siwah.com

Author: fakhrurrazi amir

  • Partai Aceh realisasikan UUPA

    BANDA ACEH – Juru kampanye Sofyan Dawood menegaskan, Partai Aceh akan merealisasikan seluruh amanah dalam Undang-undang Pemerintahan Aceh (UUPA) agar rakyat di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) hidup sejahtera, aman, dan damai.

    “UU No.11/2006 sudah hampir tiga tahun, tapi belum berjalan maksimal,” katanya pada kampanye rapat terbuka Partai Aceh di halaman Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh, tadi sore.
    (more…)

  • Tim UE berbagi informasi pemilu dengan pers Aceh

    BANDA ACEH – Tim Uni Eropa yang tergabung dalam “UE EEM Indonesia” berbagi informasi mengenai pelaksanaan pemilu legislatif dan mengenai keberadaan mereka di Aceh dengan kalangan pers di daerah tersebut.

    Ketua Tim, Vic Butler didampingi seorang stafnya Firmansyah berkunjung ke kantor Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh, tadi sore. Tim diterima Ketua AJI Banda Aceh Muhktaruddin Yakub dan sejumlah staf AJI serta beberapa wartawan dari media lokal, nasional hingga media asing. Menurut Vic Butler, keberadaan Tim UE di Aceh bukan sebagai pemantau pemilu tapi mengobservasi situasi pesta demokrasi di daerah berjuluk Serambi Mekah tersebut.
    (more…)

  • “Black campaign” mulai mewarnai Pemilu 2009

    KUALASIMPANG – Selebaran black campaign (kampanye hitam) yang berisi menjelek-jelekan partai politik dan calon anggota legislatif (caleg) peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2009 mulai mewarnai Kabupaten Aceh Tamiang.
    (more…)

  • Panwas akan segera tindak simpatisan PA

    BLANGPIDIE – Ketua Panwas Abdya, Zalsupran, siang ini, mengatakan kalau pihaknya akan segera menindak simpatisan Partai Aceh yang tertangkap tangan membawa bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) saat kampanye Partai Aceh, Rabu (1/4), yang lalu.
    (more…)

  • 2.000 surat suara di Aceh terendam banjir

    BANDA ACEH – Sedikitnya 2.000 lembar surat suara untuk DPR RI, DPRA, DPRK dan DPD di Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara dilaporkan rusak akibat terendam banjir yang melanda wilayah itu.

    Ketua Pokja logistik Komisi Independen Pemilihan (KIP) Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) Robby Syahputra di Banda Aceh, Senin, menyatakan KIP Aceh Utara sudah melaporkan hal itu ke KPU untuk segera diganti. Surat suara yang rusak tersebut terdiri dari DPR RI NAD-2 sebanyak 100 lembar, DPRA daerah pemilihan (DP)-5 731 lembar, DPRK DP-3 532 lembar dan surat suara DPD 539 lembar.
    (more…)

  • Kampanye Terbuka di Aceh Bukan Ukuran Kekuatan Parpol

    Sejak bergulirnya era kampanye terbuka tanggal 16 Maret 2009 sampai tulisan ini dibuat, perhelatan kampanye terbuka di berbagai Kabupaten/Kota di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam kurang menarik, lesu dan tidak bersemangat, hal ini sangat kontras dengan pertumbuhan demokrasi yang sangat cepat pasca penandatanganan MoU Helsinki. Bahkan, ikrar Pemilu damai yang digembar-gemborkan di depan Masjid Raya Baiturrahman serta dicanangkan di berbagai Kabupaten/Kota tidak diindahkan sama sekali, terbukti Brigade 8 PKS Aceh berani mengancam Partai Aceh yang diduga melakukan tindakan kriminal dengan memukul kader PKS di Lhokseumawe ataupun melakukan tindakan tidak terpuji kepada kader wanita PKS di Bireuen tanggal 16 Maret 2009 ketika konvoi bersama parpol mengawali rangkaian kampanye terbuka.
    (more…)

  • PAN dan Marketing Politik

    Zaman sudah membunuh ideologi. Partai politik bukan lagi adonan dari aspal keyakinan, pasir prinsip, batu moral dan kerikil falsafah yang akan mengantar pada tujuan kesejahteraan. Parpol kini tak lebih dari sekadar papan reklame yang menjadi penghias sepanjang jalan. Sementara jalanannya sendiri ganti dibangun dari pondasi kepentingan.

