siwah.com

Blog

  • Parlok lebih spesial

    BANDA ACEH – Dicabutnya syarat mampu baca bagi calon anggota legislatif di Aceh membuat partai lokal (parlok) menjadi lebih spesial dibandingkan partai nasional. Dengan demikian, identitas keacehannya semakin terlihat. Pun begitu ada juga yang kontra.

    Pakar hukum Unsyiah, Taqwaddin, SH, ketika diminta tanggapannya mendukung keputusan Mendagri yang menyatakan, Pasal 36 Qanun Nomor 3 tahun 2008 yang mengatur tentang persyaratan dapat membaca al-Quran bagi calon anggota DPRA dan DPRK dari partai politik nasional (Parnas) harus dicabut.
    (more…)

  • KPU tetapkan lima ‘Kursi Hantu’ DPRK Pidie

    SIGLI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) pusat menetapkan lima ‘kurisi hantu’ untuk Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie, pada Pemilu 2009. Hal itu sesuai Surat Keputusan (SK) KPU no. 153/SK/KPU/Tahun 2008, kata Staf kampanye PB-Ham Pidie, Said Safuatullah, SH kepada Waspada, Kamis (31/7).

    Menurut dia, sesuai UU no. 10 tahun 2008 pasal 26 ayat E. Kabupaten/Kota yang jumlah penduduknya mencapai 400.000 sampai 500.000 jiwa memperoleh alokasi 40 kursi. Sedangkan Kab. Pidie dengan jumlah penduduk sekira 406.850 jiwa, KPU pusat menetapkan 45 kursi. “Artinya ini bagian dari pemborosan anggaran. Selain itu lima kursi yang diberikan KPU tidak ada keterwakilan dan ini kita sebut ‘kursi hantu’, kritik Said.
    (more…)

  • Kader PAAS jangan takut intimidasi

    KUALASIMPANG – Seluruh pengurus, kader dan simpatisan serta massa Partai Aceh Aman Seujahtra (PAAS) agar mengedepankan politik yang santun, mengedepankan pendekatan kepada masyarakat dengan cara-cara yang baik dan jangan takut terhadap segala macam bentuk intimidasi atau ancaman dalam menegakkan amar ma’ruf nahi munkar.

    Hal itu ditegaskan Ketua Umum Dewan Pimpinan Nanggroe (DPN) Partai Aceh Aman Seujahtra (PAAS) Tgk. H. Ghazali Abbas Adan saat bersilaturahmi dengan pengurus, kader dan simpatisan PAAS Kab. Aceh Tamiang di Sekretariat DPD PAAS, Selasa (29/7).
    (more…)

  • PPRN “bidik” pemilih muda di Aceh

    BANDA ACEH  – Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) akan “membidik” pemilih pemula (muda) dalam Pemilu legislatif 2009, dengan target meraih 30 persen suara dari para pemilih di provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).

    “Untuk mewujudkan perolehan suara 30 persen Pemilu 2009 itu maka kita akan menggaet pemula. Kami optimis bisa mencapai target itu karena kehadiran PPRN di Aceh mendapat sambutan baik,” kata wakil sekretaris dewan pimpinan pusat PPRN Richard N di Banda Aceh, Kamis, (31/7).
    (more…)

  • KIP kurang sosialisasi kampanye

    BANDA ACEH – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh dianggap kurang sosialisasi, sehingga kampanye terbatas partai politik tingkat nasional dan lokal sejak 12 Juli lalu masih sepi. Sementara sejumlah pengurus partai mengaku lebih memilih konsolidasi ke daerah-daerah.

    Dosen Fakultas Hukum Unsyiah, Taqwaddin, SH mengatakan minimnya gebyar kampanye partai di Aceh akibat kurang sosialisasi oleh KIP Aceh. “Sehingga masyarakat belum tahu bahwa masa kampanye sudah dimulai,” ungkapnya kepada Waspada, Rabu (30/7).
    (more…)

  • PPRN targetkan 30 persen suara di Aceh

    BANDA ACEH – Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) menargetkan 30 persen suara pemilih di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Guna mewujudkan target tersebut, PPRN Aceh akan membidik pemilih pemula.

    Wakil Sekretaris DPP PPRN, Richard Napitupulu, di Asrama Haji Banda Aceh, Rabu (30/7) mengatakan, target sebesar itu cukup realistis karena kehadiran PPRN sebagai peserta Pemilu 2009 di Aceh disambut dengan baik.
    (more…)

  • Parlok bukan bentuk perlawanan terhadap demokrasi di Indonesia

    BANDA ACEH – Kehadiran partai politik lokal (parlok) bukan merupakan bentuk perlawanan Aceh terhadap Negara Kesatuan RI, tapi sebaliknya justru mendukung proses demokrasi di Indonesia, kata Gubernur Aceh Irwandi Yusuf.

    “Kehadiran parlok adalah bagian dari keistimewaan Aceh seperti yang tercantum dalam Undang-undang No.11 tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh,” katanya pada penutupan Kongres XXII PWI di Banda Aceh, Selasa malam.
    (more…)

  • Pengamat Politik: Bawaslu diminta segera lantik Panwalu ACEH

    BANDA ACEH – Pengamat politik Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh Taqwaddin mengharapkan agar Badan pengawas Pemilu (Bawaslu) Pusat segera menetapkan serta melantik Panitia pemilihan pemilu (Panwaslu) Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).

    “Saya pikir Bawaslu tidak perlu menunda pelantikan Panwaslu Aceh karena masa kampanye terbatas telah dimulai sejak 12 Juli 2008, sementara petugas yang mengawasi pelaksanaan pemilu di daerah ini belum ada,” katanya di Banda Aceh, Rabu, menanggapi belum dilantiknya Panwaslu Aceh oleh Bawaslu Pusat.
    (more…)

  • Hati-hati isu pendidikan pada kampanye Pemilu 2009

    LHOKSEUMAWE – Masalah pendidikan diprediksi akan menjadi isu menarik dalam kampanye Pemilu legislatif tahun 2009. Oleh sebab itu anggota DPR-RI dari komisi membidangi pendidikan, meminta masyarakat lebih jeli dalam menanggapi isu yang akan diusung dalam kampanye tersebut.

    Anggota Komisi IX DPR-RI, Ahmad Farhan Hamid, di Lhokseumawe menegaskan, masyarakat harus lebih teliti dalam menanggapi setiap isu yang diusung dalam kampanye pemilu legislatif. Terutama masalah pendidikan.
    (more…)

  • Pilkada Sumsel: Tiga Kali Survei Puskaptis, Syahrial Oesman Selalu Unggul

    Palembang – Cagub Sumatera Selatan Syahrial Oesman unggul dalam survei yang digelar Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis). Dalam survei ketiga, Syahrial masih mengungguli lawannya, Alex Noerdin.

    “Ini merupakan survei ketiga kita, dan Syahrial Oesman tetap unggul atas Alex Noerdin. Bedanya, bila dua survei sebelumnya hanya Syahrial Oesman sendiri, kini berpasangan dengan Helmi Yahya,” kata Direktur Eksekutif Puskaptis, Husin Yazid, kepada detikcom Minggu (2707/2008) malam.
    (more…)