesia. Menurutnya, tidak sepantasnya Indonesia dengan kekayaan sumber daya alam yang besar berada di bawah negara-negara lain akibat hal tersebut. “Kalau negara korupsi, kita paling atas,” lontarnya saat menghadiri dukungan masyarakat transportasi angkutan umum dari Organisasi Angkutan Darat (Organda) di Hotel Mangaradja [...]
Saling Klaim Perdamaian Aceh, Pengamat: Itu Risiko Perpecahan Politik SBY-JK
Jakarta – Klaim Jusuf Kalla (JK) terhadap sukses perdamaian di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dianggap tidak melanggar etika pemerintahan. Sebab pemerintahan sekarang sedang demisioner. Jadi baik SBY maupun JK tidak lagi dilihat sebagai pasangan presiden dan wakil presiden. “Mereka berduan saat ini posisinya setara. Keduanya sama-sama sebagai politisi yang sedang bersaing di pilpres. Jadi kalau [...]
Komisi I DPR: Hamid Awaludin Yang Teken Perjanjian Helsinki
Jakarta – Siapa yang menandatangani perjanjian Helsinki tentang perdamaian di Aceh? Menurut Ketua Komisi I DPR Theo L Sambuaga, Menkumham Hamid Awaludin yang menandatanganinya. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) hanya menandatangani draf perjanjiannya saja. “Drafnya saja yang ditandatangani Pak JK. Kalau nota perjanjiannya yang tanda tangan ya Pak Hamid Awaludin sebagai juru rundingnya,” tutur Theo, [...]
Kampanye Efektif ala SBY-Boediono
Jakarta – Berbeda dengan pasangan kontestan capres lainnya, SBY-Boediono memilih model kampanye terbatas di ruang tertutup. Bukan kampanye rapat umum di lapangan terbuka dihadiri puluhan ribu pendukung dan ramai penampilan artis ternama. “Insya Allah dengan model ini, tidak ada yang enak-enak di bawah tenda sementara lainnya kepanasan dan kehujanan di lapangan,” kata anggota tim sukses [...]
Saling Klaim Keberhasilan Bisa Buka Mata Publik
JAKARTA, KOMPAS.com — Peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Ikrar Nusa Bhakti menyatakan, sah-sah saja jika masing-masing kandidat calon presiden-calon wakil presiden, terutama yang pernah maupun sedang menjabat sebagai incumbent, mencoba mengklaim keberhasilan soal apa yang telah dikerjakannya. Hal itu sepanjang mereka memang melakukan atau terlibat dalam proses pembuatan kebijakannya, walau sesedikit apa pun.
Menanti “Perang” Image SBY-Boediono Vs Mega-Prabowo
JAKARTA, KOMPAS.com — Tiga kontestan pemilihan presiden sudah di depan mata. Ada SBY-Boediono, Jusuf Kalla-Wiranto, dan yang paling gres Megawati-Prabowo. Coba kita lihat, kira-kira pencitraan (image) seperti apa yang dibangun ketiganya. Peneliti Lembaga Survei Indonesia (LSI) Burhanuddin Muhtadi melihat, kemungkinan ‘perang’ seru akan terjadi antara pasangan SBY-Boediono dengan Megawati-Prabowo. Pasalnya, menurut dia, kedua pasangan ini [...]
SBY-Boediono dan Mega-Pro “Perang”, JK-Wiranto Tunggu “Bola Muntah”
JAKARTA, KOMPAS.com — Dimajukannya jadwal kampanye pilpres dari 13 Juni menjadi 29 Mei membuat suhu ‘panas’ percaturan politik akan mendidih lebih cepat dalam waktu yang cukup lama. Pertarungan ‘udara’ melalui iklan diyakini akan menjadi media yang paling dikejar oleh ketiga pasangan calon. Pengamat komunikasi politik, Effendi Ghazali, menilai, perang udara antarpara calon akan memperlihatkan penguatan [...]
Kelemahan 3 Pasangan Capres-Cawapres
Jakarta – Rakyat Indonesia akan dihadapkan pada tiga pilihan pasangan dalam pemilihan presiden mendatang. Pengamat politik Andrinof Chaniago menjelaskan kelemahan-kelemahan pasangan tersebut. Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto memang memiliki pemilih yang loyal. Namun isu ekonomi kerakyatan yang mereka embang justru dapat menjadi bumerang bagi mereka sendiri.
Pengalaman 5 Tahun Jadi Presiden Jadi Jualan Kampanye SBY Berbudi
Jakarta – 5 Tahun memegang jabatan presiden akan dijadikan modal kampanye pasangan SBY-Boediono alias SBY Berbudi. Beberapa hal yang dicapai selama masa itu akan dijadikan salah satu cara menggaet suara pemilih. “Seperti stabilitas dan hukum, pemberantasan korupsi, pendidikan, jaminan sosial yang berjalan baik selama ini,” kata anggota Tim 9 Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, saat dihubungi [...]