    Tak percaya? Coba apa masih laku menggelar rapat akbar partai di tengah lapangan minus musik dangdut? Apa masih jitu mengetuk rumah orang menawarkan program? Masih untung lho kalau tidak dijawab bantingan pintu. Atau coba saja tanya caleg PDIP apa ideologi partainya? Mayoritas paling hanya mampu menunjuk gambar besar Soekarno.
    (more…)

  • Uang Panas Musim Kampanye

    Ujang Zaenal Abidin (40 th)—Caleg DPRD Lebak tak bakal menduga akhirnya ia menjadi pesakitan hamba hukum. Persoalan bagaimana membiayai kampanyenya yang semakin lama menguras kantongnya, membuatnya mata gelap. Ketika uang habis, satu satunya jalan adalah menjarah kebun kepala sawit milik penduduk desa sebelah.

    Pemilu sudah merupakan investasi dan banyak orang yang terlibat berusaha meraup kemakmuran melalui ajang lima tahunan ini. Perputaran uang dalam kampanye sangat tinggi. Tidak salah forecast dari pertumuhan ekonomi mikro tahun 2009 akan banyak berasal dari dana politik. Termasuk industri kreatif, seperti cetak kaos, film iklan sampai media penanyangan.
    (more…)

  • BRUNEI DARUSSALAM GOVERNMENT SCHOLARSHIPS

    BRUNEI DARUSSALAM GOVERNMENT SCHOLARSHIPS TO FOREIGN STUDENTS
    TENABLE IN BRUNEI DARUSSALAM FOR THE 2009/2010 ACADEMIC SESSION

    With His Majesty’s consent, the Government of Brunei Darussalam is offering annual scholarships under a special scholarship award scheme, commencing in 2009/2010 academic session.

    Tenable in Brunei Darussalam, the aim of the Scholarship awards is to provide students, with the opportunity to study at Universiti Brunei Darussalam [UBD], Universiti Islam Sultan Sharif Ali [UNISSA], Institut Teknologi Brunei [ITB] and Pengiran Anak Puteri Rashidah Sa’adatul Bolkiah College of Nursing [PAPRSBCN]. The academic year for UBD, UNISSA, ITB and PAPRSBCN commences in July / August 2009.
    (more…)

  • Pemilu Dalam Islam

    ISLAM dengan totalitas ajarannya, mengatur seluruh aspek kehidupan umat manusia. Tidak hanya sebatas mengatur ‘ibadah, tetapi juga mengatur hubungan manusia dengan sesamanya (mu’amalah), termasuk pengaturan sistem pemerintahan dan ketatanegaraan. Tujuannya mewujudkan kemaslahatan umat, tegaknya nilai-nilai keadilan di bumi. Jika nilai-nilai kemaslahatan dan keadilan itu diabaikan, maka sungguh akan terjadi berbagai bentuk diskriminasi, penindasan dan kezaliman.

    Islam mengatur dan menetapkan bahwa harus ada pemimpin yang akan menyelenggarakan dan mengawasi jalannya pemerintahan negara. Harus ada lembaga yang membuat peraturan, juga harus ada lembaga yang secara khusus menegakkan supremasi hukum. Ketiga otoritas itu–dalam teori kenegaraan modern disebut saparation of power, yaitu eksekutif, legislatif dan yudikatif. Begitu pun pentingnya satu pemerintahan (negara) dalam mengatur dan memberikan perlindungan kepada rakyatnya, tetapi Islam tidak pernah memberikan suatu model atau bentuk dari suatu negara tersebut. Maka munculnya perbedaan di kalangan para ahli hukum dan pakar politik, adalah sesuatu yang wajar.
    (more…)