“Padi Menguning” bagi 10 Juta Kader
Entah kenapa, beberapa waktu belakangan ini, Aburizal Bakrie senang mengungkapkan perumpamaan yang mengandung frasa padi menguning. Perumpamaan semacam ini pertama kali dia sampaikan dalam resepsi Hari Ulang Tahun Ke-46 Partai Golkar di Jakarta, pekan silam. ”Langit masih tetap biru, tetapi padi sudah semakin menguning hingga ke pelosok desa,” ungkap Ketua Umum Partai Golkar itu. Perumpamaan... Read More
Golkar Usul Ambang Batas 5-10 Persen
Jakarta, Kompas – Kader Partai Golkar di daerah menginginkan agar ambang batas parlemen ditingkatkan mencapai 5 persen. Bahkan, sebagian dewan pimpinan daerah tingkat I menginginkan ambang batas parlemen mencapai 10 persen. Alasannya, Golkar menginginkan penyederhanaan sistem kepartaian. Apalagi, Golkar berkeyakinan bisa mencapai angka tersebut. Demikian terungkap dalam pemandangan umum DPD Tingkat I Partai Golkar dalam... Read More
Satu Tahun Tragedi Pencitraan
Setiap kali bertemu Tama Langkun, saya selalu bertanya-tanya, ”Apa yang ada di dalam hati Tama, dan apa pula yang ada di dalam hati Pak Beye (Susilo Bambang Yudhoyono)?” Aktivis Indonesia Corruption Watch ini diserang orang tak dikenal (8 Juli dini hari) di tengah perjalanan pulang. Tama terluka serius kena bacokan dan dilarikan ke rumah sakit.... Read More
SURVEI POLITIK: Mayoritas Inginkan Partai Dibatasi
Jakarta, Kompas – Gagasan menaikkan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold guna mengurangi jumlah partai politik di Dewan Perwakilan Rakyat tampaknya berkesesuaian dengan keinginan publik. Survei yang dilakukan International Foundation for Electoral System atau IFES baru-baru ini menunjukkan, mayoritas responden mendukung pengurangan jumlah partai di DPR. ”Dihadapkan dengan pilihan efektivitas atau representasi dalam pengambilan keputusan... Read More
Orang Pintar Plagiat
KOMPAS.com – Maraknya plagiarisme yang dilakukan orang-orang pintar di negeri ini menimbulkan keprihatinan yang besar di kalangan pendidik. Masalahnya, itu justru dilakukan para pendidik yang harus memberi contoh dan sehari-hari melarang anak-anak didiknya mengopi, mengganti nama, memanipulasi, atau sekadar mengutip tanpa menyebut sumber. Lebih mengkhawatirkan lagi ternyata plagiarisme yang dilakukan bukan sekadar mengutip tanpa menyebutkan... Read More
Tesis dan Disertasi Aspal Kian Meluas…
KOMPAS.com – Di ruang berukuran sekitar dua kali empat meter di sebuah gang di Rawamangun, Jakarta Timur, dua laki-laki masing-masing menghadap layar komputer, salah satunya berisi permainan kartu. ”Kalau tesis, kami yang mengerjakan, tetapi disertasi nanti bos yang bikin, kami semua membantu,” tutur Oni, salah satu dari ketiganya.
Pemilu dengan Jurus Baru
Setelah tiga kali pemilihan umum era reformasi, perdebatan mengenai sistem pemilihan umum proporsional dengan daftar calon terbuka bolehlah dianggap selesai. Keinginan untuk mendapatkan wakil yang sesuai dengan pilihan rakyat, tidak melulu didominasi oleh kehendak partai politik, sudah terakomodasi dengan penetapan calon terpilih berdasarkan suara terbanyak. Bukan masanya lagi calon hanya bergantung pada pemimpin parpol untuk... Read More
REVISI UU PEMILU: Tiga Mesin yang “Membunuh” Partai Politik?
Saat pembahasan Rancangan Undang-Undang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, yang akhirnya menjadi UU Nomor 10 Tahun 2008, seorang ketua umum partai politik keluar ruangan dengan muka merah dan terlihat kesal. Pasalnya, sang ketua umum merasa parpol besar bersekongkol untuk ”membunuh” parpol kecil, menengah, dan yang sedang... Read More
REVISI UU PEMILU: Menanti Kompromi Ambang Batas Parlemen
Suatu malam pada awal tahun 2008, pembahasan Rancangan Undang-Undang Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD, dan DPRD masih alot. Dalam salah satu kesempatan berlangsungnya lobi antara pemimpin partai politik dan pemerintah yang difasilitasi oleh Panitia Khusus RUU Pemilu, seorang petinggi salah satu parpol keluar dari ruangan hotel menuju toilet. Politisi itu sempat membisikkan, besaran ambang batas... Read More
Membangun Tradisi Politik yang Sehat
Tokoh senior Singapura, Lee Kwan Yew, adalah yang pertama menganjurkan agar masa jabatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diperpanjang, setidaknya menjadi tiga periode, agar terjadi kontinuitas atas konsep pembangunan yang diletakkannya. Juru bicara Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, menjadi figur sentral yang menggulirkan wacana amandemen UUD 1945 untuk memungkinkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terpilih kembali. Alasannya, Presiden... Read More