siwah.com

Category: Political Marketing

  • Uang Tak Jamin Naikkan Elektabilitas

    Jakarta, Kompas – Rakyat makin cerdas dalam demokrasi. Uang tak serta-merta menaikkan elektabilitas calon pemimpin. Namun, motif ekonomi masih menentukan pilihan politik rakyat, terutama dalam pemilu kepala daerah dan jumlah pemilih relatif kecil.

    Direktur Eksekutif Lembaga Survei Nasional (LSN) Umar S Bakry mengemukakan hal itu di Jakarta, Senin (17/12), mencermati elektabilitas calon-calon pemimpin yang diperkirakan akan bertarung dalam Pemilihan Umum 2014. (more…)

  • Catatan Politik Aceh 2012: Antara Fragmentasi dan Jebakan Korupsi

    Tahun 2012 menjadi tahun yang sangat penting bagi keberlanjutan pemerintahan dan masa depan Aceh. Pada tahun inilah, pemilihan kepala daerah (pilkada) kedua sejak masa damai digelar. Pemerintahan baru pun dihasilkan. Terpilihnya pemerintahan baru hanyalah titik awal. Setumpuk persoalan politik menunggu sentuhan pemerintahan ini.

    Pilkada Aceh 2012 ditandai dengan kemenangan pasangan yang diusung Partai Aceh, Zaini Abdullah-Muzakir Manaf , sebagai nahkoda Aceh yang baru untuk periode 2012-2017. Pasangan tersebut meraih suara 1.327.695 atau 55,78 persen dari total suara sah 2.457.196. C alon gubernur petahana yang maju dari jalur perseorangan, Irwandi Yusuf, yang berpasangan dengan Muhyan Yunan, hanya menempati posisi kedua dengan perolehan suara 694.515 atau 29,8 persen.

    (more…)

  • Demokrasi Bisa Disesuaikan Budaya Lokal

    Jakarta, Kompas – Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengatakan, proses demokrasi yang dijalani Indonesia dan Malaysia sama-sama belum matang. Kedua negara ini masih menerapkan demokrasi yang langsung diadopsi dari Barat.

    ”Padahal, pelaksanaan demokrasi ini bisa disesuaikan dengan budaya lokal masyarakatnya,” kata Mahathir, Kamis (8/11), saat memberikan kuliah umum di Universitas Mercu Buana (UMB), Jakarta. (more…)

  • Rakyat AS Menentukan Masa Depan

    Washington DC, SELASA – Jutaan rakyat Amerika Serikat berbondong-bondong menuju ke tempat-tempat pemungutan suara, Selasa (6/11). Mereka akan memilih presiden AS, anggota DPR AS, dan sepertiga anggota Senat AS, yang semuanya akan menentukan masa depan negara adidaya tersebut.

    Tempat-tempat pemungutan suara mulai dibuka di negara-negara bagian di Pantai Timur AS pada pukul 06.00 waktu setempat (18.00 WIB). Namun, dalam sebuah tradisi rutin, tempat pemungutan suara di Desa Dixville Notch, Negara Bagian New Hampshire, langsung dibuka selepas tengah malam dan penghitungan suara langsung dilakukan.
    (more…)

  • Kegagalan Partai Islam

    Partai politik Islam diprediksi akan tergusur dari pusaran politik nasional pada 2014. Kemungkinan pergeseran peta politik ini hasil jajak pendapat jika pemilu dilakukan awal Oktober 2012.

    Merujuk survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) dan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Network, tak satu pun partai berbasis massa Islam masuk zona aman. Justru ranking lima besar dimonopoli partai yang tidak memiliki konstituen tradisional Islam, yaitu Golkar, PDI Perjuangan, Demokrat, Nasdem, dan Gerindra. Kemunculan Nasdem yang diisi mayoritas politisi muda mengejutkan dan diyakini akan jadi penantang serius bagi dominasi Golkar, PDI-P, dan Demokrat. (more…)

  • Kisah “Hutang Budi” Jokowi di Media Sosial

    JAKARTA – Pasangan Joko Windodo – Basuki Tjahja Purnama (Jokowi-Basuki) resmi dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta (15/10). Melihat kebelakang, tim sukses Jokowi-Basuki ternyata melancarkan sejumlah kampanye dengan mengandalkan media sosial.

    Jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, dan YouTube nampaknya memiliki fungsi lebih dalam menggiring opini publik untuk mencitrakan salah satu kandidat dalam pertunjukan politik yang tengah digelar. Tim kampanye pasangan Jokowi – Basuki menerapkan strategi tersebut, dan nampaknya ampuh dalam mendorongnya menjadi pemenang dalam Pilkada DKI 1. (more…)

  • Media Sosial Ubah Peta Sumber Berita Pemilu

    Media sosial telah menggantikan sumber-sumber berita tradisional sebagai metode penyampaian pilihan dan informasi untuk generasi pemilih baru.
    Komputer dan peranti bergerak (mobile device) mentransformasi kecepatan dan medium tempat para pemilih di Amerika Serikat mendapatkan informasi mengenai para kandidat.

    Media sosial seperti Twitter dan Facebook secara mantap menggantikan sumber-sumber tradisional sebagai metode penyampaian pilihan untuk sebuah generasi pemilih baru.
    (more…)

  • Empat Penyebab Kemerosotan Partai Islam

    VIVAnews – Survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Networks menunjukkan partai politik Islam makin terpuruk pada pemilu 2014 mendatang. Peluang tokoh partai Islam untuk maju sebagai calon
    presiden sangat kecil, apa penyebabnya?

    Peneliti LSI Network, Adjie Alfaraby menjelaskan LSI menemukan ada empat faktor penyebab kenapa tingkat elektabilitas dan popularitas partai dan tokoh Islam semakin menurun dan diprediksi tidak lagi masuk dalam lima besar partai pemenang pemilu 2014.
    (more…)

  • LSI: Popularitas Partai dan Capres Tokoh Islam Makin Suram

    Jakarta – Lingkaran Survei Indonesia (LSI) merilis survei mengenai kondisi terkini serta prediksi masa depan partai dan tokoh Islam di Indonesia. Hasilnya, popularitas partai dan tokoh Islam di kancah perpolitikan nasional kian suram.

    “Partai Islam hanya akan jadi komplementer di 2014, jadi pelengkap saja,” kata Peneliti LSI, Adjie Alfaraby, dalam acara rilis hasil survei ‘Makin Suramnya Partai dan Capres Islam di Pemilu 2014’ di kantor LSI di Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (14/10/2012).
    (more…)

  • Cetak Kader Berkualitas

    Jakarta, Kompas – Mencetak kader partai politik yang militan untuk penugasan di lembaga legislatif dan eksekutif merupakan pekerjaan tidak sederhana. Upaya itu dapat diraih oleh parpol dengan terus melakukan konsolidasi dan pendidikan kader.

    Demikian dikatakan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Megawati Soekarnoputri, Sekretaris Sekretaris Jenderal Partai Gerakan Indonesia Raya Ahmad Muzani, dan Sekretaris Jenderal PDI-P Tjahjo Kumolo, secara terpisah pada Rabu (3/10) dan Kamis (4/10). (more…)