siwah.com

Author: fakhrurrazi amir

  • PKS Gugat KIP Aceh ke MK

    BANDA ACEH – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh mulai terseret masalah hukum. Malam tadi, DPW PKS Aceh secara resmi menggugat lembaga pelaksana pemilu itu ke Mahkamah Konstitusi (MK), terkait adanya indikasi penggelembungan suara hasil Pemilu 2009 untuk pemilihan DPR Aceh, di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tenggara.

    “Informasi yang saya peroleh gugatan terhadap indikasi adanya penggelembungan suara di Aceh, dimasukkan kepada MK secara bersamaan dengan gugatan yang dilayangkan oleh sejumlah DPD PKS se-Indonesia lainnya. Pendaftaran gugatan ini dikoordinir oleh DPP pada pukul 22.00 Wib malam ini (malam tadi-red),” ujar Humas PKS Aceh, Nasrul Wahdi yang dihubungi Serambi tadi malam.
    (more…)

  • Delapan Partai di Aceh Kehilangan Kursi DPRA

    BANDA ACEH – Delapan dari 11 partai politik yang mendapat kursi di DPR Aceh pada Pemilu 2004 diperkirakan akan gagal mempertahankan atau kehilangan kursi pada Pemilu legislatif 2009 di Provinsi Aceh. Data yang diperoleh dari Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh di Banda Aceh, Senin (4/5), dari rekapitulasi suara hasil pemilu di 23 kabupaten/kota ada sembilan partai nasional yang mengalami penurunan perolehan kursi, bahkan ada partai yang gagal sama sekali pada pemilu kali ini.

    Delapan parpol tersebut adalah Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang sebelumnya sama-sama mendapat 12 kursi di DPRA pada pemilu lalu, pada Pemilu 2009 hanya bisa mendapat delapan dan tiga kursi. Selanjutnya, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang sebelumnya meraih sembilan dan delapan kursi, kini turun menjadi lima dan empat kursi.
    (more…)

  • Politik sebagai Janji

    Ingar-bingar janji memekakkan telinga kita belakangan ini. Di negeri ini, selain musim hujan beneran, ada juga musim hujan janji. Datangnya lima tahun sekali, menjelang pemilu seperti saat-saat ini. Setelah itu, kita memasuki lima tahun musim menanti, yang lebih pantas disebut musim kemarau pemenuhan janji.
    (more…)

  • Pesan Kebencian Jelang Pemilu

    Hari-hari ini di jalan raya antara Solo dan Tawangmangu dapat ditemukan poster-poster seorang calon anggota legislatif diiringi pesan ”Ko- ruptor di DPR, bacok ndhasé” (Koruptor di DPR, bacok kepalanya).

    Bahwa poster semacam itu ditenggang, terbukti dari fakta poster-poster tersebut tetap terpampang hingga masa kampanye hampir berakhir. Padahal, dalam pesan itu termuat masalah etika komunikasi politik. Dampak ”pesan kebencian” (hate speech) itu amat kontraproduktif dalam menegakkan demokrasi dan demokrasi tak dapat dipisahkan dari upaya menciptakan masyarakat yang tertata baik.
    (more…)

  • Beban Transisi Demokrasi di Aceh

    Hingga akhir kampanye, hanya ada tiga partai lokal yang terlihat memanfaatkan kesempatan rapat umum dan mobilisasi massa: Partai Aceh (PA), Partai SIRA, dan Partai Rakyat Aceh (PRA).

    Sayang, dua partai lokal terbesar (PA dan SIRA) terlibat perseteruan negatif. PA dituduh menghalang-halangi kampanye SIRA. Kejadian terakhir adalah penghadangan massa SIRA oleh aktivis PA yang akan menghadiri kampanye di Lhokseumawe. Wakil Gubernur sekaligus Ketua Majelis Pertimbangan Partai SIRA Muhammad Nazar menyatakan, ada kelompok yang sedang mengkhianati perdamaian Aceh; statement yang sebenarnya ditujukan kepada kelompok yang terus mengintimidasi SIRA (Kompas, 29/3).
    (more…)

  • Delapan Kabupaten Rawan Intimidasi

    BANDA ACEH – Wakil Gubernur Aceh, Muhammad Nazar mengungkapkan, menjelang pelaksanaan pemilu legislatif, 9 April mendatang, delapan dari 23 kabupaten/kota di Aceh terindikasi masuk dalam kategori daerah rawan intimidasi. Kedelapan daerah itu, sebutnya, adalah Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Barat Daya, Aceh Barat, Bener Meriah dan Aceh Tenggara
    (more…)

  • 30 Parpol tidak Gelar Kampanye Terbuka

    BANDA ACEH – Memasuki hari ke-19 masa kampanye rapat umum di Kota Banda Aceh, hanya sembilan partai politik peserta pemilu yang memanfaatkan jadwal kampanye rapat umum dengan 15 titik lokasi yang tersebar di lima daerah pemilihan yang ada. Sedangkan 30 parpol lainnya sama sekali tidak menggelar kampanye rapat umum.
    (more…)

  • e-CARD Kerahkan 684 Relawan Pantau Pemilu

    BANDA ACEH – Community for Aceh Resources Development (e-CARD) mengerahkan 684 relawan untuk memantau pelaksanaan pemilu 2009 di Aceh.

    Direktur Eksekutif e-CARD, Elly Supriadi mengatakan, kegiatan pemantauan cepat dan sistematis ini menggunakan sistem Sample Based Observation (SOB). “Dibandingkan dengan quick count SOB lebih menekankan evaluasi terhadap aspek kualitatif dari proses pemilihan di TPS, dibandingkan dengan hasil perolehan suara atau aspek kuantitatifnya,” kata Elly kepada wartawan di Banda Aceh, Kamis (2/4).
    (more…)

  • Kader Wanita PKS Diusir Saat Bagi Atribut

    * Kartu Caleg Dirampas dan Dibuang ke Got

    LHOKSUKON – Sejumlah kader wanita yang tergabung dalam Tim Pemenangan Pemilu Daerah (TPPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aceh Utara, mengaku diusir dan diintimidasi oleh sekelompok pemuda saat membagi-bagikan atribut dan kartu nama calon legislatif (caleg) PKS, di Desa Beunot, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara, Jumat (3/4) sore. Sebanyak tiga pak kartu nama milik tiga caleg dirampas dan dibuang ke dalam got.
    (more…)

  • Panwaslu Aceh Tengah Proses Dugaan Money Politics

    TAKENGON – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Aceh Tengah, memeroses dua kasus dugaan money politics (politik uang) oleh sejumlah calon anggota legislatif (caleg) di wilayah tersebut. Kedua kasus dimaksud adalah pembagian beras dan pembagian lusinan gelas dari caleg kepada masyarakat dengan maksud meraih dukungan dari calon pemilih.
    (more…)